Connect With Us

Kendaraan dari Arah Tangerang Padati Jalur Wisata Pantai Anyer

Tim TangerangNews.com | Sabtu, 7 Mei 2022 | 12:27

Suasana arus lalu lintas sepanjang perjalanan dari Pelabuhan Merak menuju GT Merak-Tangerang memasuki puncak arus balik Lebaran, Sabtu 7 Mei 2022. (@TangerangNews / Antara)

TANGERANGNEWS.com–Di tengah arus balik mudik Lebaran, hal yang juga menjadi perhatian Polda Banten saat ini adalah kepadatan menuju jalur wisata Pantai Anyer. Kendaraan yang berjalan menuju kawasan wisata Pantai Anyer banyak yang berasal dari arah Tangerang.

“Rekayasa lalu lintas selalu dimainkan di jalur utama menuju Anyer secara situasional. Kami melihat kondisi kepadatan arus. Sejak Selasa 3 Mei lalu, pola yang digunakan adalah situasi hijau dan kuning,” kata Kabid Humas Polda Banten Kombes Shinto Silitonga seperti dilansir dari Antara, Sabtu 7 Mei 2022.

Berbeda dengan kepadatan di wilayah Pelabuhan Merak yang biasanya mulai meningkat pada siang hari, kepadatan di jalur wisata menuju Pantai Anyer telah padat sejak pukul 10.00 WIB.

“Biasanya nanti akan melandai pasca jam 18.00 WIB,” ungkap Shinto.

Jalur wisata Pantai Anyer sempat mengalami kemacetan hingga lebih dari 10 kilometer. Mengatasi situasi tersebut, pihak kepolisian memberlakukan rekayasa lalu lintas, yakni dengan menggunakan pola buka tutup, "one way", hingga pengalihan arus.

Kemacetan tersebut diakibatkan oleh kelebihan kapasitas jalan dalam menampung kendaraan bermotor yang berlalu-lalang di kawasan Anyer.

Sementara itu suasana arus lalu lintas sepanjang perjalanan dari Pelabuhan Merak menuju Gerbang Tol Merak-Tangerang terpantau landai meski memasuki puncak arus balik Lebaran pada 7 Mei ini.

Tidak terjadi antrean panjang maupun kepadatan yang signifikan di wilayah Pelabuhan Merak. Kondisi lenggang telah secara konstan terjadi pada pagi hari sejak H+1 Lebaran. 

“Kecenderungan kepadatan mulai meningkat pada siang hari,” ucap Shinto.

HIBURAN
Penggagas Soundtrack KKN di Desa Penari Ciptakan Lagu Tepis Stereotip Horor Gunung Kawi

Penggagas Soundtrack KKN di Desa Penari Ciptakan Lagu Tepis Stereotip Horor Gunung Kawi

Jumat, 9 Januari 2026 | 13:50

Musisi asal Gunung Kawi, Matoha Mino, merilis lagu berjudul Gunung Kawi sebagai bentuk respons terhadap persepsi yang menurutnya keliru dan telah lama berkembang di masyarakat terkait stigma tentang Gunung Kawi

PROPERTI
Ini Alasan Gading Serpong Berkembang Pesat Jadi Pusat Bisnis Baru di Tangerang Raya

Ini Alasan Gading Serpong Berkembang Pesat Jadi Pusat Bisnis Baru di Tangerang Raya

Jumat, 9 Januari 2026 | 18:47

Kawasan Paramount Gading Serpong tidak hanya dikembangkan sebagai kawasan hunian, wilayah ini dirancang dengan konsep terpadu yang mencakup area komersial, fasilitas pendidikan, layanan kesehatan, hingga ruang publik penunjang aktivitas masyarakat.

OPINI
Nasib Palestina, Derita Tak Kunjung Berakhir

Nasib Palestina, Derita Tak Kunjung Berakhir

Kamis, 15 Januari 2026 | 22:37

‎Kematian di Gaza tak hanya datang dari peluru dan bom. Seorang pria dan seorang anak meregang nyawa akibat runtuhnya bangunan karena cuaca ekstrem. Hingga kini, total 19 korban tewas akibat tertimbun puing telah dibawa ke rumah sakit.

TANGSEL
Atasi Krisis Sampah, Kota Tangsel Adopsi Metode Pengelolaan Sampah Bali

Atasi Krisis Sampah, Kota Tangsel Adopsi Metode Pengelolaan Sampah Bali

Kamis, 15 Januari 2026 | 22:14

Kota Tangerang Selatan (Tangsel) melakukan berbagai upaya untuk mengatasi krisis sampah di wilayah tersebut. Kali ini dengan memanfaatkan metode Teba Komposter, sebagai solusi pengelolaan sampah organik berbasis lingkungan.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill