Efisiensi Masih Berlanjut, Pemerintah Bakal Pangkas Anggaran MBG
Rabu, 20 Mei 2026 | 11:42
Pemerintah kembali membuka peluang penghematan anggaran program Makan Bergizi Gratis (MBG).
TANGERANGNEWS.com- Keberadaan truk yang selalu parkir di bahu jalan Tol Tangerang-Merak sangat membahayakan.
Sebab, tol itu merupakan urat nadi trans Jawa Sumatera yang menghubungkan Pelabuhan Merak dengan berbagai kawasan industri di Jabodetabek.
Untuk mencegah personal tersebut terus menjadi, kali ini ASTRA Tol Tangerang-Merak, sebagai pengelola tol tersebut mengumpulkan para pengemudi truk yang tergabung dalam komunitas pengemudi truk dalam acara silaturahmi yang bertempat di kantor Operasional Ciujung.
Operator tol itu memberikan awareness untuk selalu mematuhi peraturan demi keselamatan seluruh pengguna jalan khususnya dalam hal parkir liar dan Over Dimension dan Over Load (ODOL).
Direktur ASTRA Tol Tangerang-Merak, Adhi Resza mengatakan, pihaknya berharap dengan menjalin silaturahmi yang lebih baik, bisa saling mendukung dan mengingatkan dalam menciptakan kondisi jalan tol sebagai infrastruktur publik menjadi lebih bersih, aman dan berkesalamatan pengguna jalan, tidak ada lagi truk-truk parkir di bahu jalan. “Harus saling dukung dalam menciptakan tol yang aman dan bersih,” terangnya.
Dia mengaku, akan terus melakukan edukasi peraturan mengenai larangan parkir di bahu jalan dan pembatasan berat muatan kendaraan ODOL.
Termasuk juga akan menggandeng penegakan hukum, agar bersinergi seperti Kepolisian maupun Dinas Perhubungan.
Pemerintah kembali membuka peluang penghematan anggaran program Makan Bergizi Gratis (MBG).
TODAY TAGKasus hantavirus kembali menjadi sorotan setelah muncul laporan infeksi virus langka tersebut di kapal pesiar MV Hondius yang dikabarkan menyebabkan korban meninggal dunia.
Suasana hunian bergaya resort dengan pemandangan danau luas kini tak hanya bisa ditemukan di Bali. Konsep serupa mulai hadir di Tangerang lewat peluncuran klaster premium Matera Lakeside di kawasan Gading Serpong.
Penyakit aorta kompleks, khususnya diseksi (robekan) dan aneurisma (pelebaran) aorta, merupakan salah satu kondisi kegawatdaruratan medis paling fatal di dunia kardiovaskular.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews