Connect With Us

Heran Maba Untirta Dijemur Berjam-jam hingga Tumbang, Dosen Unpad Soroti Kinerja Pejabat Kampus

Achmad Irfan Fauzi | Jumat, 12 Agustus 2022 | 19:02

Komentar Dosen Akuntansi Universitas Padjadjaran (Unpad), Ersa Tri Wahyuni, terkait kegiatan ospek mahasiswa baru Untirta dalam akun Twitter-nya, Jumat 12 Agustus 2022. (@TangerangNews.com / Achmad Irfan Fauzi)

TANGERANGNEWS.com-Dosen Akuntansi Universitas Padjadjaran (Unpad), Ersa Tri Wahyuni, turut berkomentar terkait kegiatan praospek mahasiswa baru (maba) di Universitas Sultan Ageng Tirtayasa (Untirta), Banten, yang viral karena dianggap melanggar.

Dalam praospek yang disebut dengan technical meeting itu, ribuan mahasiswa baru diharuskan berdiam di lapangan saat cuaca sedang terik. Selain dijemur berjam-jam, para mahasiswa baru tersebut juga dibiarkan dalam keadaan haus dan lapar.

Orang tua mahasiswa pun merasa resah anaknya tumbang, karena mengikuti rangkaian ospek yang tidak memperhatikan faktor kesehatan dan daya tahan mahasiswa baru.

Ersa Tri Wahyuni dalam komentarnya di akun Twitter-nya mengaku heran, karena masih adanya kejadian perpeloncoan tersebut. Ia juga mempertanyakan pengawasan dari pejabat kampus Untirta.

"Ngejemur Maba segitu banyak berjam jam, emang gak ada pejabat kampus yg ngawasin? Acaranya dilepas aja gitu ke mahasiswa? Acaranya masih di dalam wilayah kampus kan? Heran saya sama kejadian begini kok masih bisa aja terjadi.  #untirta," cuit @ErsaTriWahyuni, Jumat 12 Agustus 2022.

Ersa Tri Wahyuni juga menyoroti pihak BEM Untirta sebagai inisiator kegiatan technical meeting dalam menyiapkan mahasiswa baru untuk mengikuti kegiatan Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) Untirta.

"Technical meeting? Mau buat mozaik yg rencananya 2 jam tapi karena gak siap jadi berjam jam dijemur? Gak becus banget sih ini BEM nya?" tambah Ersa Tri Wahyuni.

Sebelumnya, Rektor Untirta Prof. Fatah Sulaiman menyatakan, pihaknya berkomitmen mendukung kegiatan PKKMB resmi pada 15-17 Agustus 2022 sesuai dengan regulasi dan ketentuan. Ia mengaku akan menjaga etika kemahasiswaan dan nilai-nilai kemanusiaan.

"Ini merupakan pelajaran berharga (mahasiswa baru dijemur saat technical meeting ospek). Kami akan terus belajar mempersiapkan Tirtayasa Muda yang berkarakter unggul dan berdaya saing dan menjadi bahan evaluasi ke depan untuk tidak lagi terulang," ungkapnya, Kamis 11 Agustus 2022.

Sementara itu, Presiden Mahasiswa Untirta Ryco Hermawan menyampaikan permohonan maaf kepada mahasiswa baru, orangtua, dan masyarakat atas ketidaknyamanan yang disebabkan kegiatan technical meeting PPKMB.

NASIONAL
Jaga Daya Beli Masyarakat, Pemerintah Putuskan Tarif Listrik PLN Tidak Naik hingga September 2026

Jaga Daya Beli Masyarakat, Pemerintah Putuskan Tarif Listrik PLN Tidak Naik hingga September 2026

Jumat, 3 Juli 2026 | 21:48

Pemerintah melalui Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menetapkan tarif listrik PT PLN (Persero) untuk periode Juli hingga September 2026 tetap berlaku tanpa kenaikan.

BANTEN
Gunung Anak Krakatau Status Siaga Level III, Masyarakat Dilarang Mendekat dalam Radius 3 Km

Gunung Anak Krakatau Status Siaga Level III, Masyarakat Dilarang Mendekat dalam Radius 3 Km

Sabtu, 4 Juli 2026 | 21:39

Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menaikkan tingkat aktivitas Gunung Api Anak Krakatau yang berlokasi di perairan Selat Sunda, di antara Pulau Jawa dan Sumatra, dari Level II (Waspada) menjadi Level III (Siaga).

OPINI
Melawan Patrimonialisme dalam Gerakan Muhammadiyah, Sebuah Otokritik

Melawan Patrimonialisme dalam Gerakan Muhammadiyah, Sebuah Otokritik

Sabtu, 4 Juli 2026 | 22:29

Dalam khazanah sosiologi organisasi, Muhammadiyah sedianya merupakan antitesis bagi tradisi patrimonial. Persyarikatan ini berdiri di atas fondasi otoritas legal-rasional, di mana legitimasi kepemimpinan berakar pada kompetensi dan kaderisasi

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill