Connect With Us

Biadab! Suami Bakar Istri dan Balita di Pandeglang Banten

Rangga Agung Zuliansyah | Rabu, 28 September 2022 | 23:33

Seorang bbu dan putrinya yang masih berusia 3 tahun dibakar suaminya di Kelurahan Kadomas, Kecamatan Pandeglang, Kabupaten Pandeglang, Provinsi Banten, Rabu 28 September 2022. (@TangerangNews / Rangga Agung Zuliansyah)

TANGERANGNEWS.com-Seorang suami di Kelurahan Kadomas, Kecamatan Pandeglang, Kabupaten Pandeglang, Provinsi Banten, tega membakar istri dan anak sambungnya yang masih balita.

Tindakan sadis perilaku berinisial D, 45, menyebabkan korban A, 31, dan anaknya A yang masih berusia 3 tahun menderita luka bakar pada wajah dan tangannya. Namun A mengalami luka lebih parah hingga mencapai 80 persen.

Berdasarkan informasi, peristiwa  itu terjadi Sabtu, 24 September 2022, sekitar pukul 03.00 WIB. Ketika itu, korban dan anaknya tengah tidur di kamar rumahnya. Tiba-tiba saja ia terbangun setelah disiram bensin oleh pelaku.

Korban sempat bertanya cairan yang disiram kepadanya. Lalu saat korban hendak keluar kamar, pelaku langsung menyalakan korek dan menyulut tubuh korban hingga terbakar.

"Terus langsung kebakar muka sama tangan. Pas tau kebakar (korban) langsung ke kamar mandi langsung disiram, dia enggak inget kalau ada anak. Baru setelah api padam, dia liat anaknya juga kebakar," kata Amamah, kakak korban, seperti dilansir dari Liputan6.com, Rabu 28 September 2022.

Usai membakar istri dan putri tirinya, pelaku sempat membawa korban ke RSUD Berkah Pandeglang kemudian menghilang.

Sementara korban dan anaknya yang selamat itu kini tengah menjalani perawatan intensif di RSUD Berkah Pandeglang. Keduanya direncanakan menjalani operasi. Namun mereka mengalami luka dan trauma akibat peristiwa tersebut. 

"Anaknya kalau ketemu orang pasti takut bilangnya jangan bakar dede, terus korban juga kalau ketemu keluarga langsung nangis," terang Amamah.

Pihak keluarga korban sempat mendatangi rumah D, namun tidak ada siapapun. Pelaku diduga kabur dan keberadaannya hingga kini belum diketahui.

Diketahui, pelaku D baru menikahi adiknya, A, yang seorang janda beranak satu pada bulan Agustus 2022 silam. 

Kanit Reskrim Polsek Kota Pandeglang, Ipda Aaf Ahmad Sapei mengaku telah menerima laporan kasus tersebut. Sejauh ini pihaknya sudah memeriksa sejumlah. Sedangkan pelaku dalam pengejaran polisi.

"Laporan polisi sudah kami terima. Saksi udah diperiksa, satu orang. Untuk tersangka masih dalam pengejaran," katanya.

 

 
 
 
Lihat postingan ini di Instagram
 
 
 

Sebuah kiriman dibagikan oleh Berita Tangerang (@tangerangnewsofficial)

KOTA TANGERANG
Ini Penjelasan Kenapa Pengusaha di Kota Tangerang Wajib Lapor LPKM

Ini Penjelasan Kenapa Pengusaha di Kota Tangerang Wajib Lapor LPKM

Kamis, 24 September 2026 | 13:29

Nilai investasi di Kota Tangerang telah mencapai Rp11,73 triliun hingga semester I 2026. Angka itu sudah mencapai 77 persen dari target investasi tahun ini sebesar Rp15,15 triliun.

BANTEN
Polda Banten Segera Periksa Kasatpol PP Beserta Bukti Video dan Percakapan Dugaan Pelecehan Seskual

Polda Banten Segera Periksa Kasatpol PP Beserta Bukti Video dan Percakapan Dugaan Pelecehan Seskual

Kamis, 24 September 2026 | 20:45

Polda Banten menjadwalkan pemanggilan pemeriksaan Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Kasatpol PP) Kabupaten Tangerang Ana Supriyatna atas laporan dugaan kasus pelecehan seksual terhadap bawahannya berinisial B.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill