Connect With Us

Viral, Wanita Hamil Dipaksa Turun dan Diludahi Kernet Bus di Serang Banten

Fahrul Dwi Putra | Selasa, 6 Desember 2022 | 13:23

Potongan video cekcok penumpang dengan kernet bus Murni di depan Kampus Akbid Salsabila, Curug, Kota Serang. (@TangerangNews / Istimewa)

TANGERANGNEWS.com-Beredar video di media sosial yang memperlihatkan seorang wanita hamil diludahi oleh kernet sopir bus, lantaran enggan turun saat tengah melaju.

Video yang diunggah oleh akun instagram @infoserang, pada Senin, 5 Desember 2022, lalu, viral dan banyak dibagikan oleh warganet.

Dalam video itu, tampak terjadi cekcok yang melibatkan kernet dari bus berwarna merah bertuliskan Murni di depan Kampus Akbid Salsabila, Curug, Kota Serang.

Bus yang saat itu tengah berhenti di pinggir jalan, tak lama kemudian terlihat seorang cekcok dengan beberapa pria lainnya yang turun dari bus.

Diketahui peristiwa tersebut terjadi Minggu 4 Desember 2022. Konflik bermula ketika seorang wanita hamil hendak turun dari bus jurusan Rangkasbitung-Kalideres itu, seperti dilansir dari tribuntangerang.com, Selasa 6 Desember 2022.

Saat bus mulai berjalan pelan, penumpang hamil itu pun diminta segera turun dari bus oleh kernet. Namun, lantaran kondisinya yang tengah hamil, penumpang tersebut tidak bisa bergegas turun.

Keluarga si wanita yang ketika itu turut mendampingi, mencoba menjelaskan kondisinya kepada kernet bus. Alih-alih mengerti, kernet bus itu malah meludahi wanita hamil tersebut.

Atas perlakuan itu, si wanita hamil kemudian melaporkannya kepada sang suami yang telah menjemputnya di dekat bus.

Merasa tak terima, sang suami pun mengejar bus dengan mobilnya dan melabrak kernet bus.

Cekcok antara kernet bus dan suaminya itu kemudian tak terhindarkan. Si istri pun menangis menceritakan perlakuan tidak menyenangkan yang diterimanya saat menjadi penumpang.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

WISATA
Catat Jadwalnya, Festival Layang-layang Meriahkan Akhir Pekan di Paramount Petals

Catat Jadwalnya, Festival Layang-layang Meriahkan Akhir Pekan di Paramount Petals

Minggu, 18 Oktober 2026 | 12:15

Paramount Petals Tangerang menghadirkan Festival Layang-layang Paramount Petals sebagai pilihan aktivitas akhir pekan bagi keluarga.

TANGSEL
Musim Hujan Tiba, Pemkot Tangsel Antisipasi Banjir hingga Penyebaran Penyakit

Musim Hujan Tiba, Pemkot Tangsel Antisipasi Banjir hingga Penyebaran Penyakit

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:36

Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Pemkot Tangsel) memperketat mitigasi banjir sekaligus kewaspadaan terhadap potensi penyebaran penyakit seiring meningkatnya intensitas hujan di wilayahnya.

KAB. TANGERANG
Bapenda Tangerang Sebut Aturan LSD Berpotensi Kurangi Pendapatan Daerah dari Properti dan Investasi

Bapenda Tangerang Sebut Aturan LSD Berpotensi Kurangi Pendapatan Daerah dari Properti dan Investasi

Jumat, 30 Oktober 2026 | 19:14

Regulasi lahan sawah dilindungi (LSD) dalam Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 4 Tahun 2026 berpotensi memengaruhi pendapatan asli daerah (PAD) Kabupaten Tangerang pada 2027 mendatang.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill