Connect With Us

4 Titik di Tol Tangerang-Merak Ini Rawan Macet saat Puncak Arus Mudik Nataru

Fahrul Dwi Putra | Rabu, 21 Desember 2022 | 14:32

Gerbang Tol (GT) Cikupa Jalan Tol Tangerang-Merak. (@TangerangNews / Pikiran Rakyat)

TANGERANGNEWS.com-Tol Tangerang-Merak sebagai salah satu jalur perlintasan yang dilalui para pemudik pada Natal dan Tahun Baru 2023 (Nataru) diprediksi bakal macet di sejumlah titik.

Kemacetan tersebut lantaran kepadatan arus kendaraan di Tol Tangerang-Merak diprediksi naik 3,81 persen dari tahun lalu.

Jumlah kendaraan yang melintas diprediksi meningkat sejak 20 Desember 2022 atau H-5 Natal, hingga 3 Januari 2023 atau H+3 tahun baru.

"Diprediksi trafik Nataru tahun ini rata-rata sekitar 164.274 kendaraan yang akan melintasi ruas jalan tol Tangerang-Merak," ujar Kepala Divisi Operasi dan Pemeliharaan Astra Tol Tangerang-Merak Samsul Chair mengatakan, seperti dikutip dari otomotifnet.com, Rabu 21 Desember 2022.

Menurut Samsul, puncak dari arus mudik natal diprediksi terjadi pada 22 Desember 2022, dengan dilintasi sebanyak 178.000 kendaraan.

Sedangkan untuk puncak arus balik akan terjadi pada 5 Januari 2022, dilintasi sebanyak 174.000 unit kendaraan.

"Adapun titik rawan macet tersebut di antaranya di Gerbang Tol Cikupa, Serang Timur, Cilegon Timur dan Merak," jelas Samsul.

Meski begitu, pengelola ruas tol paling ujung barat pulau Jawa itu tetap mengantisipasi dengan berbagai langkah yang telah dipersiapkan.

"Maka dari itu akan dilakukan optimalisasi layanan transaksi melalui penambahan gardu tandem, mobile reader dan penambahan petugas di Gerbang tol Merak serta Gerbang-gerbang jalur wisata, seperti Gerbang Tol Serang Timur, Serang Barat dan Cilegon Timur," ujar Samsul.

Peningkatan kendaraan tersebut, karena banyak masyarakat memanfaatkan libur Nataru untuk berkumpul bersama keluarga di kampung halaman bagi yang merayakan Natal.

Selain itu juga juga momen untuk melakukan wisata keluarga pada musim liburan anak sekolah.

Umumnya masyarakat yang melintas di ruas Tol Tangerang-Merak ke arah Merak akan menyebrang ke Bakauheni, Sumatera.

"Momen Nataru berbeda dengan momen mudik lebaran. Libur Nataru penyumbang terbanyak itu masyarakat Jakarta yang mau berlibur ke wilayah Banten," tutup Samsul.

KAB. TANGERANG
890 Rumah di Desa Kresek Tangerang Sudah 3 Hari Kebanjiran, Warga Mengaku Belum Dapat Bantuan Logistik

890 Rumah di Desa Kresek Tangerang Sudah 3 Hari Kebanjiran, Warga Mengaku Belum Dapat Bantuan Logistik

Rabu, 11 Maret 2026 | 21:38

Banjir merendam Desa Patrasana, Kecamatan Kresek, Kabupaten Tangerang dengan ketinggian 30 sentimeter sampai satu meter. Kondisi ini sudah berlangsung selama tiga hari sejak Senin 8 Maret hingga Rabu 11 Maret 2026.

KOTA TANGERANG
Lawan Arah Terobos Perlintasan Rel Tanah Tinggi, Pengendara Scoopy Tewas Tertabrak Kereta

Lawan Arah Terobos Perlintasan Rel Tanah Tinggi, Pengendara Scoopy Tewas Tertabrak Kereta

Rabu, 11 Maret 2026 | 21:11

Insiden kecelakaan maut terjadi di perlintasan Kereta Rel Listrik (KRL) Tanah Tinggi, Kecamatan Tangerang, Kota Tangerang.

OPINI
Ketika Perbaikan Jalan Tak Pernah Benar-Benar Selesai

Ketika Perbaikan Jalan Tak Pernah Benar-Benar Selesai

Rabu, 11 Maret 2026 | 23:50

Jalanan yang rusak di wilayah Kota dan Kabupaten Tangerang sering terasa seperti masalah yang tidak pernah benar benar selesai. Bahkan anehnya, kerusakan itu biasanya muncul hanya di titik tertentu di ruas jalan yang berlubang.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill