Connect With Us

Tarif Tol Tangerang-Merak Naik, Asosiasi Truk Banten Sebut Tidak Sesuai Pelayanan

Fahrul Dwi Putra | Selasa, 10 Januari 2023 | 11:42

Gerbang Tol Cikupa, Kabupaten Tangerang di ruas Tol Tangerang-Merak. (@TangerangNews / Rangga Agung Zuliansyah)

TANGERANGNEWS.com-Kenaikan tarif Tol Tangerang-Merak telah resmi diberlakukan sejak 3 Januari 2023, lalu.

Menanggapi hal itu, Ketua Asosiasi Pengusaha Truk Indonesia (Aptrindo) Banten Syaiful Bahri menyatakan telah menolak kenaikan tarif ini sedari awal.

Menurutnya, kualitas pelayanan dari Tol Tangerang-Merak masih banyak yang belum memenuhi standar pelayanan sehingga belum layak untuk menaikkan tarif.

“Dari awal kami Aptrindo tidak setuju kenaikan tarif tol setiap 2 tahun, karena SPM-nya (Standar Pelayanan Minimal) masih belum dipenuhi,” tegasnya seperti dikutip dari faktabanten.co.id, Selasa 10 Januari 2023.

Syaiful menyebut, kemacetan masih kerap terjadi di Tol Tangerang-Merak lantaran lambatnya pengerjaan dari perluasan dan penambahan jalan tol.

Selain itu, masih banyak terjadi pencurian, serta kurangnya rambu-rambu jalan.

“Bahkan, hampir setiap minggu ada kecelakaan di Tol Tangerang-Merak. Itu menandakan masih belum terpenuhinya standar pelayanan yang sudah diatur,” katanya.

Sementara itu, menanggapi kritikan dari berbagai pihak, Astra Infra Tol Tangerang-Merak selaku pengelola mengaku menerimanya sebagai dorongan untuk kedepannya menjadi lebih baik.

Hal itu dikatakan oleh Kepala Departemen Corporate Social Responsibility (CSR) dan Hubungan Masyarakat (Humas) Astra Tol Tangerang-Merak Uswatun Hasanah.

“Pada prinsipnya kami sangat terbuka terhadap kritik yang membangun, karena akan memacu kami untuk memberikan pelayanan lebih baik ke depannya,” ucap Uswatun Hasanah.

Pihaknya akan segera menindaklanjuti kritik dan masukan yang dilayangkan, termasuk mengenai percepatan pembangunan di jalan Tol Tangerang-Merak.

Hasanah pun meminta kerjasama dengan seluruh pihak-pihak terkait termasuk pengguna jalan, untuk bersama-sama menjaga kualitas tol tetap dalam kondisi yang baik.

“Kami juga berharap kerjasama untuk sama-sama menjaga fasilitas publik jalan tol ini agar tetap terjaga kualitasnya,” tuturnya.

KAB. TANGERANG
Realisasi Investasi Kabupaten Tangerang Tembus Rp40 Triliun, Didominasi Industri Makanan

Realisasi Investasi Kabupaten Tangerang Tembus Rp40 Triliun, Didominasi Industri Makanan

Rabu, 4 November 2026 | 19:50

Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) mencatat realisasi investasi di Kabupaten Tangerang, mencapai Rp40,15 triliun selama periode Januari hingga September 2026.

BANDARA
Teken MoU di Bandara Soetta, Citilink dan Krispy Kreme Luncurkan Layanan Kejutan Spesial bagi Penumpang

Teken MoU di Bandara Soetta, Citilink dan Krispy Kreme Luncurkan Layanan Kejutan Spesial bagi Penumpang

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:53

Maskapai penerbangan Citilink menghadirkan inovasi baru untuk memperkuat pengalaman terbang pelanggannya melalui kolaborasi strategis bersama Krispy Kreme Indonesia.

OPINI
Menagih Integrasi Perencanaan Kota dari Kasus Jalan Teuku Umar

Menagih Integrasi Perencanaan Kota dari Kasus Jalan Teuku Umar

Rabu, 4 November 2026 | 19:24

Pembangunan infrastruktur perkotaan sering kali menjadi panggung paling transparan dalam menguji efektivitas tata kelola pemerintahan daerah. Ruang publik dan fasilitas jalan bukan sekadar struktur fisik dari bahan semen dan aspal

BANTEN
Pabrik Sepatu di Lebak Tutup hingga PHK 2.000 Buruh, Pungli dan Intimidasi Ormas Disorot

Pabrik Sepatu di Lebak Tutup hingga PHK 2.000 Buruh, Pungli dan Intimidasi Ormas Disorot

Senin, 2 November 2026 | 18:33

Gelombang Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) bertahap yang menimpa sekitar 2.000 pekerja akibat penutupan pabrik sepatu PT Parkland World Indonesia (PWI) 6 di Kabupaten Lebak, Banten, menjadi sinyal bahaya bagi keberlangsungan iklim investasi daerah.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill