Connect With Us

Bawa Misi Kenalkan Budaya Tanah Jawara, Banten Cari Perwakilan di Puteri Indonesia 2023

Rangga Agung Zuliansyah | Jumat, 27 Januari 2023 | 08:58

Para finalis Puteri Indonesia Banten 2023, di Swiss-Belhotel BSD, Kota Tangerang Selatan (Tangsel), Kamis, 26 Januari 2023. (@TangerangNews / Rangga Agung Zuliansyah)

TANGERANGNEWS.com-Banten menjadi salah satu provinsi yang menjadi tempat Pemilihan Puteri Indonesia Daerah (PPID), untuk mencari perwakilan ke tingkat nasional.

Dalam pemilihan ini, tim PPID mencari secara langsung para calon perwakilan ke 8 kota/kabupaten di Provinsi Banten, dengan membuka audisi sejak bulan Desember 2022.

Kathy Monica Kabe, Licence Holder PPID Banten sekaligus Founder Talent School Management menjelaskan, tahun ini pemilihan kembali dilakukan di Banten setelah 10 tahun absen.

Sebelumnya, perwakilan Banten harus mengikuti seleksi langsung di nasional atau di Gedung Graha Mustika Ratu, Jakarta.

"Jadi tahun ini, Yayasan Puteri Indonesia melalui Talent School Management, mencari langsung talent-talent berbakat di Provinsi Banten. Seleksi kita lakukan termasuk sampai Rangkas Bitung, Lebak, Pandeglang dan Serang," ujarnya di tempat karantina Puteri Indonesia Banten, di Swiss-Belhotel BSD, Kota Tangerang Selatan (Tangsel), Kamis, 26 Januari 2023.

Menurutnya, dari total 50 peserta yang mendaftar, telah dilakukan penyaringan yang ketat mulai dari administrasi, fisik, dan lainnya.

Akhirnya terpilih 10 finalis untuk mengikuti proses karantina hingga pemilihan tiga besar peserta di grand final pada Sabtu, 28 Januari 2023.

"Dalam seleksi ada kriteria khusus, yakni wajib memiliki garis keturunan dari Banten, bisa dari salah satu atau kedua orangtua peserta," jelas Kathy.

Adapun selama karantina, mereka dibekali dengan berbagai pengetahuan dan pembekalan. Di antaranya pengetahuan seputar pariwisata di Banten, lalu pengetahuan umum, modeling, public speaking, dan lainnya.

Dengan seleksi ketat ini, Kathy berharap perwakilan Provinsi Banten bisa membawa dan memperkenalkan budaya Banten yang dikenal sebagai Tanah Jawara, ke kancah nasional bahkan internasional.

"Sesuai dengan tema yang kita angkat Kilau Pesona Tanah Jawara, kami harapkan finalis ini mampu berkompetensi secara maksimal dan bisa mewakili Banten sebagai finalis Puteri Indonesia 2023," ujar Kathy.

Vanessa Karsten, salah satu finalis Puteri Indonesia Banten 2023 asal Kota Tangerang mengatakan, yang mendorong dirinya mengikuti kompetisi kecantikan ini, selain menyukai dunia modeling sejak kecil, juga ingin mengenalkan tentang budaya dan pariwisata Banten kepada generasi muda.

"Saya juga pernah mengikuti Puteri Pariwisata, dari situ saya mencoba masuk ke Putri Indonesia Banten. Saya berharap bisa berbagi pengetahuan tentang Banten ke masyarakat luas," ujar wanita 19 tahun ini.

TEKNO
Terbaru! Ini Rekomendasi Software Absensi Terbaik Tahun 2026

Terbaru! Ini Rekomendasi Software Absensi Terbaik Tahun 2026

Selasa, 3 Februari 2026 | 20:28

Di tahun 2026, sistem kerja perusahaan semakin dinamis. Banyak bisnis sudah menerapkan hybrid working, multi-shift, hingga operasional lintas lokasi. Karena itu, absensi manual seperti tanda tangan atau spreadsheet sudah tidak lagi relevan.

TANGSEL
Tanggapi Isu Truk Sampah di Bogor, Pemkot Tangsel: Bukan Milik Kami

Tanggapi Isu Truk Sampah di Bogor, Pemkot Tangsel: Bukan Milik Kami

Sabtu, 7 Februari 2026 | 21:37

Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Tangsel) angkat bicara terkait video viral di media sosial yang memperlihatkan aktivitas armada pengangkut sampah di wilayah Bogor, Jawa Barat.

WISATA
Tak Terurus, Telaga Biru Cigaru Kini Sudah Tak Lagi Biru

Tak Terurus, Telaga Biru Cigaru Kini Sudah Tak Lagi Biru

Jumat, 6 Februari 2026 | 21:55

Telaga Biru Cigaru di Kecamatan Cisoka, Kabupaten Tangerang, yang dulu pernah menjadi wisata favorit keluarga untuk menikmati momen liburan, kini tampak sepi dan terbengkalai.

BANTEN
Ketua Dewan Pers Tegaskan Peran Wartawan Sebaga Filter Lawan Manipulasi AI

Ketua Dewan Pers Tegaskan Peran Wartawan Sebaga Filter Lawan Manipulasi AI

Minggu, 8 Februari 2026 | 20:44

Kehadiran Artificial Intelligence (AI) dalam ekosistem informasi ibarat pisau bermata dua. Di satu sisi menawarkan efisiensi, namun di sisi lain mengancam kebenaran publik melalui disinformasi dan manipulasi fakta.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill