Begini Persiapan InJourney Airports Layani Arus Balik di 37 Bandara
Jumat, 4 April 2025 | 13:34
Bandara-bandara yang dikelola PT Angkasa Pura Indonesia (InJourney Airports) mulai 2 April 2025, memasuki periode arus balik angkutan Lebaran 2025.
TANGERANGNEWS.com- Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika telah merilis prakiraan cuaca untuk, Senin 6 Februari 2023.
BMKG memperkirakan adanya potensi hujan ringan yang melanda di wilayah kota-kota besar pulau Jawa, termasuk Provinsi Banten.
"Secara umum kondisi cuaca di wilayah Jawa esok hari diprakirakan terdapat potensi hujan dengan intensitas ringan hingga sedang," ujar BMKG seperti dikutip dari kanal Youtube Info BMKG, Minggu 5 Februari 2023.
Untuk wilayah Kota Serang terdapat potensi hujan sedang dengan suhu antara 23 derajat sampai 32 derajat. Sedangkan wilayah Tangerang seperi dikutip dari laman resmi BMKG, diprediksi bakal berawan dengan suhu mencapai 25 derajat hingga 32 derajat.
Baca Juga: Alasan Kenapa Jangan Berteduh di Bawah Pohon saat Hujan
Menurut BMKG, potensi hujan ringan ini lantaran terdapat tiga bibit siklon tropis yang melanda sejumlah wilayah di Indonesia.
"Bibit siklon tropis 94s terpantau berada di Samudra Hindia sebelah barat daya Lampung, bibit siklon tropis 95s terpantau berada di Samudra Hindia sebelah Selatan Banten, dan bibit siklon tropis 97s di Samudra Hindia Selatan NTB," jelas BMKG.
Baca Juga: Ini Rekomendasi Novel Seru Ketika Bosan saat Hujan
BMKG menuturkan, kondisi itu mampu meningkatkan potensi pertumbuhan awan hujan dan gelombang tinggi serta potensi serta cuaca signifikan di sekitar wilayah bibit siklon tropis tersebut.
Berikut rincian prakiraan cuaca di wilayah Banten.
Pagi:Cerah Berawan.
Siang: Cerah Berawan.
Malam: Cerah Berawan.
Dini Hari: Hujan Sedang.
Suhu: 24-32 derajat celcius.
Kelembapan: 65-90 persen.
Bandara-bandara yang dikelola PT Angkasa Pura Indonesia (InJourney Airports) mulai 2 April 2025, memasuki periode arus balik angkutan Lebaran 2025.
Lagi dan lagi pelecehan seksual terhadap anak terus saja terjadi. Berulangnya peristiwa ini menunjukkan bahwa masalah ini bukan sekadar kesalahan pada oknum, melainkan memang ada yang salah dari pengurusan negara ini.
Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Nusron Wahid mengungkapkan, banyak sertifikat tanah lama yang belum memiliki peta kadastral.
Sejak resmi menjadi kota administratif pada 28 Februari 1993 setelah sebelumnya tergabung dalam Kabupaten Tangerang, Kota Tangerang telah menginjak usia ke-32 pada Jumat, 28 Februari 2025.