Connect With Us

Waspada Bencana Hidrometeorologi Akibat Cuaca Ekstrem, Ini Penjelasan BMKG

Fahrul Dwi Putra | Selasa, 28 Februari 2023 | 15:48

BMKG menunjukkan informasi potensi cuaca ekstrem di Kota Tangerang, Kamis 22 Desember 2022. (@TangerangNews / Rangga Agung Zuliansyah)

TANGERANGNEWS.com- Sejumlah wilayah di Indonesia tengah dilanda cuaca ekstrem yang berpotensi dapat menimbulkan bencana hidrometeorologi.

Prakirawan dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Ayudya Puspita menyebut terdapat beberapa wilayah yang berpotensi terdampak bencana hidrometeorologi.

"Untuk bencana hidrometeorologi yang ditimbulkan akibat cuaca ekstrem akhir-akhir ini di antaranya adalah banjir, tanah longsor, lalu pohon tumbang mungkin juga dapat terjadi akibat adanya angin kencang," ujarnya.

Ia pun memaparkan penyebab dari cuaca ekstrem beberapa waktu ini dipicu karena kondisi dinamika atmosfer, yakni aktivitas monsun Asia yang saat ini sedang menguat.

"Adanya indikasi aktifnya seruakan dingin dari Asia, serta adanya pusat tekanan rendah di beberapa wilayah Indonesia dan pola sirkulasi angin yang terbentuk di wilayah Indonesia," jelas Ayudya.

Lanjutnya, pemicu tersebut menyebabkan adanya daerah pertemuan dan perlambatan angin atau daerah konvergensi, sehingga meningkatkan aktivitas konvektif dan memaksimalkan potensi pertumbuhan awan hujan di wilayah Indonesia.

"Untuk sepekan ke depan di wilayah Indonesia masih berpotensi terjadi cuaca ekstrem yang di antaranya adalah hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai petir atau kilat dan angin kencang," katanya.

Puncak cuaca ekstrem diprediksi, kata Ayudya, berlangsung hingga awal Maret 2023, sehingga pekan depan masih berpotensi seperti dilansir dari kanal YouTube tvOneNews, Selasa 28 Februari 2023.

Ayudya mengimbau beberapa wilayah berpotensi siaga untuk pekan ini salah satu di antaranya ialah Provinsi Banten agar waspada terhadap cuaca ekstrem yang sewaktu-waktu dapat terjadi.

"Memastikan kapasitas infrastruktur dan sistem tata kelola sumber daya air untuk mengantisipasi peningkatan curah hujan. Lalu, untuk melakukan penataan lingkungan agar tidak buang sampah sembarangan dan pemotongan lereng atau penebangan pohon yang tidak terkontrol," tukasnya.

Adapun Wilayah berpotensi cuaca ekstrem di antaranya Aceh, Sumatra Utara, Sumatra Barat, Riau, Kepulauan Riau, Bengkulu, Jambi, Sumatra Selatan, Lampung, Kepulauan Bangka Belitung, dan Banten.

Kemudian DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Yogyakarta, Jawa Timur, Bali, NTB, NTT, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Timur, Kalimantan Selatan, Kalimantan Utara, Sulawesi Utara, Gorontalo, Sulawesi Tengah, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, Maluku, Maluku Utara, Papua Barat, dan Papua.

SPORT
Selisih dengan Pelatih, Cristiano Ronaldo Tinggalkan Kamp Timnas Portugal

Selisih dengan Pelatih, Cristiano Ronaldo Tinggalkan Kamp Timnas Portugal

Kamis, 1 Oktober 2026 | 14:00

Cristiano Ronaldo meninggalkan kamp pelatihan Timnas Portugal dan terbang ke Madrid menggunakan jet pribadi setelah terlibat perselisihan dengan pelatih Jorge Jesus.

KAB. TANGERANG
Amud Dorong Kolaborasi Atasi Sampah Liar di Kabupaten Tangerang

Amud Dorong Kolaborasi Atasi Sampah Liar di Kabupaten Tangerang

Minggu, 4 Oktober 2026 | 14:27

Ketua DPRD Kabupaten Tangerang Muhammad Amud mendorong pemerintah daerah memperkuat kolaborasi dengan masyarakat dan sektor swasta untuk mengatasi persoalan sampah dan menjaga kebersihan lingkungan.

KOTA TANGERANG
Netizen Keluhkan Parkir Liar Getok Harga di Kawasan Kuliner Laksa Tangerang

Netizen Keluhkan Parkir Liar Getok Harga di Kawasan Kuliner Laksa Tangerang

Jumat, 2 Oktober 2026 | 13:45

Kawasan Kuliner Laksa di Jalan Moh. Yamin, Kota Tangerang mendadak jadi sorotan publik setelah keluhan soal parkir liar viral di media sosial.

TANGSEL
Fokus Kesehatan dan Pendidikan S3 Jadi Alasan Mukroni Lepas Jabatan Kadispora Tangsel

Fokus Kesehatan dan Pendidikan S3 Jadi Alasan Mukroni Lepas Jabatan Kadispora Tangsel

Jumat, 2 Oktober 2026 | 21:59

Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Pemkot Tangsel) memberikan klarifikasi resmi terkait langkah Mukroni yang memilih melepaskan jabatannya sebagai Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora).

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill