Connect With Us

Pelabuhan Merak Padat Merayap, Kapolres Cilegon Imbau Masyarakat Segera Beli Tiket 

Fahrul Dwi Putra | Sabtu, 15 April 2023 | 09:36

Ilustrasi kemacetan di Pelabuhan Merak, Banten. (@TangerangNews / Istimewa)

TANGERANGNEWS.com- Situasi lalu lintas di Pelabuhan Merak, Kecamatan Pulomerak, Kota Cilegon, Banten, Sabtu 15 April 2023, dini hari terpantau padat merayap.

Hal itu disampaikan langsung oleh Kapolres Cilegon AKBP Eko Tjahyo Untoro.

"Menyampaikan bahwasanya arus lalu lintas di Pelabuhan Merak sekarang terpantau padat merayap," kata Kapolres.

Kapolres mengimbau agar masyarakat yang belum memiliki tiket agar segera memesan melalui aplikasi Ferizy.

"Kami mengimbau masyarakat yang belum memiliki tiket agar membeli tiket melalui aplikasi yang disediakan, yaitu Ferizy," imbuhnya.

Selain itu pada pukul 00.00 WIB, arus mudik dari kendaraan golongan roda dua (sepeda motor) dan truk dari golongan IV telah dialihkan ke Pelabuhan Pelindo Dua, Kecamatan Ciwandan, Kota Cilegon.

"Untuk golongan roda dua dan golongan roda enam ke atas sudah melalui Pelabuhan Ciwandan," pungkasnya.

AYO! TANGERANG CERDAS
7 Sekolah Swasta Mundur dari Program Sekolah Gratis, DPRD Minta Pemprov Carikan Solusi untuk Siswa

7 Sekolah Swasta Mundur dari Program Sekolah Gratis, DPRD Minta Pemprov Carikan Solusi untuk Siswa

Selasa, 28 Juli 2026 | 14:04

Sekretaris Komisi V DPRD Provinsi Banten, Rifky Hermansyah, meminta Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Provinsi Banten menjamin hak siswa yang terdampak setelah tujuh SMA swasta mengundurkan diri dari Program Sekolah Gratis.

HIBURAN
Peringati HAN 2026, Hotel Santika Indonesia Ajak 43 Anak Jadi General Manager Sehari

Peringati HAN 2026, Hotel Santika Indonesia Ajak 43 Anak Jadi General Manager Sehari

Rabu, 29 Juli 2026 | 16:10

Santika Indonesia Hotels & Resorts kembali menggelar program GM For A Day 2026 dalam rangka memperingati Hari Anak Nasional.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill