Benyamin Pastikan Tidak Ada Lagi Tumpukan Sampah di Tangsel
Jumat, 6 Februari 2026 | 16:11
Wali Kota Tangerang Selatan (Tangsel) Benyamin Davnie memastikan tumpukan sampah di beberapa titik di wilayah Tangsel sudah tertangani.
TANGERANGNEWS.com-Jalur Tol Tangerang-Merak akan dipadati kendaraan pada arus mudik Idul Fitri 2023/1444 Hijriah.
Kepala Departemen Manajemen CSR dan Humas PT Astra Tol Tangerang Merak Uswatun Hasanah menuturkan, selama periode H-10 sampai H+10 diprediksi ada sekitar 166.588 kendaraan bakal melintas di Tol Tangerang-Merak.
Jika diestimasi total selama periode mudik sebelum dan sesudah Lebaran, jumlah kendaraan yang melintas di jalur Tol Tangerang-Merak diperkirakan mencapai lebih dari 3 juta unit.
“Di hari-hari biasa saja dalam satu jam ada sekitar 1.000 kendaraan yang lewat. Untuk mudik lebaran Ini dari H-10 sampai H+10 diprediksi sekitar 166.588 kendaraan per harinya,” kata Uswatun Hasanah, Senin 17 April 2023.
Ia menjelaskan, sejumlah langkah sudah disiapkan untuk mengantisipasi kepadatan volume kendaraan di Tol Tangerang-Merak.
Mulai dari pemeliharaan insfratruktur, penambahan fasilitas, penambahan petugas jaga maupun patroli hingga penambahan layanan transaksi.
“Untuk mengantisipasi terjadinya penumpukan kendaraan, kita akan menambah gardu transaksi di titik-titik kemacetan seperti di GT Cikupa dan GT Merak,” jelasnya.
Di jalur pintu Tol Merak itu pihaknya akan menambah dua gardu tandem, untuk menampung kapasitas kendaraan yang mengantri menyeberang ke pulau Sumatera.
Untuk menjamin kelancaran arus lalu lintas di Tol Tangerang-Merak, Astra juga akan menambah jumlah petugas di gerbang tol.
Selain itu, kendaraan siaga seperti mobil ambulance, mobil patroli rescue truk, hingga mobil derek akan disiagakan selama 24 jam.
“Termasuk petugas patroli baik dari kami maupun dari kepolisian (PJR) akan terus disiagakan,” pungkas Uswatun.
Wali Kota Tangerang Selatan (Tangsel) Benyamin Davnie memastikan tumpukan sampah di beberapa titik di wilayah Tangsel sudah tertangani.
TODAY TAGAlih-alih memberantas prostitusi dan peredaran miras, negara justru berposisi sebagai pengatur lokasi dan tata kelolanya. Maksiat tidak dihapus, hanya dipindahkan dan dilegalkan secara administratif.
Ditresnarkoba Polda Metro Jaya kembali membongkar praktik peredaran gelap narkotika jenis baru. Kali ini, petugas berhasil mengamankan 82 pcs cartridge vape berisi Etomidate dari dua lokasi berbeda di Jakarta Barat dan Kota Tangerang.
Komisi X DPR RI menyoroti sejumlah masalah di Banten. Fokus utama pada tingginya angka pemuda dalam kategori NEET atau tidak bekerja (not in employment), tidak bersekolah (education) dan tidak mengikuti pelatihan (training).
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews