Merindukan Rumah di Bawah Naungan Syariah
Sabtu, 13 Juni 2026 | 22:20
Berbagai kasus kejahatan dan kekerasan justru datang dari tempat yang seharusnya memberikan perlindungan. Baik yang dilakukan oleh orang tuanya sendiri maupun orang lain.
TANGERANGNEWS.com-Lebih dari seribu gaun pengantin wanita dipamerkan dalam 'Wedding Bazaar' di Ballroom The Spring Gading Club Serpong, Kabupateng Tangerang, pada tanggal 3-5 Agustus 2018.
Gaun pengantin tersebut adalah karya para desainer dan para pengusaha penyedia baju pengantin yang ada di Jabodetabek.
Calon pengantin saat masuk ballroom, akan disuguhkan dengan jejeran baju pengantin yang sangat banyak. Bayangkan, satu rumah model atau desaigner, menjejerkan minimal 100 karyanya.
"Jadi ada sekitar 11 desainer dan rumah bridal yang memamerkan karyanya, masing-masing mereka membawa lebih dari seratus karya gaun pengantin," tutur Reza, penyelenggara bazaar.

Nuansa putih, gading dan putih pekat, masih mendominasi karna gaun pengantin. Namun, ada pula warna-warna menonjol seperti maroon, gold, hingga hijau di dalam bazaar tersebut.
"Biasanya ini digunakan untuk after party atau pesta malamnya. Semua disesuaikan dengan konsep pernikahan masing-masing calon pengantin," kata Reza.
Soal harga, calon pengantin akan dimanjakan dengan harga di bawah standar pasaran. Ada gaun pengantin yang paling murah dipasarkan seharga Rp 1,5 juta. Sementara gaun di luar bazaar biasanya dipasarkan seharga Rp20-50 juta, di bazaar tersebut hanya dipasarkan Rp5 juta sampai Rp15 juta.
"Kalau dilihat dari harganya yang cenderung terjangkau, kami ingin memberi pilihan kepada calon pengantin terutama pengantin perempuan, kalau untuk mewujudkan pernikahan impian itu bisa disesuaikan dengan budget yang ada," kata Reza.
Tidak hanya gaun pengantin yang dipamerkan dengan harga miring, vanue lain penunjang pernikahan seperti cicin nikah, tempat seserahan, booked bunga, sampai mobil klasik untuk mengantar pernikahan, disediakan dalam bazaar tersebut.(RAZ/RGI)
Berbagai kasus kejahatan dan kekerasan justru datang dari tempat yang seharusnya memberikan perlindungan. Baik yang dilakukan oleh orang tuanya sendiri maupun orang lain.
TODAY TAGPetugas Kepolisian akhirnya mengamankan tersangka kasus tabrak lari yang menewaskan seorang tokoh Pramuka asal Tangerang, Herman Sulistyo, 71, alias Kak Herman tahun di Desa Bitung Jaya, Kecamatan Cikupa, Kabupaten Tangerang pada Minggu 7 Juni 2026
Sejumlah orang tua dan calon peserta didik di Kota Tangerang masih mengeluhkan PIN Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) yang belum diterima melalui WhatsApp.
Kasus hantavirus kembali menjadi sorotan setelah muncul laporan infeksi virus langka tersebut di kapal pesiar MV Hondius yang dikabarkan menyebabkan korban meninggal dunia.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews