Connect With Us

Pabrik Gelas Buatan Tangan Satu-satunya di Indonesia

Muhamad Heru | Minggu, 14 Oktober 2018 | 13:22

Pegawai PT Diamas Star sedang bekerja memproduksi gelas yang menghasilkan karya seni yang bernilai tinggi. (TangerangNews.com/2018 / Muhamad Heru)

 

TANGERANGNEWS.com-Kemajuan teknologi mendorong industri untuk memodernisasi mesin produksinya agar bisa bersaing di pasar,  namun PT Diamas Star yang membuka berbagai produk dari kaca tetap mempertahankan metode buatan tangan (handmade).

Perusahaan yang berdiri sejak 1994 itu membuat produknya dengan tangan-tangan terampil dari para seniman peniup gelas yang telah berpengalaman dan di dukung dengan teknologi mesin buatan Eropa, sehingga telah menghasilkan karya seni yang bernilai tinggi.

gelas PT Diamas

Wildayana Kriswandi HR GA Manager PT Diamas menuturkan, tradisi memproduksi gelas buatan tangan tetap dipertahankan oleh pihaknya, sehingga Diamas sekarang telah menjadi satu-satunya pabrik di Indonesia yang masih memproduksi dengan metode ini. 

"Keunggulan dari memproduksi gelas buatan tangan adalah nilai seni yang tinggi, tidak ada dua produk yang benar-benar sama yang membuat setiap produk menjadi unik dan bernilai,"  tuturnya, Minggu (14/10/2018).

Berbagai produk yang dibuat Diamas diantaranya seperti gelas minum, vas bunga, dispenser kaca, toples kaca, akuarium dan lampu. Dengan memperkenalkan sejumlah merek seperti Citinova Glassware, WW design, dlx glass, dlx aquarium dan dlx lighting. 

Pegawai PT Diamas Star

Produk tersebut memberikan kualitas terbaik dan desain konteporer yang trendi serta cocok untuk gaya hidup yang berkembang saat ini.  Sangat serasi untuk digunakan di hotel, kafe, restoran, apartement dan keperluan rumah tangga. 

"Dengan keunggulan desain serta mutu, produk Diamas telah diekspor ke berbagai negara antara lain Afrika Selatan, Brazil, Vietnam, Francis, Jepang dan Inggris, " kata Wildayana. 

Meski metode tradisional dipertahankan,  Diamas juga mengimbanginya dengan perangkat modern dimana produksi gelas minum kaca merk Citinova Glassware dengan menggunakan mesin dari Eropa,  sehingga menciptakan gelas minum yang berkualitas tinggi. 

"Kombinasi seni dan teknologi yang terus diperbaiki inilah yang membuat diamas dapat bertahan dan menjadi satu-satunya pabrik gelas buatan tangan di Indonesia," tukasnya.(RAZ/HRU)

TANGSEL
Urai Kemacetan Rawa Buntu Tangsel, Rekayasa Lalu Lintas Titik U-Turn Baru Diuji Coba 3 Hari

Urai Kemacetan Rawa Buntu Tangsel, Rekayasa Lalu Lintas Titik U-Turn Baru Diuji Coba 3 Hari

Senin, 28 September 2026 | 19:58

Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Tangerang Selatan (Tangsel) bersama Kepolisian melakukan uji coba rekayasa lalu lintas di Jalan Raya Rawa Buntu, Serpong, selama tiga hari, 28-30 September 2026.

AYO! TANGERANG CERDAS
Menkeu Suahasil Sebut Rencana Pendidikan Gratis SD hingga Perguruan Tinggi Belum Punya Anggaran Khusus

Menkeu Suahasil Sebut Rencana Pendidikan Gratis SD hingga Perguruan Tinggi Belum Punya Anggaran Khusus

Jumat, 25 September 2026 | 10:54

Rencana pemerintah menggratiskan biaya pendidikan negeri dari jenjang sekolah dasar hingga perguruan tinggi masih dalam tahap penyusunan.

NASIONAL
Soroti Relasi Kuasa Dugaan Pelecehan Seksual di Satpol PP Tangerang, Ombudsman Desak Usut Transparan

Soroti Relasi Kuasa Dugaan Pelecehan Seksual di Satpol PP Tangerang, Ombudsman Desak Usut Transparan

Minggu, 27 September 2026 | 20:40

Ombudsman Republik Indonesia (RI) menyoroti dugaan kasus pelecehan seksual oleh Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Tangerang Ana Supriyatna yang dinilai terdapat relasi kuasa di dalamnya.

TOKOH
KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan

KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan

Senin, 7 September 2026 | 15:29

‎Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill