Connect With Us

Zaki Dampingi Menperin Lepas Ekspor Pipa Fiberglass Terbesar Ke Amerika

Mohamad Romli | Rabu, 26 Februari 2020 | 18:55

Bupati Tangerang dan Menteri perindustrian RI Agus Gumiwang Kartasasmita saat melepas ekspor pipa fiberglass terbesar ke Amerika Serikat produksi PT Future Pipe Industries (FPI) Balaraja, Kabupaten Tangerang, Rabu, (26/2/2020). (Istimewa / Istimewa)

TANGERANGNEWS.com-Bupati Tangerang mendampingi Menteri perindustrian RI Agus Gumiwang Kartasasmita melepas ekspor pipa komposisi serat kaca (fiberglass) berdiameter 3,4 meter dengan panjang total 5,3 kilometer ke Silicon Valley, Amerika Serikat. Acara tersebut digelar di PT Future Pipe Industries (FPI) Balaraja, Kabupaten Tangerang, Rabu, (26/2/2020).

Presiden Direktur PT. FPI Imad Makhzoumi mengatakan Pipa tersebut digunakan untuk pembangunan infrastuktur transmisi pembangunan ( sewerage system ) untuk pembangunan di kota, seperti di San Fransisco, Belmont, Redmond dan San Carlos, Amerika Serikat. Proyek pengiriman senilai USD 20 juta ini merupakan pengiriman yang pertama dan terbesar di Indonesia.

"Produk pipa ini didesain dan dibuat oleh tim ahli dari dalam negeri dan melalui proses desain, perencanaan hingga produk akhir yang matang sehingga mengasilkan kualitas yang baik," katanya.

Lanjut Imad, ekspor ke Amerika Serikat juga akan terus berlanjut , mengingat kebutuhan akan produk yang sustained seperti produk pipa fiberglass ini akan terus meningkat dalam kurun waktu 10 sampai 20 tahun ke depan.

Bupati Tangerang dan Menteri perindustrian RI Agus Gumiwang Kartasasmita saat melepas ekspor pipa fiberglass terbesar ke Amerika Serikat produksi PT Future Pipe Industries (FPI) Balaraja, Kabupaten Tangerang, Rabu, (26/2/2020).

Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita mengatakan, Pemerintah fokus memacu sektor industri agar lebih gencar meningkatkan nilai investasi dan ekspornya. Upaya ini diyakini mampu mendorong penguatan daya saing sektor manufaktur dan struktur ekonomi nasional.

“Sampai saat ini, pertumbuhan ekonomi nasional didorong oleh industri pengolahan nonmigas dengan kontribusi 17,58 persen. Industri pengolahan juga menjadi penyumbang ekspor terbesar dengan kontribusi 75,6 persen dari total ekspor nasional,” terang Agus Gumiwang

Disamping itu, Menperin memberikan apresiasi kepada PT. Future Pipe Industries atas realisasi komitmen penanaman modalnya di Indonesia dan berhasil melakukan perluasan pasar ekspornya hingga ke negeri Paman Sam.

Sementara itu Bupati Tangerang A. Zaki Iskandar mengungkapkan, Dengan adanya proyek pengiriman pipa berteknologi tinggi ini diharapkan dapat mempertegas eksistensi produk-produk Indonesia di kancah dunia internasional. Dan yang terpenting bisa menyerap tenaga kerja asal Kabupaten Tangerang.

"Saya bangga di Kabupaten Tangerang ada juga pabrik pipa yang bisa bikin pipa diameter sampai 4 meter, itu luar biasa dan lebih luar biasa lagi sudah sampai ekspor ke Amerika, dan ini asli olahan dan rancangan SDM asli Indonesia," ungkap Zaki dalam sambutanya.

Zaki meminta kepada Menperin agar ada terobosan dari Pusat untuk mempercepat dan mempermudah investasi masuk ke Indonesia khususnya  di Kabupaten  Tangerang, sehingga akan banyak menyerap tenaga kerja. (RMI/RAC)

KOTA TANGERANG
Anak Disuapi Negara, Orang Tua Dibiarkan Tak Berdaya

Anak Disuapi Negara, Orang Tua Dibiarkan Tak Berdaya

Minggu, 11 Januari 2026 | 11:39

Seorang anak duduk rapi di bangku sekolah, membuka kotak makan yang disediakan negara. Ada nasi, lauk dan sayur. Ia kenyang hari itu bahkan bisa menyisihkan sedikit untuk di bawa pulang. Karena di rumah, ayahnya masih menganggur.

BANDARA
Pasutri WN Pakistan Nekat Telan 159 Kapsul Sabu untuk Diselundupkan Lewat Bandara Soetta

Pasutri WN Pakistan Nekat Telan 159 Kapsul Sabu untuk Diselundupkan Lewat Bandara Soetta

Jumat, 9 Januari 2026 | 19:38

Sinergi antara Bea Cukai dan Subdit IV Direktorat Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Mabes Polri berhasil menggagalkan upaya penyelundupan narkotika jaringan internasional.

HIBURAN
Penggagas Soundtrack KKN di Desa Penari Ciptakan Lagu Tepis Stereotip Horor Gunung Kawi

Penggagas Soundtrack KKN di Desa Penari Ciptakan Lagu Tepis Stereotip Horor Gunung Kawi

Jumat, 9 Januari 2026 | 13:50

Musisi asal Gunung Kawi, Matoha Mino, merilis lagu berjudul Gunung Kawi sebagai bentuk respons terhadap persepsi yang menurutnya keliru dan telah lama berkembang di masyarakat terkait stigma tentang Gunung Kawi

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill