ITTS Jadi Kampus Pertama di Asia Tenggara yang Masuk Ekosistem WordPress Credits
Kamis, 17 September 2026 | 18:01
Institut Teknologi Tangerang Selatan (ITTS) menorehkan pencapaian membanggakan di kancah pendidikan tinggi internasional.
TANGERANGNEWS.com–Produk Flatform Furniture Grade (FFG) dengan brand Hana Plywood diklaim menjadi kayu yang kokoh untuk bahan baku fasilitas furniture.
"Produk FFG kami ini sangat kokoh. Cocok digunakan untuk pembuatan furniture karena diproduksi dengan mesin berteknologi tinggi," ujar Nikita, marketing Hana Plywood saat ditemui di kawasan Bandara Mas, Neglasari, Kota Tangerang, Rabu (11/3/2020).
Ia menjelaskan, Hana Plywood memiliki ketebalan yang bervariasi diantaranya 3mm, 6mm, 9mm, 12mm, 18mm sampai dengan 40mm dan menyediakan plywood yang dikalibrasi dengan toleransi ketebalan ±2.0mm.
"Produk ini memiliki kekuatan dan lapisan kayu yang solid dan memungkinkan untuk dilaminasi langsung dengan HPL, Veneer, dan lapisan UV," katanya.
Menurutnya, produk Hana Plywood tidak mudah pecah saat dibor dan grooving dengan mesin atau secara manual dan memudahkan bahan dibentuk dengan diameter kecil dan dibentuk bundar dengan mudah.
"Dan menggunakan jenis lem dengan emisi rendah yang telah disetifikasi sehingga ramah lingkungan," tutur Nikita.
Dengan kelebihan produk FFG, Hana Plywood yang digagas PT. Alpha Utama Mandiri tersebut diharapkan dapat menjadi pilihan untuk kebutuhan anda sebagai mesin pendukung juga bahan utama furniture.
"Jadi, produk kami ini sangat cocok digunakan untuk pembuatan seperti lemari yang berada di pemerintahan maupun swasta," pungkasnya. (RMI/RAC)
Institut Teknologi Tangerang Selatan (ITTS) menorehkan pencapaian membanggakan di kancah pendidikan tinggi internasional.
TODAY TAGVideo benda yang tampak seperti kapal terbalik di sekitar Gunung Anak Krakatau (GAK) beredar di media sosial.
Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut
Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia (Aprindo) berkolaborasi dengan Universitas Bunda Mulia (UBM) dalam pengembangan inovasi serta pemanfaatan data science dan artificial intelligence (AI) di sektor ritel.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews