Pemkab Tangerang Bakal Gelar Nobar Piala Dunia 2026 di 29 Kecamatan
Rabu, 17 Juni 2026 | 16:54
Pemerintah Kabupaten (Tangerang) berencana mengadakan nonton bareng (Nobar) FIFA World Cup 2026 di 29 Kecamatan yang berada di wilayah tersebut.
TANGERANGNEWS.com–Produk Flatform Furniture Grade (FFG) dengan brand Hana Plywood diklaim menjadi kayu yang kokoh untuk bahan baku fasilitas furniture.
"Produk FFG kami ini sangat kokoh. Cocok digunakan untuk pembuatan furniture karena diproduksi dengan mesin berteknologi tinggi," ujar Nikita, marketing Hana Plywood saat ditemui di kawasan Bandara Mas, Neglasari, Kota Tangerang, Rabu (11/3/2020).
Ia menjelaskan, Hana Plywood memiliki ketebalan yang bervariasi diantaranya 3mm, 6mm, 9mm, 12mm, 18mm sampai dengan 40mm dan menyediakan plywood yang dikalibrasi dengan toleransi ketebalan ±2.0mm.
"Produk ini memiliki kekuatan dan lapisan kayu yang solid dan memungkinkan untuk dilaminasi langsung dengan HPL, Veneer, dan lapisan UV," katanya.
Menurutnya, produk Hana Plywood tidak mudah pecah saat dibor dan grooving dengan mesin atau secara manual dan memudahkan bahan dibentuk dengan diameter kecil dan dibentuk bundar dengan mudah.
"Dan menggunakan jenis lem dengan emisi rendah yang telah disetifikasi sehingga ramah lingkungan," tutur Nikita.
Dengan kelebihan produk FFG, Hana Plywood yang digagas PT. Alpha Utama Mandiri tersebut diharapkan dapat menjadi pilihan untuk kebutuhan anda sebagai mesin pendukung juga bahan utama furniture.
"Jadi, produk kami ini sangat cocok digunakan untuk pembuatan seperti lemari yang berada di pemerintahan maupun swasta," pungkasnya. (RMI/RAC)
Pemerintah Kabupaten (Tangerang) berencana mengadakan nonton bareng (Nobar) FIFA World Cup 2026 di 29 Kecamatan yang berada di wilayah tersebut.
TODAY TAGDi tengah derasnya arus informasi dan meningkatnya tantangan sosial, penguatan nilai-nilai kebangsaan dinilai menjadi benteng utama dalam menjaga persatuan bangsa.
Pengembangan kawasan hunian Paramount Petals memasuki babak baru. Setelah hampir dua tahun dipasarkan, pengembang mulai menyerahkan kunci rumah kepada para pembeli di Klaster Lily.
Pemerintah Malaysia memutuskan menurunkan harga solar menjadi 2,10 ringgit Malaysia atau sekitar Rp9.061 per liter mulai Juli 2026.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews