KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan
Senin, 7 September 2026 | 15:29
Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.
TANGERANGNEWS.com-Untuk para penggemar drama korea atau K-drama pastinya sudah tidak asing lagi dengan jajanan Korea yang sering muncul dalam film.
Sekarang kamu tidak hanya bisa melihatnya loh, tapi juga bisa ikut merasakan jajanan Korea yang banyak dijajakan di pinggir jalan Tangerang. Berikut jajanan khas Korea yang sedang digandrungi :
1. Tteokbokki

Tteokbokki merupakan jajanan khas Korea yang saat ini sedang hits di Indonesia. Terbuat dari tepung beras dan kuahnya yang menggunakan saus gochujang serta dapat dicampurkan dengan beragam toping seperti odeng, sosis atau dumpling. Jajanain ini dapat dibeli dengan harga mulai dari Rp10.000 - Rp25.000, tergantung dengan topping apa yang dipilih.
2. Odeng

Selain menjadi topping tteokbokki, odeng atau otak-otak ikan dapat dinikmati sendiri dengan kuah kaldunya dengan harga mulai dari Rp1.000 - Rp6.000 per tusuk.
3. Corndog

Tidak kalah dengan tteokbokki dan odeng, corndog juga merupakan jajanan khas Korea yang saat ini juga sedang hits. Terbuat dari sosis dan keju yang ditusuk dan dibaluri tepung terigu serta tepung roti, sehingga menghasilkan tekstur yang lembut di dalam dan krispy di bagian luar. Corndog dibanderol dengan harga Rp10.000 - Rp18.000. (RAZ/RAC)
Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.
TODAY TAGPLN Group mengembangkan Desa Bandung, Kecamatan Banjar, Kabupaten Pandeglang, Banten, menjadi kawasan wisata berbasis energi bersih melalui Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) Desa Berdaya Eco-Wisata SiNyonya.
Kawasan perkotaan memiliki permintaan kuliner yang tinggi karena mobilitas dan gaya hidup penghuninya yang sibuk. Misalnya, area padat seperti Tangerang membuka peluang bagi beragam konsep makanan.
Polresta Bandara Soekarno-Hatta (Soetta) menangkap dua anggota sindikat pengiriman Calon Pekerja Migran Indonesia (CPMI) non-prosedural dengan modus perjalanan wisata ke Jepang.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews