Menakar Tuan Baru Mesin Birokrasi
Jumat, 18 September 2026 | 20:40
Pergantian pimpinan di kementerian keuangan selalu menjadi diskursus publik yang sangat didominasi oleh analisis terkait stabilitas ekonomi makro dan fluktuasi pasar modal.
TANGERANGNEWS.com-Untuk para penggemar drama korea atau K-drama pastinya sudah tidak asing lagi dengan jajanan Korea yang sering muncul dalam film.
Sekarang kamu tidak hanya bisa melihatnya loh, tapi juga bisa ikut merasakan jajanan Korea yang banyak dijajakan di pinggir jalan Tangerang. Berikut jajanan khas Korea yang sedang digandrungi :
1. Tteokbokki

Tteokbokki merupakan jajanan khas Korea yang saat ini sedang hits di Indonesia. Terbuat dari tepung beras dan kuahnya yang menggunakan saus gochujang serta dapat dicampurkan dengan beragam toping seperti odeng, sosis atau dumpling. Jajanain ini dapat dibeli dengan harga mulai dari Rp10.000 - Rp25.000, tergantung dengan topping apa yang dipilih.
2. Odeng

Selain menjadi topping tteokbokki, odeng atau otak-otak ikan dapat dinikmati sendiri dengan kuah kaldunya dengan harga mulai dari Rp1.000 - Rp6.000 per tusuk.
3. Corndog

Tidak kalah dengan tteokbokki dan odeng, corndog juga merupakan jajanan khas Korea yang saat ini juga sedang hits. Terbuat dari sosis dan keju yang ditusuk dan dibaluri tepung terigu serta tepung roti, sehingga menghasilkan tekstur yang lembut di dalam dan krispy di bagian luar. Corndog dibanderol dengan harga Rp10.000 - Rp18.000. (RAZ/RAC)
Pergantian pimpinan di kementerian keuangan selalu menjadi diskursus publik yang sangat didominasi oleh analisis terkait stabilitas ekonomi makro dan fluktuasi pasar modal.
TODAY TAGSulit tidur, bangun dalam kondisi tetap lelah, sulit berkonsentrasi hingga sering lupa menjadi keluhan yang kerap muncul di tengah gaya hidup masyarakat urban
Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Pemkot Tangsel) melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) mengoptimalkan kanal layanan darurat terintegrasi lewat Tangsel Siaga 112.
PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Banten bersama Lembaga Pelayanan dan Pengabdian Kesehatan Masyarakat Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia (LPPKM FKM UI) melakukan pengukuran budaya Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3).
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews