Connect With Us

Mencoba Kenikmatan Martabak Kubang di Tangerang

Redaksi | Rabu, 5 Mei 2021 | 13:24

Martabak telor mini. (TangerangNews / Anisa Dewi Aprilianitu)

 

TANGERANGNEWS.com-Martabak merupakan jajanan kaki lima yang paling banyak penggemarnya. Di Indonesia, terdapat banyak jenis martabak dari berbagi daerah. 

Salah satunya adalah Martabak Mubang. Makanan ringan ini diberi nama Martabak Kubang karena diambil dari nama salah satu daerah yaitu Nagari Kubang, Kabupaten Lima Puluh Kota, Kecamatan Guguak, Sumatera Barat.

Salah satu lokasi yang menjual martabak ini terdapat di Jalan Karet Raya, Perumnas 1, Karawaci, Kota Tangerang. 

"Iya maryabak ini asalnya dari Padang," ujar Uda salah satu penjual martabak Kubang, Rabu (5/5/2021).

 

Martabak Kubang sepintas mirip dengan martabak telur, keduanya dapat menggunakan telur ayam atau telur bebek, untuk isiannya yaitu daun bawang, kol, bakso.

Martabak Kubang pun dapat diisi dengan bumbu rendang dengan level kepedasan yang dapat disesuaikan.

Harganya dibanderol Rp7.000 per pcs untuk telur ayam dan Rp9.000 untuk telur bebek. Penyajian Martabak Kubang ini didampingi dengan kuah yang terbuat dari gula aren, jeruk nipis, bawang bombai dan cabai.

BANDARA
Pasutri WN Pakistan Nekat Telan 159 Kapsul Sabu untuk Diselundupkan Lewat Bandara Soetta

Pasutri WN Pakistan Nekat Telan 159 Kapsul Sabu untuk Diselundupkan Lewat Bandara Soetta

Jumat, 9 Januari 2026 | 19:38

Sinergi antara Bea Cukai dan Subdit IV Direktorat Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Mabes Polri berhasil menggagalkan upaya penyelundupan narkotika jaringan internasional.

PROPERTI
Ini Alasan Gading Serpong Berkembang Pesat Jadi Pusat Bisnis Baru di Tangerang Raya

Ini Alasan Gading Serpong Berkembang Pesat Jadi Pusat Bisnis Baru di Tangerang Raya

Jumat, 9 Januari 2026 | 18:47

Kawasan Paramount Gading Serpong tidak hanya dikembangkan sebagai kawasan hunian, wilayah ini dirancang dengan konsep terpadu yang mencakup area komersial, fasilitas pendidikan, layanan kesehatan, hingga ruang publik penunjang aktivitas masyarakat.

MANCANEGARA
WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

Kamis, 8 Januari 2026 | 13:17

Pergantian tahun belum membawa angin segar bagi pasar tenaga kerja global. Ancaman pemutusan hubungan kerja diperkirakan masih akan membayangi hingga beberapa tahun ke depan, bahkan berpotensi berlangsung sampai 2030.

OPINI
Pendidikan sebagai Perlawanan Perempuan terhadap Kemiskinan Struktural

Pendidikan sebagai Perlawanan Perempuan terhadap Kemiskinan Struktural

Senin, 12 Januari 2026 | 20:30

Kemiskinan tidak pernah benar-benar netral. Ia punya wajah, dan sering kali wajah itu adalah perempuan. Ketika kemiskinan terjadi, perempuan biasanya menjadi pihak yang paling dulu mengalah, paling lama bertahan, dan paling sedikit didengar.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill