Tak Maksimal Sumbang PAD, Wisata Kabupaten Tangerang Terkendala Regulasi dan Lahan
Selasa, 6 Oktober 2026 | 19:40
Potensi pariwisata di Kabupaten Tangerang belum memberikan kontribusi maksimal terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD).
TANGERANGNEWS.com-Menjelang Hari Raya Idul Fitri, Hampers menjadi salah satu tradisi yang harus ada. Biasanya hampers berisi kue kering atau makanan yang dikirimkan untuk orang-orang tersayang.
Namun saat ini kamu dapat mengirimkan hampers selain makanan, lho. Berikut 5 rekomendasi hampers yang lucu dan unik:
1. Pandemic Kit

Sudah dua kali lebaran kita menjalankannya di masa pandemi. Hampers alat kesehatan tentunya akan sangat berguna. Hampers yang berisi masker, handsainitaizer, vitamin dan lainnya ini dapat kamu gunakan saat merayakan Hari Raya Idul Fitri dan untuk kegiatan sehari-hari.
2. Peralatan Ibadah

Hampers peralatan ibadah tentunya sangat berguna. Kita dapat memakainya untuk Salat Idul Fitri atau sehari-hari. Hampers ini dapat berisi baju koko, sarung, mukena, sajadah dan lainnya.
3. Perlengkapan Makan

Hampers perlengkapan makan juga pastinya dapat kita pakai untuk menyantap makanan pada saat Lebaran atau untuk makan sehari-hari. Hampers ini berisi perlengkapan makan seperti mangkok, piring, gelas, garpu, sendok, sedotan dan sumpit.
4. Aromaterapi

Semenjak aromaterapi populer, ini juga dapat dijadikan hampers. Aromaterapi ini dapat berguna untuk merileksasi kita agar dapat beristirahat lebih baik sekaligus dapat mengharumkan ruangan dengan berbagai aroma yang berbeda-beda. (RAZ/RAC)
Potensi pariwisata di Kabupaten Tangerang belum memberikan kontribusi maksimal terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD).
TODAY TAGPolresta Tangerang resmi menetapkan Aji Cahyono Putra sebagai tersangka dalam kasus dugaan pembubaran ibadah dengan membawa senjata tajam (sajam) pada jemaat Gereja Kristen Protestan Indonesia (GKPI) di Rajeg, Kabupaten Tangerang.
Rencana pemerintah menggratiskan biaya pendidikan negeri dari jenjang sekolah dasar hingga perguruan tinggi masih dalam tahap penyusunan.
Bagi sebagian besar orang, dunia akademik dan politik adalah dua kutub yang berbeda. Yang satu adalah menara gading tempat para pemikir memburu kebenaran, sementara yang lain adalah arena berlumpur tempat kekuasaan diperebutkan.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews