Connect With Us

Cara Memperbaiki Kesehatan Keuangan Setelah Lebaran

Tim TangerangNews.com | Senin, 17 Mei 2021 | 11:02

Ilustrasi memperbaiki kesehatan keuangan pascalebaran. (Istimewa / Istimewa)

TANGERANGNEWS.com-Tak sedikit dari kita mengalami masalah keuangan setelah Hari Raya Idul Fitri, seperti tabungan terkuras dan sebagainya. Hal itu wajar dialami, karena pengeluaran kita mungkin membengkak di bulan Ramadan.

Adanya larangan mudik sebetulnya bisa memberikan dampak positif bagi keuangan kita di bulan Ramadan. Pasalnya, pengeluaran mudik yang rutin kita lakukan umumnya sangat besar dan kerap menjadi pengeluaran terbesar kita.

Namun, kegiatan buka puasa bersama, kirim-mengirim hampers untuk sanak saudara, sahabat atau teman, dan lainnya bisa saja menjadi salah satu pengeluaran yang kurang diwaspadai beberapa waktu ini.

Untuk membuat keuangan Anda sehat pasca-Lebaran, berikut ini adalah tips dari Financial Educator Lifepal, Aulia Akbar, CFP®.

Cek kesehatan keuangan Langkah awal dari melakukan perencanaan keuangan adalah mengetahui kondisi kesehatan keuangan saat ini, dan mendapatkan rekomendasi untuk memperbaiki kondisi buruk dan mempertahankan kondisi yang sudah baik. 

Adapun cara untuk mengetahui kesehatan kita adalah dengan mengenali sejumlah nilai atau rasio kesehatan keuangan Anda. Beberapa di antaranya, ketersediaan dana darurat, nilai arus kas, nilai kekayaan bersih rasio utang berbanding aset, rasio aset lancar berbanding kekayaan bersih, rasio aset investasi berbanding kekayaan bersih dan lain sebagainya.

Pemeriksaan kesehatan keuangan merupakan tahap awal dari proses perencanaan keuangan. Anda pun bisa melakukan pengecekan keuangan pribadi Anda dengan menggunakan fitur cek kesehatan keuangan di situs Lifepal.

Gunakanlah skala prioritas Setelah mengetahui kondisi kesehatan keuangan kita, segera buat prioritas untuk memperbaiki kesehatan keuangan Anda.

Contohnya: Contoh di atas adalah hasil pemeriksaan kesehatan seorang kepala keluarga yang bekerja dengan upah Rp10 juta per bulan. 

Dia sudah mendapat fasilitas asuransi kesehatan dari tempat kerjanya, yang menanggung anak dan istri, namun tidak memiliki asuransi jiwa.

Dalam contoh kasus penilaian kesehatan keuangan itu, dinyatakan tidak memiliki dana darurat yang ideal, jumlah aset lancar yang terlampau besar, tidak memiliki manajemen risiko yang baik, serta jumlah aset investasi yang terlampau kecil.

Apakah bisa baginya untuk langsung mengubah sebagian besar aset lancarnya menjadi aset investasi agar kesehatan keuangannya sehat? Jawabannya adalah “bisa”. Namun, apakah tepat untuk langsung dilakukan? Tentu saja tidak. Perbaikilah keamanan finansial terlebih dulu sebelum menambah aset investasi. 

Mengingat dia adalah seorang kepala keluarga, maka alangkah baiknya untuk menambah ketersediaan dana darurat hingga mencapai 6 kali pengeluaran pokok bulanan, dan membeli asuransi jiwa. Setelah kebutuhan akan dana darurat dan asuransi terpenuhi, maka dia pun bisa memulai investasi.

Jangan habiskan THR Tak salah bagi Anda melakukan self reward dengan memanfaatkan THR untuk membeli barang yang kita inginkan atau melakukan aktivitas lain. Namun, alangkah lebih baik pula jika Anda memanfaatkan dana segar itu guna menyehatkan keuangan Anda pasca-Lebaran

 Dalam kasus di atas, uang THR tentu sangat berguna untuk menambah dana darurat dan membayar premi asuransi jiwa.

Namun sebelum memilih asuransi jiwa, lakukan perhitungan terhadap uang pertanggungan Anda, baik dengan metode Nilai Hidup Manusia maupun dari Pendekatan Pengeluaran. Anda bisa menemukan kalkulator uang pertanggungan di situs Lifepal.

BANTEN
Polda Banten Ringkus Jaringan Curanmor Modus Aplikasi Kencan hingga Sita 27 Kendaraan, Ini Daftarnya

Polda Banten Ringkus Jaringan Curanmor Modus Aplikasi Kencan hingga Sita 27 Kendaraan, Ini Daftarnya

Senin, 26 Oktober 2026 | 07:00

TANGERANGNEWS.com-Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Banten membongkar jaringan pencurian dan penggelapan kendaraan bermotor lintas provinsi.

TEKNO
Kompetisi Robotik Nasional Digelar di Tangerang, Kemenpora Tekankan Penguatan Daya Saing Digital Generasi Muda

Kompetisi Robotik Nasional Digelar di Tangerang, Kemenpora Tekankan Penguatan Daya Saing Digital Generasi Muda

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 18:41

Kompetisi teknologi bidang coding dan robotik, Codero National Competition (CNC) 2026 digelar di Mall @ Alam Sutera, Tangerang, selama 24–25 Oktober 2026.

KAB. TANGERANG
153 Kades Habis Masa Jabatan 2027, Pemkab Tangerang Mulai Persiapkan Pilkades

153 Kades Habis Masa Jabatan 2027, Pemkab Tangerang Mulai Persiapkan Pilkades

Senin, 26 Oktober 2026 | 22:23

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang mulai mempersiapkan pelaksanaan pemilihan kepala desa (Pilkades) serentak 2027.

TANGSEL
Bullying di SMPN 10, Pemkot Tangsel Terjunkan Tim Psikolog Pulihkan Trauma Belasan Korban

Bullying di SMPN 10, Pemkot Tangsel Terjunkan Tim Psikolog Pulihkan Trauma Belasan Korban

Senin, 26 Oktober 2026 | 17:52

Kasus perundungan yang menimpa sejumlah siswa di SMPN 10 Tangerang Selatan (Tangsel) mendapat perhatian serius dari pemerintah daerah setempat.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill