Connect With Us

Es Cendol ala Guru Cantik ini, Jadi Minuman Kekinian

Tim TangerangNews.com | Selasa, 25 Mei 2021 | 21:38

Seorang perempuan memakai seragam guru sedang menjual berbagai produk minuman di halaman Ruko Komplek Mutiara Garuda Kecamatan Teluknaga, Kabupaten Tangerang. (Istimewa / Istimewa)

TANGERANGNEWS.com-Maraknya minuman kekinian seperti boba, Thai tea yang merupakan produk luar asal Taiwan dan thailand di wilayah Indonesia terlebih khusus di wilayah Kabupaten Tangerang, Kecamatan Teluknaga kini membuat cendol yang merupakan minuman asli indonesia terpinggirkan. Pasalnya, cendol dianggap sebagai minuman yang ketinggalan jaman di era milenial seperti sekarang ini.

Namun hal itu tidak membuat seorang Bakti Anggraini mengurungkan niatnya untuk membuka usaha es cendol. ' Cendol Lama Bersemi Kembali ( CLBK )’ menjadi brand dari usahanya ini.

Es cendol buatan Bakti bisa dibilang mengikuti zaman. Ia membuat inovasi cendol dalam berbagai varian rasa kekinian, seperti coklat, redvelvet, taro, mocacino dan varian buah duren dan alpukat, adapun menerima dengan paket keluarga dan acara lainnya.

Bu Bakti Guru Lulusan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Sultan Ageng Tirtayasa ini lebih mempertahankan bahan dasar produk lokal dan meyakini peluang meraup keuntungan dari bisnis ini.

Produk minuman yang dijual.

“Saya pikir es cendol ini punya peluang usaha dengan modal kecil. Alasan saya pilih es cendol karena ini adalah produk khas asli Indonesia, saya pikir dengan kombinasi cendol bersama dengan minuman kekinian akan menciptakan hal baru bagi pecinta minuman khas indonesia ini dan juga akan memberikan persaingan untuk minuman kekinian dalam dunia kuliner,” ujarnya.

Harga yang ditawarkan Bu Bakti ini cukup terjangkau. Dengan modal Rp10 ribu sampai Rp14 ribu, kalian sudah bisa menikmati berbagai varian rasa es cendol Kekinian.

Berminat menikmati es cendol ala Guru Cantik ini? Kalian bisa datang di outlet ‘Cendol Lama Bersemi Kembali ( CLBK )’ di halaman Ruko Komplek Mutiara Garuda Kecamatan Teluknaga Blok C1 Desa Kampung Melayu Timur yang ia buka dari jam 12.00.00 – 21.00 WIB. (RED/RAC)

KOTA TANGERANG
Asal Usul Kampung Pakojan di Kota Tangerang, Berawal dari Tokoh yang Pernah Menimba Ilmu di Jakarta

Asal Usul Kampung Pakojan di Kota Tangerang, Berawal dari Tokoh yang Pernah Menimba Ilmu di Jakarta

Senin, 6 Juli 2026 | 12:48

Nama Kampung Pakojan di Kota Tangerang ternyata memiliki sejarah yang berkaitan erat dengan perjalanan seorang tokoh agama yang pernah menimba ilmu di kawasan Pakojan, Jakarta Barat.

MANCANEGARA
Malaysia Pangkas Harga Solar Jadi Rp9.000-an per Liter, Ini Alasan di Baliknya

Malaysia Pangkas Harga Solar Jadi Rp9.000-an per Liter, Ini Alasan di Baliknya

Selasa, 23 Juni 2026 | 11:51

Pemerintah Malaysia memutuskan menurunkan harga solar menjadi 2,10 ringgit Malaysia atau sekitar Rp9.061 per liter mulai Juli 2026.

TOKOH
Masinis Penyintas Tragedi Bintaro 1987 Slamet Suradio Tutup Usia di Umur 87 Tahun

Masinis Penyintas Tragedi Bintaro 1987 Slamet Suradio Tutup Usia di Umur 87 Tahun

Rabu, 3 Juni 2026 | 15:53

Slamet Suradio, masinis yang selamat dari peristiwa tabrakan kereta api dalam Tragedi Bintaro 1987, meninggal dunia pada Rabu, 3 Juni 2026, dini hari.

OPINI
Melawan Patrimonialisme dalam Gerakan Muhammadiyah, Sebuah Otokritik

Melawan Patrimonialisme dalam Gerakan Muhammadiyah, Sebuah Otokritik

Sabtu, 4 Juli 2026 | 22:29

Dalam khazanah sosiologi organisasi, Muhammadiyah sedianya merupakan antitesis bagi tradisi patrimonial. Persyarikatan ini berdiri di atas fondasi otoritas legal-rasional, di mana legitimasi kepemimpinan berakar pada kompetensi dan kaderisasi

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill