Connect With Us

Laris Manis Jualan Tempat Usaha di Tangerang

Tim TangerangNews.com | Rabu, 23 Juni 2021 | 12:15

Ruko Aniva Junction dan Aniva Grande di kawasan Gading Serpong, Kabupaten Tangerang, (@TangerangNews / Rangga A Zuliansyah)

TANGERANGNEWS.com-Kebutuhan tempat usaha di kawasan Gading Serpong, Kabupaten Tangerang, ternyata cukup tinggi.

Di tengah pandemi COVID-19, banyak orang yang beralih profesi sebagai wirausaha. Sehingga mereka membutuhkan tempat strategis untuk membangun usaha dari awal maupun memperluas jaringan.

Alhasil, tempat usaha yang dijual pengembang di kawasan ini pun laris manis. Aniva Grande dan Aniva Junction A Lifestyle Commercial yang dibangun Paramount Land, salah satunya.

Pada penjualan 12 Juni lalu, hanya satu jam sebanyak 39 unit ruko Aniva Junction habis terjual. Harga yang ditawarkan saat itu mulai mulai Rp2,6 miliaran per unit.

Kemudian pada 19 Juni penjualan Aniva Grande tahap kedua sebanyak 98 unit dengan harga mulai Rp 1,3 miliaran per unit juga laris.

"Hingga saat ini total penjualan Aniva Junction dan Aniva Grande tahap 1 dan 2, berhasil mencatat penjualan sebesar Rp755 miliar," terang Direktur Sales & Marketing Paramount Land M Nawawi.

Perlu diketahui, secara makro industri properti mulai tumbuh. Mengacu pada data BPS bahwa real estat termasuk sektor bisnis yang tumbuh positif 0,94 persen (yoy) sepanjang kuartal I tahun ini.

Beberapa faktor yang mendukung pertumbuhan tersebut diantaranya, program vaksinasi yang terus meluas. Selain itu adanya relaksasi kebijakan makroprudential yang menguntungkan sektor konstruksi.

"Kami terus berinovasi dan berkreasi memenuhi kebutuhan tersebut. Salah satunya dengan merespon permintaan konsumen dan dunia wirausaha akan ruang usaha atau bisnis yang masih tinggi, khususnya di wilayah Gading Serpong,"  kata Nawawi.

	Ruko Aniva Junction dan Aniva Grande di kawasan Gading Serpong, Kabupaten Tangerang,

Direktur Paramount Land Aryo Tri Ananto menambahkan, saat ini semakin banyak orang yang ingin memiliki usaha sampingan, memulai bisnis, atau beralih profesi.

Tentunya mereka memerlukan tempat usaha secara sewa atau membeli ruko sebagai tempat usaha. 

Menurutnya, kehadiran ruko Aniva Junction dan Aniva Grande ini untuk memenuhi kebutuhan area komersial di Gading Serpong. 

Selain itu, meningkatkan konektivitas antar kawasan ke area komersial yang dapat dicapai dengan walking distance, melalui pedestrian walk dan multi akses antara satu blok dengan blok lainnya. 

Ruko Aniva Junction memiliki pilihan bangunan dua lantai dan tiga lantai dengan ukuran denah 4,5x18 m2 dan 5,5x18 m2.

Demikian juga ruko Aniva Grande terdapat pilihan bangunan dua lantai dan tiga lantai dengan lebar 4,5 m2 dan pilihan panjang bervariasi 9-19 m2.

Untuk kemudahan usaha, Aniva Junction dan Grande telah dilengkapi solar panel untuk energi listrik hingga 3.000 watt serta fasilitas AC di setiap lantai. (RAZ/RAC)

BANTEN
Cadangan Listrik Banten Surplus 30 Persen, Pemprov Jamin Kebutuhan Industri

Cadangan Listrik Banten Surplus 30 Persen, Pemprov Jamin Kebutuhan Industri

Rabu, 29 Juli 2026 | 18:37

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten menyatakan ketersediaan energi listrik di wilayahnya saat ini berada dalam kondisi surplus sebesar 30 persen dari total kapasitas daya tampung pemakaian.

BANDARA
Bea Cukai Bandara Soetta Gerebek Lab Etomidate di Perumahan Mewah PIK, 1 WNA Singapura Ditangkap

Bea Cukai Bandara Soetta Gerebek Lab Etomidate di Perumahan Mewah PIK, 1 WNA Singapura Ditangkap

Senin, 20 Juli 2026 | 13:49

Kantor Pelayanan Utama Bea dan Cukai Soekarno-Hatta (Soetta) bersama Polresta Bandara Soetta membongkar jaringan laboratorium gelap (clandestine lab) atau industri rumahan peracikan cairan etomidate.

AYO! TANGERANG CERDAS
7 Sekolah Swasta Mundur dari Program Sekolah Gratis, DPRD Minta Pemprov Carikan Solusi untuk Siswa

7 Sekolah Swasta Mundur dari Program Sekolah Gratis, DPRD Minta Pemprov Carikan Solusi untuk Siswa

Selasa, 28 Juli 2026 | 14:04

Sekretaris Komisi V DPRD Provinsi Banten, Rifky Hermansyah, meminta Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Provinsi Banten menjamin hak siswa yang terdampak setelah tujuh SMA swasta mengundurkan diri dari Program Sekolah Gratis.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill