VIVERE Hotel Hadirkan “Big Days, Open Doors”, Open House untuk Konsultasikan Acara Pernikahan
Senin, 21 September 2026 | 17:09
VIVERE Hotel, ARTOTEL Curated menghadirkan open house dengan konsep berbeda melalui “Big Days, Open Doors”.
TANGERANGNEWS.com-Bulan Oktober merupakan peringatan Breast Cancer Awareness yang bertujuan mengedukasi dan menyebarkan kewaspadaan masyarakat tentang bahaya, penyebab, gejala, tindakan pencegahan, hingga pengobatan jika terkena penyakit kanker payudara.
Pasalnya, menurut data Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) kanker payudara bukan kasus yang ringan, karena penyakit ini merupakan penyebab kematian terbesar kedua pada wanita setelah kanker serviks atau leher rahim.
Mengingat pentingnya hal ini, Mercure Serpong Alam Sutera Kota Tangerang Selatan melakukan tindakan nyata dengan ajakan berdonasi melalui pembelian produk cookies berupa Box of Pink Meringue.
“Kue ini kami jual dengan harga Rp50.000 Nett dan semua hasil penjualannya akan kami donasikan kepada Love Pink Foundation,” ujar Della, Asst. PR Manager Mercure Serpong Alam Sutera, Jumat 15 Oktober 2021.
Adapun Love Pink Foundation merupakan Organisasi nirlaba yang berfokus pada kegiatan sosialisasi deteksi dini dengan cara SADARI (Periksa Payudara Sendiri), SADANIS (Periksa Payudara Secara Klinis), dan pendampingan bagi sesama perempuan dengan kanker payudara.
“Melalui aksi ini, kami ingin terlibat aktif dalam menyebarkan kewaspadaan kepada para tamu kami mengenai Kanker Payudara. Juga mengajak mereka juga untuk membantu para pasien, serta pendeteksian dini terhadap kanker payudara yang kami salurkan melalui Love Pink Foundation,” ujar Della.
Selama bulan Oktober ini pun, seluruh karyawan Mercure Serpong Alam Sutera mengenakan pita pink pada seragam sebagai simbol dukungan untuk meningkatkan awareness terhadap Kanker Payudara.
TODAY TAGVIVERE Hotel, ARTOTEL Curated menghadirkan open house dengan konsep berbeda melalui “Big Days, Open Doors”.
Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews