Menakar Tuan Baru Mesin Birokrasi
Jumat, 18 September 2026 | 20:40
Pergantian pimpinan di kementerian keuangan selalu menjadi diskursus publik yang sangat didominasi oleh analisis terkait stabilitas ekonomi makro dan fluktuasi pasar modal.
TANGERANGNEWS.com–Pertamina memastikan harga bahan bakar minyak (BBM) Pertamax atau BBM RON 92 naik pada 1 April 2022. Harga Pertamax yang saat ini di kisaran Rp 9.000 per liter akan menjadi di kisaran Rp 12.000 per liter.
Komisaris Utama PT Pertamina (Persero) Basuki Tjahaja Purnama atau biasa disapa Ahok membenarkan kenaikan harga di kisaran itu. "Lebih kurang begitu," ucap Ahok, seperti dikutip dari Detik, Kamis 31 Maret 2022.
Menurut Ahok, dengan adanya kenaikan tersebut harga Pertamax masih lebih rendah dibandingkan harga BBM sejenis yang dijual pihak swasta. Kenaikan harga Pertamax diharapkan tidak terlalu memberatkan masyarakat. “Supaya masyarakat tidak terlalu berat,” kata dia.
Ahok juga menyebut SPBU swasta tak bisa menaikkan harga terlalu tinggi. “SPBU swasta tidak bisa naikkan terlalu tinggi dengan harga minyak Indonesia ICP sudah US$ 114/barel mulai berlaku 1/4," ujar Ahok.
Sebelumnya, Komisi VI DPR RI mendorong Pertamina mendiskusikan kenaikan harga minyak dunia bersama pemerintah. Hal tersebut disampaikan anggota Komisi VI DPR Andre Rosiade menanggapi isu pihaknya menyetujui kenaikan harga Pertamax menjadi Rp16 ribu per liter.
Isu itu muncul seusai rapat Komisi VI DPR dengan PT Pertamina pada Senin 28 Maret 2022. "Tak ada kesimpulan rapat Komisi VI yang bilang menyetujui angka 16 ribu Pertamax," ujar Andre.
TODAY TAGPergantian pimpinan di kementerian keuangan selalu menjadi diskursus publik yang sangat didominasi oleh analisis terkait stabilitas ekonomi makro dan fluktuasi pasar modal.
Pemerintah daerah (pemda) yang selama ini kewalahan menanggung beban belanja pegawai kini dapat bernapas lega.
Pernyataan Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Hak Asasi Manusia (Kemenham) Banten yang menilai kerukunan umat beragama di Kabupaten Tangerang layak menjadi percontohan nasional menuai kritik keras dari kelompok masyarakat.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews