Connect With Us

Harga Pertamax Naik 1 April, Ahok Bocorkan Kisarannya

Tim TangerangNews.com | Kamis, 31 Maret 2022 | 13:16

Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) Pertamina. (@TangerangNews / Petrominer)

TANGERANGNEWS.com–Pertamina memastikan harga bahan bakar minyak (BBM) Pertamax atau BBM RON 92 naik pada 1 April 2022. Harga Pertamax yang saat ini di kisaran Rp 9.000 per liter akan menjadi di kisaran Rp 12.000 per liter.

Komisaris Utama PT Pertamina (Persero) Basuki Tjahaja Purnama atau biasa disapa Ahok membenarkan kenaikan harga di kisaran itu. "Lebih kurang begitu," ucap Ahok, seperti dikutip dari Detik, Kamis 31 Maret 2022.

Menurut Ahok, dengan adanya kenaikan tersebut harga Pertamax masih lebih rendah dibandingkan harga BBM sejenis yang dijual pihak swasta. Kenaikan harga Pertamax diharapkan tidak terlalu memberatkan masyarakat. “Supaya masyarakat tidak terlalu berat,” kata dia.

Ahok juga menyebut SPBU swasta tak bisa menaikkan harga terlalu tinggi. “SPBU swasta tidak bisa naikkan terlalu tinggi dengan harga minyak Indonesia ICP sudah US$ 114/barel mulai berlaku 1/4," ujar Ahok.

Sebelumnya, Komisi VI DPR RI mendorong Pertamina mendiskusikan kenaikan harga minyak dunia bersama pemerintah. Hal tersebut disampaikan anggota Komisi VI DPR Andre Rosiade menanggapi isu pihaknya menyetujui kenaikan harga Pertamax menjadi Rp16 ribu per liter. 

Isu itu muncul seusai rapat Komisi VI DPR dengan PT Pertamina pada Senin 28 Maret 2022. "Tak ada kesimpulan rapat Komisi VI yang bilang menyetujui angka 16 ribu Pertamax," ujar Andre.

TANGSEL
Uji Coba Pupuk Mikroba Singapura, Bawang Merah Varietas Dataran Tinggi Berhasil Dipanen di Tangsel

Uji Coba Pupuk Mikroba Singapura, Bawang Merah Varietas Dataran Tinggi Berhasil Dipanen di Tangsel

Selasa, 9 Juni 2026 | 18:03

Komoditas bawang merah varietas Batu asal darat tinggi Malang, Jawa Timur berhasil dipanen di kawasan Kota Tangerang Selatan (Tangsel) melalui pemanfaatan teknologi pupuk bio-organik berbasis mikroba.

BISNIS
Dampak Rupiah Melemah, Industri Minuman Kemasan Tertekan Biaya Produksi dan Daya Beli

Dampak Rupiah Melemah, Industri Minuman Kemasan Tertekan Biaya Produksi dan Daya Beli

Jumat, 5 Juni 2026 | 23:57

Industri makanan dan minuman nasional, khususnya sektor minuman kemasan, terus menunjukkan resiliensinya sebagai salah satu tulang punggung manufaktur di Indonesia.

WISATA
Beri Nuansa Beda, Novotel Tangerang Hadirkan Promo Santap All You Can Eat Mongolian BBQ sambil Nikmati Pertunjukan Budaya Nusantara

Beri Nuansa Beda, Novotel Tangerang Hadirkan Promo Santap All You Can Eat Mongolian BBQ sambil Nikmati Pertunjukan Budaya Nusantara

Senin, 8 Juni 2026 | 15:10

Masyarakat Kota Tangerang dan sekitarnya berkesempatan menikmati pertunjukan budaya Nusantara sambil menyantap hidangan makan sepuasnya yang digelar Novotel Tangerang sepanjang Juni 2026.

TEKNO
Waspada! Ada 263 Ribu Link Penjualan Online Kosmetik Ilegal Beredar di Indonesia

Waspada! Ada 263 Ribu Link Penjualan Online Kosmetik Ilegal Beredar di Indonesia

Jumat, 5 Juni 2026 | 18:50

Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Republik Indonesia (RI), Taruna Ikrar mengungkapkan ada sebanyak 263.000 link penjualan kosmetik ilegal yang telah beredar di seluruh wilayah Indonesia.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill