2 Penerbangan Dibatalkan Dampak Kabut Asap Karhutla, Bandara Soetta Siapkan Langkah Mitigasi
Jumat, 16 Oktober 2026 | 19:40
Bencana kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di sejumlah wilayah Indonesia berdampak langsung pada sektor penerbangan.
TANGERANGNEWS.com–Pertamina memastikan harga bahan bakar minyak (BBM) Pertamax atau BBM RON 92 naik pada 1 April 2022. Harga Pertamax yang saat ini di kisaran Rp 9.000 per liter akan menjadi di kisaran Rp 12.000 per liter.
Komisaris Utama PT Pertamina (Persero) Basuki Tjahaja Purnama atau biasa disapa Ahok membenarkan kenaikan harga di kisaran itu. "Lebih kurang begitu," ucap Ahok, seperti dikutip dari Detik, Kamis 31 Maret 2022.
Menurut Ahok, dengan adanya kenaikan tersebut harga Pertamax masih lebih rendah dibandingkan harga BBM sejenis yang dijual pihak swasta. Kenaikan harga Pertamax diharapkan tidak terlalu memberatkan masyarakat. “Supaya masyarakat tidak terlalu berat,” kata dia.
Ahok juga menyebut SPBU swasta tak bisa menaikkan harga terlalu tinggi. “SPBU swasta tidak bisa naikkan terlalu tinggi dengan harga minyak Indonesia ICP sudah US$ 114/barel mulai berlaku 1/4," ujar Ahok.
Sebelumnya, Komisi VI DPR RI mendorong Pertamina mendiskusikan kenaikan harga minyak dunia bersama pemerintah. Hal tersebut disampaikan anggota Komisi VI DPR Andre Rosiade menanggapi isu pihaknya menyetujui kenaikan harga Pertamax menjadi Rp16 ribu per liter.
Isu itu muncul seusai rapat Komisi VI DPR dengan PT Pertamina pada Senin 28 Maret 2022. "Tak ada kesimpulan rapat Komisi VI yang bilang menyetujui angka 16 ribu Pertamax," ujar Andre.
Bencana kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di sejumlah wilayah Indonesia berdampak langsung pada sektor penerbangan.
TODAY TAGInsiden mengejutkan terjadi di perairan Merak ketika KMP Batumandi milik PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) mendadak terbakar saat hendak bersandar di Dermaga VI Pelabuhan Merak, Tamansari, Kecamatan Pulomerak, Kota Cilegon, Banten
Permintaan terhadap hunian dan ruang komersial berkonsep loft di wilayah Bogor terus menunjukkan potensi pertumbuhan yang kuat.
Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (DBMSDA) Kabupaten Tangerang mencatat ada sepanjang 300 kilometer (Km) jalan di wilayahnya mengalami kerusakan berat.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews