Connect With Us

Penting, 6 Cara Agar Motor Tidak Ditarik Mata Elang

Fahrul Dwi Putra | Selasa, 23 Mei 2023 | 14:35

Ilustrasi Oknum Debt Collector. (@TangerangNews / Istimewa)

TANGERANGNEWS.com- Ketika memiliki kewajiban kredit sepeda motor dan tidak mampu memenuhi pembayaran, motor Anda berisiko untuk ditarik oleh debt collector atau mata elang (matel). 

Namun, ada langkah-langkah yang dapat Anda ambil untuk menghindari situasi tersebut. Berikut beberapa tips untuk membantu Anda mengelola hutang motor dengan baik dan menghindari motor ditarik oleh matel.

1. Kelola Keuangan dengan Bijaksana

Buat anggaran bulanan yang mencakup pembayaran cicilan motor. Prioritaskan pembayaran cicilan dan hindari pengeluaran yang tidak perlu dan selalu sisihkan sebagian pendapatan untuk membayar cicilan tepat waktu.

2. Komunikasi yang Aktif

Jika Anda mengalami kesulitan keuangan, segera hubungi pihak kreditur motor Anda. Jelaskan situasi keuangan Anda dengan jujur dan ajukan proposal solusi yang realistis. Lalu, Diskusikan opsi restrukturisasi atau penjadwalan ulang pembayaran yang dapat membantu Anda tetap mengatasi hutang.

3. Cari Bantuan Profesional

Jika Anda kesulitan mengatur keuangan Anda sendiri, pertimbangkan untuk mencari bantuan dari konsultan keuangan atau ahli hutang. Mereka dapat membantu Anda merencanakan strategi pengelolaan keuangan yang lebih efektif dan menyarankan langkah-langkah konkret untuk menghindari ditariknya motor oleh debt collector.

4. Jaga Rekam Jejak

Simpan semua bukti pembayaran, surat-surat perjanjian, dan korespondensi dengan pihak kreditur. Jika terjadi perselisihan atau sengketa, bukti-bukti ini dapat membantu Anda membela diri.

5. Cari Alternatif Pembayaran

Jika Anda tidak lagi mampu membayar cicilan motor, coba mencari alternatif pembayaran. Misalnya, Anda dapat mencari pembeli untuk motor Anda dan menggunakan hasil penjualan untuk melunasi sisa hutang.

6. Jangan Menunda Pembayaran

Jika Anda terlambat membayar cicilan, upayakan untuk segera menyelesaikannya. Terlambat membayar hanya akan membuat situasi semakin rumit dan meningkatkan risiko motor Anda ditarik oleh debt collector.

Dalam menghindari motor ditarik oleh mata elang, penting untuk mengelola keuangan secara bijaksana, berkomunikasi dengan pihak kreditur, dan mencari bantuan profesional jika diperlukan. 

Selalu prioritaskan pembayaran cicilan dan hindari menunda pembayaran. Dengan langkah-langkah yang tepat, Anda dapat mengelola hutang motor Anda dengan baik dan menghindari risiko ditarik oleh mata elang.

BISNIS
Warga Banten Makin Jarang Pakai Uang Tunai, Transaksi QRIS Tembus Rp34 Triliun

Warga Banten Makin Jarang Pakai Uang Tunai, Transaksi QRIS Tembus Rp34 Triliun

Kamis, 14 Mei 2026 | 14:20

Penggunaan pembayaran digital di Provinsi Banten terus melonjak sepanjang awal 2026. Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Banten mencatat nilai transaksi menggunakan QRIS mencapai lebih dari Rp34 triliun.

PROPERTI
Bukan di Bali, Hunian Ala Resort dengan Danau 32 Hektare Ini Ada di Tangerang

Bukan di Bali, Hunian Ala Resort dengan Danau 32 Hektare Ini Ada di Tangerang

Kamis, 14 Mei 2026 | 07:45

Suasana hunian bergaya resort dengan pemandangan danau luas kini tak hanya bisa ditemukan di Bali. Konsep serupa mulai hadir di Tangerang lewat peluncuran klaster premium Matera Lakeside di kawasan Gading Serpong.

AYO! TANGERANG CERDAS
Siswa Miskin 90 Persen Berpeluang Tembus Masuk Sekolah Favorit Pada SPMB 2026

Siswa Miskin 90 Persen Berpeluang Tembus Masuk Sekolah Favorit Pada SPMB 2026

Senin, 11 Mei 2026 | 08:18

Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) mengklaim siswa dari keluarga kurang mampu memiliki peluang lebih besar untuk masuk sekolah yang diinginkan melalui Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) tahun ajaran 2026/2027.

BANTEN
Awal Zulhijah 1447 H Dipantau di 88 Titik, Pantai Anyer Jadi Lokasi Rukyatul Hilal di Banten

Awal Zulhijah 1447 H Dipantau di 88 Titik, Pantai Anyer Jadi Lokasi Rukyatul Hilal di Banten

Jumat, 15 Mei 2026 | 14:08

Kementerian Agama RI akan melakukan pemantauan hilal awal Zulhijah 1447 Hijriah di 88 titik yang tersebar di seluruh Indonesia pada 17 Mei 2026.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill