Connect With Us

Destinasi Wisata Budaya Klenteng Boen Tek Bio

Redaksi | Jumat, 22 Januari 2021 | 09:48

Sejumlah orang Tionghoa saat beribadah di Klenteng Boen Tek Bio. (@TangerangNews / Riska Melani )

Oleh: Riska Melani

TANGERANGNEWS.com-Kota Tangerang memang memiliki berbagai macam tempat wisata yang menarik, seperti pusat kuliner, taman dan wisata alam.  

Namun, jika anda pecinta wisata budaya, Boen Tek Bio bisa menjadi salah satu pilihan yang tepat untuk  Anda kunjungi.  

Klenteng Boen Tek Bio tempat ibadah Tionghoa

Sebagai objek wisata sekaligus mengenal sejarah, Klenteng Boen Tek Bio adalah tempat ibadah bagi Tionghoa dan merupakan klenteng tertua yang dibangun pada tahun 1684.

Sebuah banner yang menyebutkan silsilah perkumpulan Klenteng Boen Tek Bio.

 Sempat mengalami renovasi pada tahun 1844.  Klenteng ini berlokasi di Jalan Bakti No.14, Kelurahan Sukasari, Kecamatan Tangerang, Kota Tangerang, Banten. 

Klenteng Boen Tek Bio adalah tempat ibadah bagi Tionghoa.

Klenteng Boen Tek Bio dapat dikunjungi setiap hari dan tidak dipungut biaya apapun alias gratis, Ditengah pandemi COVID-19 saat ini pihak pengelola menyediakan tempat cuci tangan, serta mewajibkan menggunakan masker saat berada dikawasan tersebut bagi para umat yang ingin beribadah maupun untuk pengunjung. (RED/RAC)

SPORT
Prediksi Skor Persita vs Dewa United Pekan ke-23 BRI Super League 2025/2026, Duel Tim Perwakilan Banten

Prediksi Skor Persita vs Dewa United Pekan ke-23 BRI Super League 2025/2026, Duel Tim Perwakilan Banten

Kamis, 26 Februari 2026 | 17:39

Persita Tangerang akan menjamu Dewa United FC lanjutan pekan ke-23 BRI Super League 2025/2026, di Indomilk Arena, Kamis, 26 Februari 2026, pukul 20.30 WIB.

NASIONAL
Pemerintah Akan Batasi Izin Minimarket Agar Tak Ganggu Kopdes Merah Putih, Aprindo Buka Suara

Pemerintah Akan Batasi Izin Minimarket Agar Tak Ganggu Kopdes Merah Putih, Aprindo Buka Suara

Kamis, 26 Februari 2026 | 19:32

Polemik pembatasan minimarket khususnya Alfamart dan Indomaret, kembali memanas menyusul rencana pemerintah pusat untuk menghentikan izin baru bagi minimarket di wilayah pedesaan.

OPINI
Antara Ibadah dan Konsumerisme Ramadhan yang Semakin Komersial

Antara Ibadah dan Konsumerisme Ramadhan yang Semakin Komersial

Jumat, 27 Februari 2026 | 17:02

Ramadhan secara teologis dimaknai sebagai bulan penyucian diri, penguatan ketakwaan, dan peneguhan solidaritas sosial. Puasa tidak sekadar menahan lapar dan dahaga, melainkan juga latihan spiritual untuk membangun empati dan keadilan sosial.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill