Connect With Us

Heboh Video Syur Diduga Mirip Nagita Slavina, Ini Hasil Analisa Roy Suryo

Rangga Agung Zuliansyah | Minggu, 16 Januari 2022 | 17:14

Diduga mirip Nagita Slavina dalam video syur 61 detik. (@TangerangNews / Istimewa)

TANGERANGNEWS.com-Jagad Media sosial dihebohkan dengan video syur yang memperlihatkan seorang perempuan dengan wajah diduga mirip Nagita Slavina.

Tersebarnya video berdurasi 61 detik itu membuat suami Nagita, Raffi Ahmad Murka. Selain membantah terkait kebenaran video tersebut, Raffi mengaku tidak suka jika kehidupan keluarganya diusik.

“Ingat, Raffi Ahmad tidak akan diam kalau istri dan anaknya diganggu-ganggu,” tegas bapak dua anak ini, seperti dilansir dari JPNN, Minggu 16 Januari 2022.

Video itu juga dianalisa oleh pakar telematika dan informatika, Roy Suryo. Menurutnya, video yang dianggap mirip Nagita itu memang bukan rekayasa.

Namun, ia tidak menjawab soal pemilik asli tubuh wanita dalam video tersebut. Roy menyerahkan kasus video asuslila itu ke kepolisian untuk menyelidikinya lebih dalam.

“Saya katakan itu bukan rekayasa. Dengan tato di bagian tubuhnya seperti itu, apakah dia Nagita Slavina? Nah, itu biarkan kepolisian yang menyelidikinya,” ujar Roy dalam video yang diunggah lewat @KRMTRoySuryo2 di Twitter, Sabtu 15 Januari 2022.

Dia menambahkan sulit untuk merekayasa wajah lewat aplikasi Reface atau FaceApp bila durasinya cukup panjang.

“Nah video ini cukup panjang. Kalau mau direkayasa tentu bagian tubuh yang ada itu (tato), tentu tak bisa dirakayasa," ungkap Roy seperti dilansir Genpi.

Lebih lanjut, Eks Menpora itu mendukung langkah Presiden Kongres Pemuda Indonesia (KPI) Pitra Romadoni Nasution, yang melaporkan kasus itu ke Polres Metro Jakarta Pusat.

“Untuk apa? Demi kebenaran dan nama baik Nagita Slavina. Nanti akan diuji forensik dan perbandingan tubuh. Benar atau tidak,” kata Roy.

Dia juga meminta polisi mengejar siapa penyebar atau pengunggahnya. Menurut Roy, berdasar hukum yang berlaku bukan orang dalam video tersebut yang ditindak, tetapi siapa yang mengunggah dan menyebarkannya.

OPINI
Zonasi Prostitusi dan Ilusi Pendapatan Daerah

Zonasi Prostitusi dan Ilusi Pendapatan Daerah

Jumat, 6 Februari 2026 | 22:24

Alih-alih memberantas prostitusi dan peredaran miras, negara justru berposisi sebagai pengatur lokasi dan tata kelolanya. Maksiat tidak dihapus, hanya dipindahkan dan dilegalkan secara administratif.

BANTEN
Komisi X DPR Soroti Banyak Pemuda Nganggur di Banten, Padahal Kawasan Industri

Komisi X DPR Soroti Banyak Pemuda Nganggur di Banten, Padahal Kawasan Industri

Kamis, 5 Februari 2026 | 20:12

Komisi X DPR RI menyoroti sejumlah masalah di Banten. Fokus utama pada tingginya angka pemuda dalam kategori NEET atau tidak bekerja (not in employment), tidak bersekolah (education) dan tidak mengikuti pelatihan (training).

PROPERTI
Dua Kawasan Summarecon di Tangerang Siap Terhubung Jalur MRT Kembangan-Balaraja

Dua Kawasan Summarecon di Tangerang Siap Terhubung Jalur MRT Kembangan-Balaraja

Kamis, 5 Februari 2026 | 07:29

PT Summarecon Agung Tbk (Summarecon) menyepakati penjajakan awal kerja sama pengembangan jalur MRT Koridor Timur-Barat rute Kembangan- Balaraja dengan PT MRT Jakarta (Perseroda).

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill