Connect With Us

Ikuti Gaya Anak Gaul Citayam, Remaja Tangsel Ramai-ramai Nongkrong di Dukuh Atas Jakarta

Rangga Agung Zuliansyah | Kamis, 14 Juli 2022 | 11:14

Ilustrasi remaja yang nongkrong di Dukuh Atas, Sudirman, Jakarta Pusat. (@TangerangNews / Istimewa)

TANGERANGNEWS.com-Tren nongkrong di Dukuh Atas, Sudirman, Jakarta Pusat, dengan bergaya nyentrik yang kerap dilakukan remaja asal Citayam dan Bojong Gede, ternyata menginspirasi remaja dari kawasan lain.

Seperti halnya remaja asal Kota Tangerang Selatan. Mereka rela jauh-jauh datang ke Dukuh Atas, tak hanya untuk nongkrong, tapi juga ingin bertemu Bonge dan Jeje, remaja yang sedang viral di sosial media.

"Ke sini baru ini (pertama kali). Pengin main aja, sebenarnya mau ketemu Bonge," ungkap Ello, remaja asal Pondok Kacang, Kota Tangsel, seperti dilansir dari TribunJakarta, Selasa 12 Juli 2022.

Hal yang sama juga dikatakan temannya, Wawan. ia mengaku ingin bertemu Jeje secara langsung. "Jeje juga mau ketemu. Mau lihat aslinya. Tapi sayang dari tadi belum ada yang ketemu," ungkapnya.

Sebagai informasi, kawasan Dukuh Atas ramai dikunjungi para remaja asal Citayam dan sekitarnya yang biasa nongkrong bersama teman-teman.

Tak hanya nongkrong, banyak remaja yang menjadi kawasan tersebut sebagai lokasi untuk mengeskpresikan diri melalui pakaian atau outfit, hingga muncul istilah "Citayam Fashion Week".

PROPERTI
Program Video Competition Sinar Mas Land Diganjar Penghargaan Perhumas PR Excellence Awards 2026

Program Video Competition Sinar Mas Land Diganjar Penghargaan Perhumas PR Excellence Awards 2026

Rabu, 21 Oktober 2026 | 22:48

Sinar Mas Land kembali mengukuhkan prestasinya di bidang komunikasi korporasi dengan meraih Juara II Perhumas PR Excellence Awards 2026 untuk kategori Teknologi & Digital PR.

BANTEN
Usul Tambah OPD Jadi 31, Pemprov Banten Klaim Demi Efisiensi Anggaran

Usul Tambah OPD Jadi 31, Pemprov Banten Klaim Demi Efisiensi Anggaran

Jumat, 23 Oktober 2026 | 16:35

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten mengajukan usulan penataan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dengan penambahan jumlah instansi.

NASIONAL
Bos Buruh Klaim Pabrik PHK Massal Bukan karena Upah Tinggi, Ini Empat Penyebabnya

Bos Buruh Klaim Pabrik PHK Massal Bukan karena Upah Tinggi, Ini Empat Penyebabnya

Rabu, 14 Oktober 2026 | 14:45

Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Said Iqbal menilai kenaikan upah minimum bukan penyebab utama penutupan pabrik dan pemutusan hubungan kerja (PHK) di Indonesia.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill