Connect With Us

Ketika Chef JHL Solitaire Tangerang Sajikan Makanan Artistik Bak Melukis di Kanvas

Rangga Agung Zuliansyah | Minggu, 23 Oktober 2022 | 23:05

Executive Sous Chef JHL Solitaire Gading Serpong Bernard Johnson memperlihatkan aksi membuat makanan bertema seni, Minggu 23 Oktober 2022. (@TangerangNews / Rangga Agung Zuliansyah)

TANGERANGNEWS.com-Hotel JHL Solitaire Gading Serpong, Kabupaten Tangerang memberikan pengalaman berbeda menikmati makan siang. Pengunjung disuguhkan makanan yang disajikan dengan cara artistik di salah satu outlet JHL, Mangan All Day Dining Restaurant. 

Executive Sous Chef JHL Solitaire Gading Serpong Bernard Johnson menunjukkan langsung kepiawaiannya memasak steak daging sapi serta menatanya dengan cantik di atas meja kaca bulat.

Di awali dengan tiga jenis saus berwarna  merah muda, kuning dan hitam yang dibentuk seperti efek cipratan dan lingkaran. Lalu satu-persatu, Bernard menaruh potato wedges, dilengkapi berbagai sayuran seperti brokoli, buncis, wortel, jagung manis dan tomat dengan taburan roti giling. Tak lupa garnish untuk mempercantiknya.

Terakhir, steak seberat hampir satu kilo yang masih dalam keadaan panas langsung ditempatkan di tengah-tengah meja sebagai sajian utama. Garam laut juga ditaburkan di atasnya sebagai sentuhan akhir.

Bernard mengatakan, makanan bertema seni ini disebut Artsy Brunch. Proses memasak serta penyajiannya pun langsung di depan pengunjung.

"Jadi tujuannya memang memberikan pengalaman berbeda ke pengunjung bahwa seni pun bisa dilakukan pada makanan. Selain enak juga indah," katanya, Minggu 23 Oktober 2022.

Adapun jenis daging yang disajikan yakni sirloin dengan tingkat kematangan medium rare. Alasan Bernard memilih jenis daging tersebut karena lebih berlemak, sehingga rasanya lebih gurih dan sangat disukai kebanyakan orang Indonesia.

"Untuk kematangannya medium rare karena lebih juicy dan empuk, tidak cocok jika dimasak terlalu matang," jelasnya.

Bernard menjelaskan, sajian artistik ini bisa pengunjung nikmati dengan mengambil paket Artsy Bruncy yang hanya tersedia pada hari Minggu tanggal 23 dan 30 Oktober 2022.

"Untuk harganya sebesar Rp450 ribu per pax, dengan jumlah maksimal enam orang per meja. Tersedia pukul 12.00-15.00 WIB," ungkapnya.

Manager JHL Solitaire Lindawati Muhlis mengatakan Artsy Brunch merupakan bagian dari program promo Art-tober. Selain, makanan, pengunjung juga dapat menikmati keindahan berbagai lukisan dari Art Serpong Gallery yang ditampilkan di restoran.

"Kami hadirkan belasan lukisan karya anak bangsa. Karya-karya pelukis ini juga dapat dimiliki pengunjung dengan harga yang sudah ditentukan," ungkapnya.

TEKNO
Tangsel One Akhirnya Diluncurkan, Layanan Publik Bisa Diakses Lewat Chat

Tangsel One Akhirnya Diluncurkan, Layanan Publik Bisa Diakses Lewat Chat

Kamis, 30 April 2026 | 17:48

Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Tangsel) melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) resmi meluncurkan inovasi layanan publik berbasis digital, Tangsel One, yang dilengkapi dengan asisten virtual Helita (Helo Kita Tangsel).

TOKOH
Selamat Jalan, Penyanyi Vidi Aldiano Meninggal Dunia Usai Berjuang Lawan Kanker

Selamat Jalan, Penyanyi Vidi Aldiano Meninggal Dunia Usai Berjuang Lawan Kanker

Sabtu, 7 Maret 2026 | 18:51

Kabar duka datang dari dunia musik Indonesia. Penyanyi Vidi Aldiano dikabarkan meninggal dunia pada usia 35 tahun. Informasi tersebut disampaikan sejumlah musisi Tanah Air melalui media sosial pada Sabtu, 7 Maret 2026, dikutip dari Kompas.

BANDARA
Haji 2026, Injourney Airports Hadirkan Layanan Mecca Route hingga Embarkasi Terintegrasi

Haji 2026, Injourney Airports Hadirkan Layanan Mecca Route hingga Embarkasi Terintegrasi

Selasa, 21 April 2026 | 22:00

Kantor Regional I PT Angkasa Pura Indonesia (Injourney Airports) menyatakan kesiapan penuh untuk melayani keberangkatan jemaah haji tahun 1447H/2026.

KAB. TANGERANG
Tidak Istitha'ah, 7 Jemaah Calon Haji Asal Banten Gagal Berangkat

Tidak Istitha'ah, 7 Jemaah Calon Haji Asal Banten Gagal Berangkat

Selasa, 5 Mei 2026 | 21:24

Sebanyak tujuh jamaah calon haji asal Provinsi Banten Banten gagal berangkat ke tanah suci dan dipulangkan dari Embarkasi Grand El Hajj, Cipondoh, Kota Tangerang lantaran tidak istitha'ah atau tidak memenuhi syarat kemampuan.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill