Connect With Us

Buket Uang Rp5.000 untuk Acara Wisuda dan Ulang Tahun, Begini Cara Membuatnya

Fahrul Dwi Putra | Jumat, 25 November 2022 | 12:57

Ilustrasi buket uang Rp5.000. (@TangerangNews / Istimewa)

TANGERANGNEWS.com-Buket merupakan salah satu buah tangan yang sering diberikan saat acara tertentu seperti wisuda atau ulang tahun.

Buket dimaksudkan sebagai tanda si pemberi ikut senang merayakan acara dari yang diberikan.

Terdapat banyak macam buket, ada yang berisi boneka, makanan ringan, hingga uang dengan nominal tertentu. Selain itu, banyak juga jasa yang menawarkan untuk pembutan buket.

Namun, ternyata membuat buket tidak terlalu sulit, sehingga jika membuat sendiri lebih menghemat biaya. Berikut cara membuat buket sendiri seperti dikutip dari idntimes.com, Jumat 25 November 2022:

 

Bahan dan alat yang digunakan: 

-Uang kertas Rp5.000 (10 lembar) 

-10 lembar plastik opp 5x7 

-10 tusukan sate 

-4 gabus putih ukuran 1,5x10x10 

-Kardus 1 lembar ukuran 20x35 untuk bungkus gabus 

-Kertas cellophane 2 Ir ukuran 58×58 

-Bunga artificial kecil 4 tangkai 

-5 lembar kertas tisu 16x16 

-Pita secukupnya 

-Selotip dan double tape 

-Gunting, cutter, tang pemotong kawat 

 

Cara membuat Buket Uang: 

1. Masukkan uang ke dalam plastik opp, lakukan secara berulang hingga ke lembar 10. 

2. Rekatkan tusukkan sate menggunakan selotip, di salah satu sisi uang dan lakukan secara berulang. 

3. Tumpuk keempat gabus putih dan rekatkan menggunakan double tape di setiap sisi. Lalu ulangi lagi menggunakan selotip untuk mengikat keempat gabus. 

4. Lapisi gabus menggunakan kardus, dan ikat kardus menggunakan selotip hingga merekat sempurna. 

5. Tusuk uang pada gabus dengan posisi 5 lembar uang lebih tinggi dibanding dengan 5 lainnya, yang dimulai dari bagian kardus paling belakang. Susun uang seperti bentuk kipas. 

6. Dua gabus di bagian depan diisi dengan 4 tangkai bunga artificial yang telah disiapkan. 

7. Lipat tak beraturan kertas tisu menyerupai bunga yang mekar, kemudian rekatkan pada sisi depan bunga artificial. 

8. Bagi 1 kertas cellophane menjadi 6 bagian dengan ukuran 3 lebih besar dan 3 lainnya lebih kecil.  

9. Tempelkan kertas cellophane dengan ukuran besar di bagian tengah buket.

10. Untuk bagian pinggir buket, lipat bagian sisinya menutup sedikit dari lebarnya kertas. 

11. Lakukan berulang hingga seluruh sisi kardus tertutup. 

12. Setelah seluruh sisi kardus tertutup dengan kertas cellophane, di bagian akhir pasang pita di bagian tangkai buket. Buket bunga telah jadi.

BANTEN
Cuaca di Banten Makin Panas, BMKG Sebut Mulai Masuki Musim Kemarau

Cuaca di Banten Makin Panas, BMKG Sebut Mulai Masuki Musim Kemarau

Rabu, 10 Juni 2026 | 05:39

Masyarakat Banten belakangan merasakan suhu udara yang lebih panas dari biasanya. Kondisi tersebut ternyata berkaitan dengan peralihan musim yang sedang berlangsung di wilayah Banten.

TEKNO
Waspada! Ada 263 Ribu Link Penjualan Online Kosmetik Ilegal Beredar di Indonesia

Waspada! Ada 263 Ribu Link Penjualan Online Kosmetik Ilegal Beredar di Indonesia

Jumat, 5 Juni 2026 | 18:50

Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Republik Indonesia (RI), Taruna Ikrar mengungkapkan ada sebanyak 263.000 link penjualan kosmetik ilegal yang telah beredar di seluruh wilayah Indonesia.

SPORT
Boyong Shin Tae-yong, Persija Siapkan Dana Rp545 Miliar untuk Belanja Pemain Musim 2026/2027 

Boyong Shin Tae-yong, Persija Siapkan Dana Rp545 Miliar untuk Belanja Pemain Musim 2026/2027 

Senin, 8 Juni 2026 | 17:38

Persija Jakarta menyiapkan anggaran besar mencapai Rp545 miliar untuk mendukung proyek pembangunan tim bersama pelatih anyar Shin Tae-yong menghadapi kompetisi Super League 2026/2027.

TANGSEL
Uji Coba Pupuk Mikroba Singapura, Bawang Merah Varietas Dataran Tinggi Berhasil Dipanen di Tangsel

Uji Coba Pupuk Mikroba Singapura, Bawang Merah Varietas Dataran Tinggi Berhasil Dipanen di Tangsel

Selasa, 9 Juni 2026 | 18:03

Komoditas bawang merah varietas Batu asal darat tinggi Malang, Jawa Timur berhasil dipanen di kawasan Kota Tangerang Selatan (Tangsel) melalui pemanfaatan teknologi pupuk bio-organik berbasis mikroba.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill