Connect With Us

Lord Rangga Sasana Berpulang, Awalnya Dianggap Halu Kini Banyak yang Merasa Kehilangan

Fahrul Dwi Putra | Rabu, 7 Desember 2022 | 13:53

Lord Rangga Sasana, mantan petinggi Sunda Empire. (@TangerangNews / Istimewa)

TANGERANGNEWS.com-Publik sempat dihebohkan dengan kemunculan Sunda Empire pada Januari 2020, salah satu tokoh sentralnya ialah Rangga Sasana.

Rangga Sasana selaku perwakilan Sunda Empire yang mengklaim sebagai kekaisaran Bumi. Sewaktu itu ia menyerukan pembaruan tatanan dunia dan meminta untuk seluruh negara untuk mendaftar ulang.

Pernyataan kontroversialnya itu, sempat ia utarakan pada sebuah acara diskusi politik di televisi nasional yang dipandu Karni Ilyas.

Dalam acara tersebut Rangga mengatakan hal-hal yang lebih kontroversial lagi dari pernyataan sebelumnya.

"Saya adalah sekretaris The Heeren Zeventien, ini adalah panitia 17 sejak perang dunia kedua, sejak bom Hiroshima-Nagasaki dihancurkan, maka seluruh pemerintahan bumi di-nol-kan," ujar Rangga pada unggahan kanal Youtube tvOneNews, 22 Januari 2020, lalu. 

Pernyataan-pernyataan Rangga Sasana itu kemudian ramai dan banyak menuai hujatan dari para warganet. Rangga dianggap hanya sedang halu dan cari sensasi semata.

Melansir dari tribunjabar.com, Rangga pun sempat berseteru dengan mantan Menteri Pemuda dan Olahraga, Roy Suryo. Hal itu buntut dari pertemuan keduanya di acara yang dipandu oleh Karni Ilyas tersebut.

Roy Suryo menuding Rangga telah melakukan pencemaran nama baik dan penyebaran berita bohong, dengan menyebut PBB dan NATO didirikan di Bandung.

Kontroversi itu pun berujung pada ditangkapnya Rangga Sasana bersama dua petinggi Sunda Empire lainnya, oleh Tim Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Jawa Barat pada 28 Januari 2020.

Melansir dari detik.com, Rabu 6 Desember 2022. Pengadilan Negeri (PN) Bandung menetapkan vonis 2 tahun penjara kepada Rangga Sasana, karena terbukti bersalah atas penyebaran berita bohong pada Senin 27 Oktober 2020.

Beberapa bulan setelah dipenjaranya Rangga Sasana, sosok yang dianggap penipu itu, tak diduga beberapa pernyataannya benar terjadi.

Salah satunya adalah, Rangga pernah menyebutkan bahwa Bos Microsoft, Bill Gates dan pendiri Alibaba, Jack Ma akan mengundurkan diri.

Lalu, tak berselang lama tepatnya pada Maret 2020, muncul artikel mengenai mundurnya Bill Gates dari dewan direksi Microsoft. Begitupun dengan Jack Ma yang mengundurkandiri dari dewan direksi Softbank pada Mei 2020.

"Semua yang dikatakan Lord Rangga Benar! Kebetulan kah? apa dia emang dukun peramal masa depan, dari Sunda Empire?!," warganet berkomentar.

Setelah lama menghilang, Rangga Sasana dinyatakan bebas pada 23 April 2021. Kemudian, Rangga diundang menjadi tamu Podcast Close The Door pada 19 Mei 2021. Dalam acara itu dia berbincang dengan Coki Pardede, Tretan Muslim dan Deddy Corbuzier.

Dalam podcast itulah julukan Lord yang disematkan pada Rangga menjadi viral, lantaran pernyataannya tentang titan dan tatanan dunia yang dianggap warganet sangat mengocok perut.

Sejak saat itu, Rangga Sasana mulai serius menekuni dunia konten kreator dengan membuat akun Instagram @lordranggaofficial. Dia pun sempat membintangi beberapa iklan dan film.

Kini, Lord Rangga telah meninggal dunia pada Rabu 7 Desember 2022, pukul 05.30 WIB, dinihari, akibat penyakit paru-paru yang telah dideritanya sejak dua tahun lalu.

Warganet pun beramai-ramai mengucapkan belasungkawa atas kepergiannya di akun @lordranggaofficial.

"Tatanan "New World" yang pernah lord usulkan, kini telah terkubur dengan jasadnya di dalam tanah. Terimakasih lord tidurlah dengan tenang dan tenang di alam sana," tulis warganet.

OPINI
May Day dan Gugatan Marx di Balik Penjara Digital

May Day dan Gugatan Marx di Balik Penjara Digital

Jumat, 1 Mei 2026 | 16:57

Sejarah dari seluruh masyarakat yang ada hingga sekarang adalah sejarah perjuangan kelas." Kalimat pembuka Karl Marx dalam Manifesto Komunis (1848) ini sering kali dianggap sebagai peninggalan masa lalu yang tak lagi relevan.

TANGSEL
Polisi Ringkus Pelaku Penusuk Lansia saat Asuh Cucu di Pondok Aren, Diduga Dendam Kerap Digosipkan

Polisi Ringkus Pelaku Penusuk Lansia saat Asuh Cucu di Pondok Aren, Diduga Dendam Kerap Digosipkan

Selasa, 5 Mei 2026 | 14:40

Pelaku penusukan seorang lansia di Kelurahan Pondok Pucung, Kecamatan Pondok Aren, Kota Tangerang Selatan (Tangsel), pada Minggu 3 Mei 2026, ditangkap aparat Kepolisian.

TEKNO
Tangsel One Akhirnya Diluncurkan, Layanan Publik Bisa Diakses Lewat Chat

Tangsel One Akhirnya Diluncurkan, Layanan Publik Bisa Diakses Lewat Chat

Kamis, 30 April 2026 | 17:48

Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Tangsel) melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) resmi meluncurkan inovasi layanan publik berbasis digital, Tangsel One, yang dilengkapi dengan asisten virtual Helita (Helo Kita Tangsel).

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill