Hari ini Puncak Arus Mudik di Bandara Soekarno-Hatta, Penumpang Diprediksi Capai 243 Ribu
Jumat, 28 Maret 2025 | 17:59
Puncak arus mudik di Bandara Soekarno-Hatta Kota Tangerang diperkirakan terjadi pada hari ini, Jumat 28 Maret 2025.
TANGERANGNEWS.com- Komedian kondang Bedu diisukan terjerat pinjaman online (pinjol) hingga hendak menjual rumah mewah miliknya seharga Rp5,5 miliar yang berada di kawasan Cirendeu, Kota Tangerang Selatan (Tangsel).
Berdasarkan informasi yang beredar, alasan Bedu melakukan pinjol lantaran sepinya tawaran job saat pandemi Covid-19 beberapa waktu lalu.
Akibatnya, saat ini dikabarkan komedian bernama asli Harabdu Tohar itu kesulitan membayar utang pinjol karena tingginya bunga yang dibebankan.
Namun, Pihak manajemen yang menaungi Bedu secara tegas menampik kabar beredar tersebut.
"Itu Hoaks," singkat Ayu, manajemen Bedu saat dikonfirmasi seperti dikutip dari JawaPos.com, Selasa, 10 Oktober 2023.
Ayu memastikan saat ini Bedu tidak terlilit utang hingga kesulitan keuangan seperti yang beredar di media sosial.
Adapun terkait menjual rumahnya di kawasan Tangsel, pihak manajemen membenarkan hal tersebut. Namun, alasannya bukan karena terlilit pinjol melainkan Bedu hendak pindah rumah.
"Tolong jangan dilebih-lebihkan," tegas Ayu.
Tak hanya itu, pihak manajemen juga menyatakan Bedu tidak sampai harus menurunkan tarif untuk jobnya. Sebab, menurut Ayu setiap stasiun televisi memiliki kebijakan dan kesepakatan harganya masing-masing.
"Enggak kok. Sudah ada rate masing-masing untuk tiap TV," katanya.
Puncak arus mudik di Bandara Soekarno-Hatta Kota Tangerang diperkirakan terjadi pada hari ini, Jumat 28 Maret 2025.
Sejak resmi menjadi kota administratif pada 28 Februari 1993 setelah sebelumnya tergabung dalam Kabupaten Tangerang, Kota Tangerang telah menginjak usia ke-32 pada Jumat, 28 Februari 2025.
Lagi dan lagi pelecehan seksual terhadap anak terus saja terjadi. Berulangnya peristiwa ini menunjukkan bahwa masalah ini bukan sekadar kesalahan pada oknum, melainkan memang ada yang salah dari pengurusan negara ini.
Di balik cahaya lampu yang menyala di rumah, masjid, dan jalanan saat Hari Raya, ada sosok yang rela meninggalkan kebersamaan dengan keluarga demi menjaga keandalan listrik.