Hari ini Puncak Arus Mudik di Bandara Soekarno-Hatta, Penumpang Diprediksi Capai 243 Ribu
Jumat, 28 Maret 2025 | 17:59
Puncak arus mudik di Bandara Soekarno-Hatta Kota Tangerang diperkirakan terjadi pada hari ini, Jumat 28 Maret 2025.
TANGERANGNEWS.com- Youtuber dan selebgram Ria Yunita alias Ria Ricis diduga menjadi korban pengancaman dan pemerasan oleh orang tak dikenal.
Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Ade Ary Syam Indradi mengatakan, pihak kepolisian sudah menerima laporan dari Ria Ricis pada 7 Juni 2024, lalu.
"Saudari RR menerima ancaman melalui media elektronik bahwa akan disebarkan foto atau video pribadi milik korban ke media sosial," jelas Ary dalam keterangannya dikutip Selasa, 11 Juni 2024.
Ary menjelaskan, awalnya Ria Ricis dihubungi oleh seseorang bernama Jacky. Terduga pelaku mengancam akan menyebarkan foto maupun video pribadi mantan istri Teuku Ryan itu ke media sosial jika tidak mengirimkan uang sebesar Rp300 juta.
"Disebutkan nomor rekeningnya di ancaman itu ke nomor rekening atas nama Jacky. Sedang didalami oleh Subdit Siber kasus ini," kata Ary.
Sementara itu, Ria Ricis mengaku merasa dirugikan dengan adanya upaya pemerasan dan pengancaman terhadap dirinya tersebut.
Bahkan, adik dari pendakwah Ustazah Oki Setiana Dewi itu menyebut dugaan pemerasan juga menyasar ke orang-orang terdekatnya.
"Bukan ke saya saja, tapi ada di beberapa pihak kayak tim manajemen bahkan keluarga bahkan orang-orang terdekat juga jadi kena imbasnya," ujarnya usai menjalani pemeriksaan penyidik Polda Metro Jaya.
Ria Ricis berharap, tim penyidik dari Subdit Siber Polda Metro Jaya dapat segera mengungkap dan menangkap sosok yang mengancam dirinya.
Puncak arus mudik di Bandara Soekarno-Hatta Kota Tangerang diperkirakan terjadi pada hari ini, Jumat 28 Maret 2025.
Stadion Indomilk Arena Kabupaten Tangerang menjadi salah satu dari 17 stadion di Indonesia yang diesmikan Prabowo Subianto, Selasa 18 Maret 2025.
Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengumumkan keadaan darurat ekonomi nasional pada Selasa, 2 April 2025, waktu setempat.
Lagi dan lagi pelecehan seksual terhadap anak terus saja terjadi. Berulangnya peristiwa ini menunjukkan bahwa masalah ini bukan sekadar kesalahan pada oknum, melainkan memang ada yang salah dari pengurusan negara ini.