Hari ini Puncak Arus Mudik di Bandara Soekarno-Hatta, Penumpang Diprediksi Capai 243 Ribu
Jumat, 28 Maret 2025 | 17:59
Puncak arus mudik di Bandara Soekarno-Hatta Kota Tangerang diperkirakan terjadi pada hari ini, Jumat 28 Maret 2025.
TANGERANGNEWS.com-Penghujung tahun di Kota Tangerang akan dimeriahkan dengan event Culinary Day Kota Tangerang yang dibuka secara gratis untuk umum.
Event ini akan berlangsung di Lapangan Ahmad Yani, Alun-Alun Kota Tangerang, pada Minggu 15 Desember 2024.
Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Tangerang Rizal Ridolloh mengungkapkan, Culinary Day Kota Tangerang tahun ini akan dimeriahkan dengan guest star nasional Vierratale dan sederet hiburan lokal lainnya.
“Selain Vierratale, juga akan dimeriahkan oleh D’Korps Band, tampilan Sanggar Tari Eschoda, BJB Band, Medulla Band hingga Rabas Band,” seru Rizal, Jumat 13 Desember 2024.
Ia pun menjelaskan, Culinary Day Kota Tangerang 2024 akan dipenuhi dengan puluhan UMKM dan kuliner hotel di Kota Tangerang, dengan ragam kuliner khas Indonesia khususnya Kota Tangerang.
Untuk itu, masyarakat Kota Tangerang diimbau agar berbondong-bondong turut memeriahkan Culinary Day Kota Tangerang 2024, guna merasakan momen berwisata kuliner, dengan hiburan yang menarik dan memberikan kesan yang tak terlupakan.
“Ayo, masyarakat Kota Tangerang pastikan hadir, bergabung dan memeriahkan dalam perayaan akhir tahun terbesar di Kota Tangerang. Jangan lupa, datang dengan keluarga, teman dan kerabat untuk nikmati hari yang penuh kebahagiaan bersama,” ajaknya.
Puncak arus mudik di Bandara Soekarno-Hatta Kota Tangerang diperkirakan terjadi pada hari ini, Jumat 28 Maret 2025.
Lebaran selalu menjadi momen yang dinanti untuk berkumpul bersama keluarga. Tahun ini, suasana terdapat empat rekomendasi film Indonesia terbaru yang siap menghibur penonton di bioskop.
Sejak resmi menjadi kota administratif pada 28 Februari 1993 setelah sebelumnya tergabung dalam Kabupaten Tangerang, Kota Tangerang telah menginjak usia ke-32 pada Jumat, 28 Februari 2025.
Lagi dan lagi pelecehan seksual terhadap anak terus saja terjadi. Berulangnya peristiwa ini menunjukkan bahwa masalah ini bukan sekadar kesalahan pada oknum, melainkan memang ada yang salah dari pengurusan negara ini.