Connect With Us

12 Pesawat Latih STPI Curug Disita Kejagung

Rangga Agung Zuliansyah | Selasa, 11 Juni 2013 | 22:08

Ilustrasi Pesawat Garuda Indonesia (Sumber Google / TangerangNews)

TANGERANGNEWS.com-Dari 18 pesawat latih milik Sekolah Tinggi Penerbangan Indonesia (STPI) Curug, Kabupaten Tangerang,  12 diantaranya disita Kejaksaan Agung (Kejagung), Kamis (30/05/2013) lalu. Penyitaan itu dilakukan lantaran adanya dugaan korupsi dalam pengadaan pesawat latih sayap tetap atau fixed wing  di Kementerian Perhubungan.
  
Kepala Humas STPI Curug, Roy B Poluan mengatakan, selain 12 pesawat Kejagung juga menyita dua link simulator sebagai bukti dugaan korupsi oleh Kementrian Perhubungan terkait pengadaan barang tersebut.

"Tentu saja, pengaruhnya besar sekali. Dan, ini menghambat program pemenuhan penerbang," kata Boy , Selasa (11/6).

Sementara, staf hanggar pesawat STPI di Bandara Budiarto Curug, Hery Kurniawan mengatakan, untuk saat ini kegiatan pelatihan penerbangan untuk para taruna masih berjalan seperti biasa.

"Walaupun saat ini kegiatan masih berjalan seperti biasa, tentu saja untuk kedepan ini sangat menghambat program peningkatan kuota para calon penerbang," terangnya.

Menurutnya, proyek pengadaan barang berupa pesawat latih tersebut kepada STPI didatangkan 18 pesawat untuk tahun ajaran 2010-2013 senilai Rp.138.801.300.000.  
 
Penyelidikan kasus ini telah menetapkan tiga tersangka. Adapun dugaan korupsi karena diduga setelah pembayaran selesai 100 persen pada 14 Desember 2012, hanya ada enam unit pesawat yang ada. Penyidikan direncanakan untuk mengumpulkan alat bukti dugaan tindak pidana korupsi tersebut. (MOE)
BANDARA
Polisi Temukan Paket Kiriman Isinya 8,3 Kg Sabu di Kargo Bandara Soetta, Nilainya Rp10 Miliar

Polisi Temukan Paket Kiriman Isinya 8,3 Kg Sabu di Kargo Bandara Soetta, Nilainya Rp10 Miliar

Selasa, 7 Juli 2026 | 22:52

Satuan Reserse Narkoba (Sat Resnarkoba) Polresta Bandara Soekarno-Hatta menggagalkan penyelundupan narkotika golongan I jenis sabu seberat 8.369 gram (8,3 kilogram) melalui paket kiriman.

MANCANEGARA
Malaysia Pangkas Harga Solar Jadi Rp9.000-an per Liter, Ini Alasan di Baliknya

Malaysia Pangkas Harga Solar Jadi Rp9.000-an per Liter, Ini Alasan di Baliknya

Selasa, 23 Juni 2026 | 11:51

Pemerintah Malaysia memutuskan menurunkan harga solar menjadi 2,10 ringgit Malaysia atau sekitar Rp9.061 per liter mulai Juli 2026.

OPINI
Menimbang Insentif Tambahan bagi Guru Sekolah Gratis di Banten

Menimbang Insentif Tambahan bagi Guru Sekolah Gratis di Banten

Selasa, 7 Juli 2026 | 18:46

Program sekolah gratis pada dasarnya bertujuan meringankan beban masyarakat. Akan tetapi, pelaksanaannya melibatkan berbagai sekolah dengan kondisi yang sangat beragam.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill