Connect With Us

Gadis Baru Lulus SD Disekap & Diperkosa di Cisoka

Rangga Agung Zuliansyah | Kamis, 4 Juli 2013 | 20:30

ilustrasi pemerkosaan (kompas / kompas)



TANGERANGNEWS.com -MWR, seorang gadis yang berusia 12 tahun warga asal Jeujing Kecamatan Cisoka, Kabupaten Tangerang menjadi korban penyekapan disertai pemerkosaan.
 
Korban diketahui disekap pelaku pada Selasa (25/06) hingga Rabu (26/06). Pelaku penyekap dan pemerkosa warga  yang tinggal di Desa Jeunjing,  Kecamatan Cisoka, Kabupaten Tangerang itu ternyata adalah Agus,27.

Agus sendiri melakukan modus operandi berpura-pura mengajak jalan-jalan.  Hal itu dikatakan, Kardi ,50, ayah tiri korban  saat ditemui wartawan, Rabu (3/7). “Sejak dibawa dia, anak saya tidak kembali,” ujar Kardi, di Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polresta Tangerang.

Ironisnya,  saat bertemu Kardi, Agus tak mengakui dirinya masih menyekap anaknya. Padahal, Kardi sendiri mendapati informasi dari para tetangga, Agus adalah orang terakhir yang terlihat bersama anak gadisnya itu.
 
"Dia selalu mengelak saat ditanya soal keberadaan anak saya. Setelah saya tanya dengan nada tinggi,  baru dia ngaku. Anak saya disembunyikan di sebuah rumah kosong," ujar Kardi.

Akibat penyekapan itu, menurut Kardi, psikologis korban seperti tak seimbang. Bahkan, korban seringkali jatuh pingsan. Merasa curiga korban telah diperkosa, pihak keluarga pun mencoba membawanya ke rumah sakit.
 



"Anak saya akhirnya  mengaku dia diperkosa Agus. Nah, hari Jumat (28/6) setelah anak saya pulih, kami melaporkan masalah ini ke Polsek Cisoka. Kemudian diarahkan ke unit PPA Polresta Tangerang," ucapnya.

Kardi sendiri tidak menyangka, Agus pria yang dikenalnya sebagai karyawan pabrik tega menodai anak tiri pertamanya yang baru lulus dari bangku sekolah dasar.
Pihaknya juga tidak tahu apakah anaknya memiliki hubungan seperti berpacaran dengan pelaku.

"Saya tidak menyangka. Saya kenal dia, dia itu  suka main ke rumah, bertemu anak saya. Saya tidak tahu mereka ada hubungan apa, sampai akhirnya ada kejadian seperti ini,” ujarnya.

Kepala Unit PPA Polresta Tangerang, Ipda Rolando Hutajulu membenarkan adanya kejadian tersebut. Kasus ini masih dalam pemeriksaan petugas.
"Pelakunya juga sudah kami amankan. Saat ini,  kasusnya masih kami dalami,” singkatnya.  (MOE)

 

TANGSEL
Musim Hujan Tiba, Pemkot Tangsel Antisipasi Banjir hingga Penyebaran Penyakit

Musim Hujan Tiba, Pemkot Tangsel Antisipasi Banjir hingga Penyebaran Penyakit

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:36

Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Pemkot Tangsel) memperketat mitigasi banjir sekaligus kewaspadaan terhadap potensi penyebaran penyakit seiring meningkatnya intensitas hujan di wilayahnya.

WISATA
Catat Jadwalnya, Festival Layang-layang Meriahkan Akhir Pekan di Paramount Petals

Catat Jadwalnya, Festival Layang-layang Meriahkan Akhir Pekan di Paramount Petals

Minggu, 18 Oktober 2026 | 12:15

Paramount Petals Tangerang menghadirkan Festival Layang-layang Paramount Petals sebagai pilihan aktivitas akhir pekan bagi keluarga.

AYO! TANGERANG CERDAS
Ratusan Siswa Ikuti Munsya 2026, Eks Menlu Hassan Wirajuda Dorong Generasi Muda Siap Bersaing 

Ratusan Siswa Ikuti Munsya 2026, Eks Menlu Hassan Wirajuda Dorong Generasi Muda Siap Bersaing 

Minggu, 1 November 2026 | 19:32

Ratusan siswa tingkat SD, SMP, hingga SMA mengikuti Model United Nations Syafana Islamic School (Munsya) 2026 yang digelar di Gedung Ade Kismantoro Secondary pada 31 Oktober hingga 1 November 2026.

TOKOH
KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan

KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan

Senin, 7 September 2026 | 15:29

‎Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill