Connect With Us

Pengrajin Tempe Tangerang kembali produksi

Jangkar | Jumat, 13 September 2013 | 18:16

Tampak pengrajin tempe mulai memproduksi (Jangkar / TangerangNews)


TANGERANG-Pasca mogok produksi selama tiga hari, akhirnya pengrajin tempe di Tangerang kembali memproduksi, Jumat (13/9).

"Ya, kami kembali memproduksi," ujar Johari, pengrajin tempe Kelurahan Mekarbakti, Kecamatan Panongan yang menjadi panggalan tempat memproduksi tempe.

Menurut Johari, mogok massal  yang dilakukan pihaknya seperti tidak ada hasilnya. "Sebab, kedelai masih saja mahal," katanya.

Sehingga, dirinya beserta perajin lainnya memutar otak. "Ukuran tempe diperkecil dan harganya dinaikkan dari Rp500 sampai Rp1000,"terangnya.

Pantauan di lokasi pengrajin tempe ukuran tempe memang tidak seperti biasanya, akan tetapi mengalami pengecilan dan penyusutan timbangan.

"Kalau sebelumnya sepotong tempe dengan timbangan 1 Kg dijual dengan harga Rp12.000, saat ini Rp12.000 hanya 8 ons," terang Kohar, pengrajin tempe di Desa Cikupa.
NASIONAL
Sertifikat Tanah Lama Belum Terpetakan, Masyarakat Diimbau Cek ke Kantor Pertanahan

Sertifikat Tanah Lama Belum Terpetakan, Masyarakat Diimbau Cek ke Kantor Pertanahan

Kamis, 3 April 2025 | 14:10

Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Nusron Wahid mengungkapkan, banyak sertifikat tanah lama yang belum memiliki peta kadastral.

TOKOH
HUT ke-32, Praktisi Komunikasi Gunawan Ajak Semua Pihak Kolaborasi Bangun Kota Tangerang 

HUT ke-32, Praktisi Komunikasi Gunawan Ajak Semua Pihak Kolaborasi Bangun Kota Tangerang 

Jumat, 28 Februari 2025 | 15:11

Sejak resmi menjadi kota administratif pada 28 Februari 1993 setelah sebelumnya tergabung dalam Kabupaten Tangerang, Kota Tangerang telah menginjak usia ke-32 pada Jumat, 28 Februari 2025.

KOTA TANGERANG
Nomor WA Sekda Kota Tangerang Diduga Diretas, Chat Pura-pura Pinjam Uang

Nomor WA Sekda Kota Tangerang Diduga Diretas, Chat Pura-pura Pinjam Uang

Rabu, 2 April 2025 | 12:23

Kasus penipuan dengan modus pura-pura meminjam uang melalui pesan WhatsApp (WA) terjadi di Kota Tangerang.

OPINI
Predator Anak di Balik Seragam Terhormat

Predator Anak di Balik Seragam Terhormat

Selasa, 18 Maret 2025 | 18:05

Lagi dan lagi pelecehan seksual terhadap anak terus saja terjadi. Berulangnya peristiwa ini menunjukkan bahwa masalah ini bukan sekadar kesalahan pada oknum, melainkan memang ada yang salah dari pengurusan negara ini.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill