Connect With Us

Banjir Landa Gunung Kaler

Rangga Agung Zuliansyah | Selasa, 17 Desember 2013 | 20:20

Banjir di Gunung Kaler (Jangkar / TangerangNews)


TANGERANGNEWS.com-Hujan yang mengguyur wilayah kabupaten Tangerang bagian Barat membuat anak sungai Cisadane meluap hingga merendam pemukiman warga pada Selasa (17/12). Informasi yang dihimpun, sekitar pukul 10.00 WIB,  warga di Desa Kandawati dan Desa Kedung panic dengan ketinggian air yang dengan cepat mencapai 60 cm.

Irwan salah satu tokoh pemuda Gunung Kaler menuturkan, banjir akibat hujan deras pada Senin malam . Puluhan rumah yang dihuni sekitar 200 KK di desa itu mengalami kebanjiran. "Air sudah memasuki rumah, namun warga tetap bertahan,"ujarnya.



Irwan menambahkan, bahwa saat ini baru staff desa yang turun ke bawah untuk mengecek. “Sedangkan aparat pemerintah belum ada yang datang, namun staff desa sudah mengecek kondisi warga,"ungkapnya

Jumlah rumah warga yang rumahnya terendam terdapat dua desa di antaranya 15 rumah yang terletak  Kampung Karang Jetak Desa Kandawati dan 20 rumah yang terletak di Desa Kedung. “Warga saat ini masih ketakutan,namun masih tetap bertahan belum ada yang mengungsi,"ujarnya. 

WISATA
Tak Maksimal Sumbang PAD, Wisata Kabupaten Tangerang Terkendala Regulasi dan Lahan

Tak Maksimal Sumbang PAD, Wisata Kabupaten Tangerang Terkendala Regulasi dan Lahan

Selasa, 6 Oktober 2026 | 19:40

Potensi pariwisata di Kabupaten Tangerang belum memberikan kontribusi maksimal terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD).

TOKOH
KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan

KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan

Senin, 7 September 2026 | 15:29

‎Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.

BANTEN
 Tembus 7 Ribu Orang, Banten Peringkat Kedua PHK Tertinggi di Indonesia Sepanjang 2026

Tembus 7 Ribu Orang, Banten Peringkat Kedua PHK Tertinggi di Indonesia Sepanjang 2026

Selasa, 13 Oktober 2026 | 21:37

Provinsi Banten menjadi wilayah dengan angka Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) yang cukup memprihatinkan sepanjang Januari hingga September 2026.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill