Connect With Us

Polisi Identifikasi Pelaku Perampokan Emas Teluknaga

Tim TangerangNews.com | Kamis, 27 Agustus 2009 | 20:38

Petugas kepolisian saat memeriksa lokasi Toko Mas Tiga Berlian ITC BSD terkait kasus pencurian emas, Tangerang Selatan, Kamis (22/4/2021). (@TangerangNews / Rachman Deniansyah)

TANGERANGNEWS-Aparat kepolisian membentuk tim gabungan dari Polda Metro Jaya, Polres Kabupaten Tangerang, dan Polsek Telugnaga untuk melakukan pengejaran terhadap delapan pelaku perampokan bersenjata api di toko emas Liong di Pasar Kampung Melayu, Kecamatan Kosambi, Kabupaten Tangerang yang terjadi Rabu (26/8) lalu.

 

Dalam aksi tersebut, para pelaku yang cukup profesional itu berhasil mengasak uang tunai sebesar Rp 200 juta di dalam brankas dan perhiasan emas 6 kilogram.

Kasat Reskrim Polres Kabupaten Tangerang, Kompol. Ari Wibowo mengatakan,  pihaknya masih melakukan penyelidikan terhadap pelaku perampokan toko emas itu. Dari hasil pemeriksaan saksi-saksi dan olah tempat kejadaian perkara (TKP) ada beberapa kelompok yang dicurigai sebagai pelakunya.

 

“Kelompok yang dicurigai ini lah yang tengah kami buru, dan dilihat dari caranya merampok toko itu pelaku sangat profesional “kata Ari Wibobo.

Namun, Ari wibobo tidak bersedia menyebutkan kelompok yang dimaksud tersebut dengan alasan masih dalam pengembangan. Dia juga menyatakan modus perampokan toko emas di Teluknaga itu hampir mirip dengan kasus perampokan toko Emas Family 2 di Pasar Pesing No 18, Kedoya Utara, Kebon Jeruk, Jakarta Barat belum lama ini.

 

Ketika ditanya adanya dugaan keterlibatan oknum aparat dalam kasus tersebut, Ari Wibobo mengaku belum mengetahui ke arah sana, meskipun pelaku menggunakan senjata api.

“Saya belum berani komentar terlalu jauh karena kami masih memfokus kepada pelaku. Kalau sudah ketangkap siapa pelakunya dan ada keterlibatan oknum aparat atau tidak baru saya berani berbicara, “kata Ari Wibobo.(Sahara)

TANGSEL
Benyamin Target Tuntaskan Bedah 329 Unit Rumah Tidak Layak Huni pada 2026

Benyamin Target Tuntaskan Bedah 329 Unit Rumah Tidak Layak Huni pada 2026

Minggu, 10 Mei 2026 | 09:20

Wali Kota Tangerang Selatan (Tangsel) Benyamin Davnie menargetkan sebanyak 329 unit rumah warga akan dibedah sepanjang 2026. Jumlah tersebut berdasarkan hasil seleksi dari tingkat urgensi di lapangan.

AYO! TANGERANG CERDAS
Lulusan Sulit Terserap Kerja, Pemprov Banten Bakal Hapus Jurusan Akutansi dan Manajemen di SMK

Lulusan Sulit Terserap Kerja, Pemprov Banten Bakal Hapus Jurusan Akutansi dan Manajemen di SMK

Kamis, 7 Mei 2026 | 21:47

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten akan mengevaluasi sejumlah jurusan di sekolah menengah kejuruan (SMK) yang dinilai sudah tidak lagi sebanding dengan kebutuhan dunia kerja.

BANDARA
Disembunyikan Dalam Legging, Aksi Penyelundupan Monyet dan Kadal dari Thailand Digagalkan di Bandara Soetta

Disembunyikan Dalam Legging, Aksi Penyelundupan Monyet dan Kadal dari Thailand Digagalkan di Bandara Soetta

Sabtu, 9 Mei 2026 | 16:47

Modus penyelundupan satwa liar kian nekat. Badan Karantina Indonesia (Barantin) melalui Karantina Banten bekerja sama dengan Bea Cukai berhasil menggagalkan upaya penyelundupan belasan satwa hidup asal Thailand di Terminal 2 Bandara

NASIONAL
Tes Pegawai Kopdes Merah Putih Dikeluhkan Peserta, BKN Sebut Banyak yang Panik

Tes Pegawai Kopdes Merah Putih Dikeluhkan Peserta, BKN Sebut Banyak yang Panik

Minggu, 10 Mei 2026 | 14:28

Seleksi calon pegawai Koperasi Desa Merah Putih (KDKMP) dan Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) menemui sejumlah kendala di lapangan.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill