Connect With Us

3 Satpam BSD Dibacok Komplotan Pembalap Liar

Rusli | Minggu, 2 Maret 2014 | 11:37

Balap Liar Tangerang (Dens Bagoes Irawan / TangerangNews)


TANGERANG-Tiga petugas keamanan atau Satpam perumahan elite BSD City, Serpong, Kota Tangsel  harus dilarikan ke Rumah Sakit setelah mendapat informasi adanya perampasan telepon selular (ponsel) seorang warga . 

Kapolsek Pagedangan Kabupaten Tangerang AKP Murodi mengatakan, rupanya informasi warga yang datang menemui Satpam dengan mengadukan hal itu tidak benar.  

“Mereka sengaja memancing agar satpam ini ke lokasi, rupanya yang lapor itu salah satu dari komplotan pelaku,” terang Kapolsek saat dihubungi, Minggu (2/3).

Menurut Kapolsek perisitiwa penyerangan terhadap Satpam tersebut terjadi pada Senin (24/2) malam lalu.  Lokasinya, tak jauh dari Kampus Universitas Swiss German (SGU).  

“Jadi sebelumnya Satpam melakukan operasi terhadap pembalap liar yang ada di sana. Salah seorang Satpam bilang kepada mereka, bahwa Satpam ini tidak takut dengan anak kampung di sana,” ujar Kapolsek.

Mendapati perkataan Satpam itu, para pebalap motor liar yang biasa melakukan aksinya di dekat danau Greencove kawasan BSD Pagedangan itu diduga tidak senang. “Mereka lalu menyebarkan SMS dan menyusun strategi untuk memancing Satpam keluar. Disuruhlah seorang pemuda untuk mengadu bahwa handphone-nya dirampas,” ujar Kapolsek.

Mendapati laporan itu, beberapa satpam mengecek kelokasi dengan mengendarain dua mobil patroli yang beranggotakan satu mobil terdiri dari empat orang.

Saat sampai di lokasi, tiba-tiba mereka langsung diserang dengan  menggunakan senjata tajam jenis golok, celurit dan parang.

Kapolsek mengaku, dari perisitwa itu telah mengamankan sedikitnya empat orang.  Diantaranya empat orang tersebut, dua diantaranya berprofesi sebagai petugas Satpam diperumahan lain. Sedangkan dua lainnya, pemuda yang tertangkap tangan membawa senjata tajam.

“Empat orang kita amankan,” ujar Kapolsek.
BANDARA
WN Korsel Kepergok Selundupkan 8 Biawak Dalam Koper di Bandara Soekarno-Hatta

WN Korsel Kepergok Selundupkan 8 Biawak Dalam Koper di Bandara Soekarno-Hatta

Senin, 17 Agustus 2026 | 17:07

Aksi nekat warga negara Korea Selatan (Korsel) berinisial JJ, 25, berujung jeruji besi. Ia diringkus setelah kedapatan menyelundupkan satwa liar endemik Indonesia yang disembunyikan di dalam kopernya, di Bandara Soekarno-Hatta (Soetta)

TANGSEL
Diskominfo Tangsel Soroti Kerentanan Mental Remaja Meningkat Akibat Ketergantungan Gawai

Diskominfo Tangsel Soroti Kerentanan Mental Remaja Meningkat Akibat Ketergantungan Gawai

Jumat, 28 Agustus 2026 | 20:09

Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Tangerang Selatan (Tangsel) menyoroti fenomena perubahan pola interaksi sosial akibat ketergantungan gawai yang memicu kerentanan psikologis di kalangan remaja.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

AYO! TANGERANG CERDAS
7 Sekolah Swasta Mundur dari Program Sekolah Gratis, DPRD Minta Pemprov Carikan Solusi untuk Siswa

7 Sekolah Swasta Mundur dari Program Sekolah Gratis, DPRD Minta Pemprov Carikan Solusi untuk Siswa

Selasa, 28 Juli 2026 | 14:04

Sekretaris Komisi V DPRD Provinsi Banten, Rifky Hermansyah, meminta Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Provinsi Banten menjamin hak siswa yang terdampak setelah tujuh SMA swasta mengundurkan diri dari Program Sekolah Gratis.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill