Connect With Us

Penderita DBD Loncat di RS Siloam Tangerang

Jangkar | Selasa, 13 Mei 2014 | 18:11

RS Siloam (Istimewa / TangerangNews)

TANGERANG-Nurhadi (35) penderita Dengue (DBD) nekat terjun bebas. Pasien asal Kampung Peusar, Kelurahan Binong, Kecamatan Curug, ini melompat dari lantai II RS. Siloam, Selasa (13/5/2014). 
 
Informasi yang dihimpun, pasien asal Cikupa ini berada di rawat di RS. Siloam di kamar kelas III general umum. Kamar pasien berada tepat di samping jendela. Aksi nekat Nurhadi itu membuat dirinya kini menjadi sekarat, tulang lehernya patah. Namun, aksi nekat yang dilakukan tersebut membuat para pasien dan satpam terkejut. 
 
Mochtar, salah satu Security di RS Siloam mengatakan, Nurhadi sudah beberapa hari dirawat akibat terkena wabah penyakit DBD. "Sudah beberapa hari dia dirawat, persisnya saya lupa," kata Mochtar. Menurut Mochtar, pasien yang nekat melompat tersebut membuat dirinya kaget. "Jelas kaget ada peristiwa semacam ini," katanya. Aksi nekat Nurhadi masih didalami pihak Polsek Kelapa Dua. 
 
 
BANTEN
Atlet Pengidap Asma Tetap Bisa Berprestasi, Ini Kuncinya Menurut Dokter

Atlet Pengidap Asma Tetap Bisa Berprestasi, Ini Kuncinya Menurut Dokter

Sabtu, 28 Februari 2026 | 07:14

Latihan fisik merupakan bagian tak terpisahkan dari kehidupan atlet. Namun bagi yang memiliki asma, aktivitas dengan intensitas tinggi dapat memicu gangguan pernapasan yang berdampak langsung pada performa.

TEKNO
Rekomendasi Anti-DDoS Terbaik untuk Bisnis Online

Rekomendasi Anti-DDoS Terbaik untuk Bisnis Online

Sabtu, 28 Februari 2026 | 13:13

Pertumbuhan e-commerce dan layanan digital di Indonesia menuntut infrastruktur yang selalu online, cepat, dan aman. Salah satu ancaman terbesar adalah serangan Distributed Denial of Service (DDoS) yang dapat membuat website tidak dapat diakses

TANGSEL
KPK Geledah Safe House di Ciputat, Sita Koper Isi Rp5,19 Miliar Kasus Suap Pejabat Bea Cukai

KPK Geledah Safe House di Ciputat, Sita Koper Isi Rp5,19 Miliar Kasus Suap Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 28 Februari 2026 | 18:16

Penyidik KPK menemukan lima koper berisi uang tunai senilai lebih dari Rp5,19 miliar yang disembunyikan di sebuah rumah aman (safe house) di kawasan Ciputat, Tangerang Selatan (Tangsel).

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill