Connect With Us

Penderita DBD Loncat di RS Siloam Tangerang

Jangkar | Selasa, 13 Mei 2014 | 18:11

RS Siloam (Istimewa / TangerangNews)

TANGERANG-Nurhadi (35) penderita Dengue (DBD) nekat terjun bebas. Pasien asal Kampung Peusar, Kelurahan Binong, Kecamatan Curug, ini melompat dari lantai II RS. Siloam, Selasa (13/5/2014). 
 
Informasi yang dihimpun, pasien asal Cikupa ini berada di rawat di RS. Siloam di kamar kelas III general umum. Kamar pasien berada tepat di samping jendela. Aksi nekat Nurhadi itu membuat dirinya kini menjadi sekarat, tulang lehernya patah. Namun, aksi nekat yang dilakukan tersebut membuat para pasien dan satpam terkejut. 
 
Mochtar, salah satu Security di RS Siloam mengatakan, Nurhadi sudah beberapa hari dirawat akibat terkena wabah penyakit DBD. "Sudah beberapa hari dia dirawat, persisnya saya lupa," kata Mochtar. Menurut Mochtar, pasien yang nekat melompat tersebut membuat dirinya kaget. "Jelas kaget ada peristiwa semacam ini," katanya. Aksi nekat Nurhadi masih didalami pihak Polsek Kelapa Dua. 
 
 
BANDARA
AirNav Indonesia Perkuat Kualitas Layanan Navigasi dengan Australia Lewat Program ITSAP

AirNav Indonesia Perkuat Kualitas Layanan Navigasi dengan Australia Lewat Program ITSAP

Jumat, 3 Juli 2026 | 18:31

AirNav Indonesia dan Airservices Australia (ASA) resmi menutup rangkaian program Indonesia Transport Safety Assistance Package (ITSAP) di Kantor Pusat AirNav Indonesia, Kota Tangerang.

NASIONAL
Jangan Salah, Ini Daftar Operasi yang Tidak Ditanggung BPJS Kesehatan per Juli 2026

Jangan Salah, Ini Daftar Operasi yang Tidak Ditanggung BPJS Kesehatan per Juli 2026

Senin, 6 Juli 2026 | 12:59

Peserta Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) perlu mengetahui bahwa tidak semua tindakan operasi dapat ditanggung oleh BPJS Kesehatan.

OPINI
Melawan Patrimonialisme dalam Gerakan Muhammadiyah, Sebuah Otokritik

Melawan Patrimonialisme dalam Gerakan Muhammadiyah, Sebuah Otokritik

Sabtu, 4 Juli 2026 | 22:29

Dalam khazanah sosiologi organisasi, Muhammadiyah sedianya merupakan antitesis bagi tradisi patrimonial. Persyarikatan ini berdiri di atas fondasi otoritas legal-rasional, di mana legitimasi kepemimpinan berakar pada kompetensi dan kaderisasi

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill