Connect With Us

Pemerintah Kabupaten Tangerang Menggelar Diklat PBB

Rusli | Senin, 25 Agustus 2014 | 00:00

Pemerintah Kabupaten Tangerang Menggelar Diklat PBB (Rangga A Zuliansyah / TangerangNews)

 
TANGERANG– Pemerintah Kabupaten Tangerang melalui Badan Kepegawaian Daerah Kabupaten Tangerang (BKD) menggelar diklat pemeriksa pajak di Hotel Yasmin Karawaci Kecamatan Curug. Diklat tersebut direncanakan akan digelar selama 6 (Enam) hari, dimulai dari Tanggal 25 sampai 30 Agustus 2014, dan peserta diklat sebanyak 20 orang. Senin, (25/8).
 
Diklat tersebut dibuka langsung oleh Sekretaris Kepala BKD Kab. Tangerang Achir Guntur, BA. dalam laporannya mengungkapkan bahwa acara ini bekerja sama dengan Pusat Pendidikan dan Pelatihan Pajak-Jakarta, dan nantinya peserta yang dapat mengikuti Diklat Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) ini dengan baik akan di berikan Surat Tanda Tamat Pendidikan dan Pelatihan (STTPP) yang di tanda tangani oleh Bapak Bupati Tangerang dan Bapak Kepala Pusat Pendidikan dan Pelatihan Pajak-Jakarta. Peserta diklat tersebut di dominasi oleh pelaksana pada Dinas Pendapatan Daerah (Dispenda) Kab. Tangerang dan sebagian dari Dinas lain yang terdiri dari pejabat Esellon IV. " pelatihan ini sangat penting sesuai dengan sekali karena akan berpengaruh terhadap peningkatan PAD kita," ucapnya.
 
Bupati Tangerang A. Zaki Iskandar mengatakan dalam sambutannya dengan diberlakukanya Undang-undang No.28 Tahun 2009 tentang Pajak Daerah dan Retribusi Daerah telah mengamanatkan adanya pengalihan kewenangan pengelolaan pajak daerah dari pusat ke daerah, termasuk didalamnya Pajak Bumi dan Bangunan-Pedesaan dan Perkotaan(PBB-P2).
 
Pengalihan kewenangan pengelolaan PBB-P2 dari Pemerintah Pusat kepada Daerah tersebut meliputi proses pendataan, penilaian, penetapan, pengadministrasian, penagihan dan pelayanan. Seluruh proses pengelolaan PBB-P2 sudah harus dilaksanakan oleh daerah per tanggal 1 Januari 2014. Dengan diberlakukannya PBB-P2 tersebut maka Pemerintah Daerah harus siap dan mampu melaksanakan amanat UU tersebut.
 
“saya berharap kepada seluruh peserta diklat untuk dapat mengikuti diklat ini dengan serius, sehingga akan semakin banyak sumber daya manusia dibidang pajak yang memahami dan mengerti betul pengelolaan pajak, termasuk memahami teknik pemeriksaan pajak, serta semoga kegiatan diklat ini akan membawa manfaat yang besar, utamanya bagi peningkatan PAD yang tentu akan sangat berpengaruh pada meningkatnya kesejahteraan masyarakat dan pemerataan pembangunaan di Kab. Tangerang,” Ungkap Bupati Tangerang. (Vicco/Hms/ARD).                                      
 
 
BISNIS
Jasa Pembuatan PT Murah untuk Bisnis Baru: Solusi Legal Cepat dan Aman

Jasa Pembuatan PT Murah untuk Bisnis Baru: Solusi Legal Cepat dan Aman

Kamis, 7 Mei 2026 | 11:08

Memulai bisnis tanpa legalitas yang jelas bisa menjadi hambatan besar di masa depan. Banyak pelaku usaha akhirnya kesulitan saat ingin bekerja sama dengan perusahaan besar atau mengikuti tender.

KAB. TANGERANG
Guru Madrasah di Kabupaten Tangerang Curhat Ke DPRD, Bertahan Hidup dengan Gaji Rp65 Ribu Sebulan

Guru Madrasah di Kabupaten Tangerang Curhat Ke DPRD, Bertahan Hidup dengan Gaji Rp65 Ribu Sebulan

Selasa, 12 Mei 2026 | 23:39

Sejumlah guru yang berasal dari Perkumpulan Guru Madrasah Mandiri (PGMM) Kabupaten Tangerang menyampaikan aspirasi kepada Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) setempat, perihal kesejahteraan serta ketidakjelasan status kerja guru madrasah.

HIBURAN
Serial TV Crime Terbaik Dunia yang Bisa Ditonton Gratis di Idlix

Serial TV Crime Terbaik Dunia yang Bisa Ditonton Gratis di Idlix

Senin, 11 Mei 2026 | 14:19

Menonton serial bertema kriminal memang selalu memberikan sensasi tersendiri bagi para pecinta hiburan. Mulai dari kasus pembunuhan misterius, aksi mafia internasional, hingga permainan psikologi antara polisi dan penjahat

NASIONAL
Jangan Sampai Kurban Tidak Sah, Ini Ciri Hewan yang Ditolak dalam Islam

Jangan Sampai Kurban Tidak Sah, Ini Ciri Hewan yang Ditolak dalam Islam

Selasa, 12 Mei 2026 | 21:06

Ibadah kurban memiliki syarat tertentu, termasuk kondisi hewan yang akan disembelih. Dalam syariat Islam, tidak semua hewan bisa dijadikan kurban. Ada sejumlah cacat dan kondisi tertentu yang membuat hewan kurban menjadi tidak sah.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill