Catat Jadwalnya, Festival Layang-layang Meriahkan Akhir Pekan di Paramount Petals
Minggu, 18 Oktober 2026 | 12:15
Paramount Petals Tangerang menghadirkan Festival Layang-layang Paramount Petals sebagai pilihan aktivitas akhir pekan bagi keluarga.
TANGERANG-Polisi di Tangerang rasanya sudah capek berbaik hati dengan para pencuri motor. Apalagi bagi bandit yang kerap membegal motor warga Tangerang. Petugas rasanya akan terus melakukan tindakan tegas.
Hal itu terbukti, petugas Polsek Pasar Kemis, dibawah Polresta Tangerang, KabupatenTangerang yang menghadiahkan timah panas untuk dua, dari empat begal motor yang sudah 13 kali beraksi di wilayah tersebut.
Dua yang ditembak itu adalah Eka Wahyudin,31, dan Sulaeman,27. Sedangkan Ari,25, dan Saeful,24, bertekuk lutut kepada petugas saat ditangkap, sehingga tidak sampai ditembak.
Kapolsek Pasar Kemis Kompol Afrony Sugiarto mengatakan, penangkapan empat begal motor ini bermula dari informasi warga. Informan tersebut menyebutkan ada transaksi jual-beli sepada motor hasil curian di Kampung Putat RT03/02, Kelurahan Sindang Sari, Pasar Kemis, Kabupaten Tangerang.
Tak mau ketinggalan buruannya, petugas Polsek Pasar Kemis langsung merespons-nya dengan cepat. “Awalnya dua tersangka Eka dan Sulaeman kami ringkus, lalu dikembangkan dua tersangka lainnya," jelas Afrony.
Pada saat pengembangan kasus ini, kata Kapolsek, tersangka Eka dan Sulaeman dibawa petugas untuk mencari tempat persembunyian tersangka lain. "Pada saat pengembangan keduanya mencoba melarikan diri, kakinya kami bedil,” jelas Kapolsek
Modus pelaku dalam beraksi dengan mengendarai motor mencari sasaran pengendara motor yang sendirian.
Korban dipepet dijalan sepi lalu ditodong dengan menggunakan samurai kemudian motornya dirampas. "Kalau korban melawan, ya mereka bacok," jelas Kapolsek. Dari tangan tersangka petugas menyita senjata tajam samurai dan empat sepeda motor hasil curian.
Paramount Petals Tangerang menghadirkan Festival Layang-layang Paramount Petals sebagai pilihan aktivitas akhir pekan bagi keluarga.
TODAY TAGUlama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.
Polda Metro Jaya akan menyelidiki viralnya video teh kemasan berbusa yang beredar di media sosial setelah aksi penyampaian aspirasi pada 28 Oktober 2026.
Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) memastikan pelayanan publik berbasis digital tetap berjalan lancar. Pemkot juga menjamin seluruh data pribadi masyarakat berada dalam kondisi aman
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews