Connect With Us

13 kali begal Motor di Pasar Kemis, 2 Bandit Dibedil

Denny Bagus Irawan | Minggu, 21 Desember 2014 | 08:52

Pelaku pencuri motor ditembak polisi. (Rangga A Zuliansyah / TangerangNews)


TANGERANG-Polisi di Tangerang rasanya sudah capek berbaik hati dengan para pencuri motor.  Apalagi bagi bandit yang kerap membegal motor warga Tangerang. Petugas rasanya akan terus melakukan tindakan tegas.   

Hal itu terbukti, petugas Polsek Pasar Kemis, dibawah Polresta Tangerang, KabupatenTangerang yang menghadiahkan  timah panas untuk dua,  dari empat begal motor yang sudah 13 kali beraksi di wilayah tersebut.

Dua yang ditembak itu adalah Eka Wahyudin,31, dan Sulaeman,27. Sedangkan Ari,25, dan Saeful,24, bertekuk lutut kepada petugas saat ditangkap, sehingga tidak sampai ditembak.
 
  Kapolsek Pasar Kemis Kompol Afrony Sugiarto mengatakan, penangkapan empat begal motor ini bermula dari informasi warga. Informan tersebut menyebutkan ada transaksi jual-beli sepada motor hasil curian di Kampung Putat RT03/02, Kelurahan Sindang Sari, Pasar Kemis,  Kabupaten Tangerang.  

Tak mau ketinggalan buruannya, petugas Polsek Pasar Kemis langsung merespons-nya  dengan cepat. “Awalnya dua tersangka Eka dan Sulaeman kami ringkus,  lalu dikembangkan dua tersangka lainnya," jelas Afrony.

  Pada saat pengembangan kasus ini, kata Kapolsek, tersangka Eka dan Sulaeman dibawa petugas untuk mencari tempat persembunyian tersangka lain. "Pada saat pengembangan keduanya mencoba melarikan diri, kakinya kami bedil,” jelas Kapolsek
 
Modus pelaku dalam beraksi dengan mengendarai motor mencari sasaran pengendara motor yang sendirian.
Korban dipepet dijalan sepi lalu ditodong dengan menggunakan samurai kemudian motornya dirampas. "Kalau korban melawan,  ya mereka bacok," jelas Kapolsek. Dari tangan tersangka petugas menyita senjata tajam samurai dan empat sepeda motor hasil curian.
 

KAB. TANGERANG
Bakar Sampah Picu 6 Jam Kebakaran Gudang Paralon di Legok, Pekerja Jebol Tembok Selamatkan Diri

Bakar Sampah Picu 6 Jam Kebakaran Gudang Paralon di Legok, Pekerja Jebol Tembok Selamatkan Diri

Rabu, 14 Oktober 2026 | 16:42

Kebakaran hebat melanda gudang paralon (PVC) milik PT Mitra Bangun Abadi (PIPA ONE PLUS) di Jalan Angsana Lestari II, Desa Legok, Kecamatan Legok, Kabupaten Tangerang, pada Selasa sore 13 Oktober 2026.

BISNIS
Bos Media Lokal Khawatir Link Tax Putus Trafik, Tolak Sentralisasi Kompensasi Lewat LMK

Bos Media Lokal Khawatir Link Tax Putus Trafik, Tolak Sentralisasi Kompensasi Lewat LMK

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 09:33

Sejumlah pimpinan media lokal menolak wacana sentralisasi kompensasi penggunaan konten berita melalui Lembaga Manajemen Kolektif (LMK) dalam pembahasan revisi Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta.

PROPERTI
Hadapi Tantangan Backlog Perumahan, LippoLand Kembangkan Hunian Rp100 Jutaan

Hadapi Tantangan Backlog Perumahan, LippoLand Kembangkan Hunian Rp100 Jutaan

Jumat, 2 Oktober 2026 | 17:18

Memasuki usianya yang ke-39 di industri properti Tanah Air, LippoLand terus memperluas perannya dari pengembang kawasan menjadi property enabler.

NASIONAL
Bos Buruh Klaim Pabrik PHK Massal Bukan karena Upah Tinggi, Ini Empat Penyebabnya

Bos Buruh Klaim Pabrik PHK Massal Bukan karena Upah Tinggi, Ini Empat Penyebabnya

Rabu, 14 Oktober 2026 | 14:45

Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Said Iqbal menilai kenaikan upah minimum bukan penyebab utama penutupan pabrik dan pemutusan hubungan kerja (PHK) di Indonesia.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill