Connect With Us

Ratusan Bangli di Bencongan Terancam Digusur

Jangkar | Selasa, 27 Januari 2015 | 18:17

Ilustrasi Bangunan Liar (Sumber Google / TangerangNews)

TANGERANG-Ratusan bangunan liar (Bangli) berdiri di fasilitas sosial dan fasilitas umum (Fasos dan Fasum) di wilayah Kelurahan Bencongan,  Kecamatan Kelapa Dua, Kabupaten Tangerang.
 
Kepala Satpol PP Kabupaten Tangerang Slamet Budhi mengatakan, terdapat sedikitnya 300 bangli yang menempati lahan perkebunan fasos dan fasum di wilayah Bencongan.
 
"300 lebih bangli berdiri bebas di fasos fasum yang bakal diserahkan ke Pemkab Tangerang," ungkap Slamet Budhi, Kasatpol PP Kabupaten Tangerang, Selasa (27/1/2015).
 
Menurut Slamet, ratusan bangli yang berada di wilayah Kecamatan Kelapa Dua tersebut cukup banyak. Karena menempati lahan yang luas  sekitar  enam hektar lahan perkebunan yang digarap warga. 
 
"Di lokasi tersebut banyak bangunan berbentuk gubuk-gubuk dan juga bangunan permanen," katanya.
 
Menurut Slamet, 300-an bangli yang berdiri tersebut bakal dilakukan penggusuran oleh Pemkab Tangerang melalui penegak Perda. Pasalnya, keberadaan bangli meresahkan dan berdiri di lahan yang bukan miliknya.
 
"Bakal dilakukan penertiban secepatnya," katanya.
 
Slamet menambahkan, pihaknya sudah melakukan pendataan dan peninjauan ke lokasi sebelum melakukan eksekusi sesuai dengan Standar Operasional Prosedur (SOP).
 
"Dalam waktu dekat ratusan bangli di wilayah itu bakal kami tertibkan. Sebab sudah lama mereka menggarap lahannya," tandasnya.
 
KOTA TANGERANG
Akui Kemacetan Tak Bisa Diatasi Sepenuhnya, Maryono Minta Petugas Dishub Perbanyak Hadir di Jalan

Akui Kemacetan Tak Bisa Diatasi Sepenuhnya, Maryono Minta Petugas Dishub Perbanyak Hadir di Jalan

Selasa, 28 Juli 2026 | 14:21

Wakil Wali Kota Tangerang Maryono mengakui kemacetan lalu lintas belum dapat dihilangkan sepenuhnya.

TANGSEL
Polda Metro Jaya Tegaskan Kasat Narkoba Polres Tangsel Tidak Terlibat Jaringan Narkotika, Namun Tetap Diperiksa Propam

Polda Metro Jaya Tegaskan Kasat Narkoba Polres Tangsel Tidak Terlibat Jaringan Narkotika, Namun Tetap Diperiksa Propam

Selasa, 28 Juli 2026 | 15:50

Polda Metro Jaya memberikan klarifikasi terkait perkembangan penyidikan kasus kepemilikan dan peredaran narkotika jenis etomidate yang menjerat sejumlah tersangka.

BANDARA
Bea Cukai Bandara Soetta Gerebek Lab Etomidate di Perumahan Mewah PIK, 1 WNA Singapura Ditangkap

Bea Cukai Bandara Soetta Gerebek Lab Etomidate di Perumahan Mewah PIK, 1 WNA Singapura Ditangkap

Senin, 20 Juli 2026 | 13:49

Kantor Pelayanan Utama Bea dan Cukai Soekarno-Hatta (Soetta) bersama Polresta Bandara Soetta membongkar jaringan laboratorium gelap (clandestine lab) atau industri rumahan peracikan cairan etomidate.

BISNIS
Nikmati Kopi Sambil Merasakan Kehangatan Pelayanan Penyandang Disabilitas di Bisa Cafe Karawaci

Nikmati Kopi Sambil Merasakan Kehangatan Pelayanan Penyandang Disabilitas di Bisa Cafe Karawaci

Minggu, 26 Juli 2026 | 21:38

Menikmati secangkir kopi hangat kini tidak hanya sekadar soal rasa, tetapi juga tentang merayakan kesetaraan.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill