Connect With Us

2 Pencuri Motor yang biasa beroperasi di Pagedangan Dibedil

Denny Bagus Irawan | Senin, 13 April 2015 | 15:54

ilustrasi senpi (tangerangnews / tangerangnews)

TANGERANGNEWS.com-Dua pencuri motor yang biasa beroperasi di Pagedangan, Kabupaten Tangerang ditembak petugas Polsek Pagedangan, Minggu (12/4).

Keduanya merupakan daftar pencari orang (DPO) yang selama ini membuat resah warga sekitar.

Hal itu dijelaskan Kapolsek Pagedangan AKP Endang Sukma.

"Dua orang pelaku kita tembak kakinya. Karena memang pelaku kerap meresahkan warga kami," terangnya, Senin (13/4).

Menurut dia, penyelidikan atas kasus tersebut berawal dari pihaknya yang melakukan pencarian terhadap penadah pencuri motor.

 

Setelah salah satu tersangka ditangkap, pihak kepolisian setempat langsung meminta kepada pelaku penadah untuk membuka mulut pelaku perampas motor.

Meski sempat membungkam, bahkan tak mengaku menjadi penadah. Polisi akhirnya berhasil mendapati nama pelaku Perampas motor.

 "Berawal dari ditangkapnya Ali Jaya bin Karnadi, seorang penadah. Setelah itu baru kita buru Agus Rendiansyah yang berperan sebagai perampas motor," tutur Kapolsek.

Rendiansyah Bin Johan,24, ditangkap saat melarikan diri di Rumpin, Bogor.

 "Kita kejar warga Kampung Duduh 2, Desa Dangdang, Cisauk, Kabupaten Tangerang itu," tuturnya.

Menurut Kapolsek, kedua tersangka memang satu desa. "Kalau Ali Jaya memang wiraswata yang menyambi sebagai penadah," tuturnya. (RAZ)

OPINI
Antara Israel, Amerika dan Thermal Weapons

Antara Israel, Amerika dan Thermal Weapons

Jumat, 20 Februari 2026 | 18:16

Penggunaan senjata termal dan thermobarik (thermal weapons) yang digunakan Israel, untuk menghancurkan gedung-gedung pemukiman warga Gaza Palestina, dan menyebabkan ribuan jasad warga Palestina menguap tanpa sisa

BANTEN
Hindari Jalan Rusak Berujung Penumpang Tewas, Tukang Ojek di Pandeglang Malah Jadi Tersangka

Hindari Jalan Rusak Berujung Penumpang Tewas, Tukang Ojek di Pandeglang Malah Jadi Tersangka

Senin, 23 Februari 2026 | 17:56

Nasib malang menimpa Al Amin Maksum, seorang tukang ojek pangkalan (opang) di Kabupaten Pandeglang, Banten.

MANCANEGARA
WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

Kamis, 8 Januari 2026 | 13:17

Pergantian tahun belum membawa angin segar bagi pasar tenaga kerja global. Ancaman pemutusan hubungan kerja diperkirakan masih akan membayangi hingga beberapa tahun ke depan, bahkan berpotensi berlangsung sampai 2030.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill