Camat Jatiuwung Ajak 6 Perusahaan Bedah 4 Rumah Warga Senilai Rp 200 Juta
Jumat, 9 Oktober 2026 | 21:12
Percepatan pembangunan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat membutuhkan keterlibatan banyak pihak.
TANGERANG-Keluarga dari saudara ayah Muhammad Prio Santoso, Susiadi yakni Suhdi tak percaya Prio adalah seorang pria yang menjadi pembunuh Deudeuh Alfi Sahrin, seorang wanita yang menjual kemolekan tubuhnya melalui media sosial.
Sebab, kata Suhdi, dirinya saat wartawan mendatangi kediamannya yang berlokasi di Jalan Suka Bakti, RT 02/05, No.41, Kelurahan Suka Banti, Kecamatan Curug, Kabupaten Tangerang menghubungi ponsel Prio. Tetapi Prio tak mengangkat panggilan Suhdi. “Teleponnya tak diangkat, saya yakin bukan dia pelakunya,” terangnya.
Meski tidak percaya, Suhdi terlihat gusar. Wajahnya pucat saat wartawan menginformasikan bahwa alamat yang didapati narasumber, bahwa pelaku pembunuh Deudeuh beralamat di kediamannya.
“Apalagi namanya salah. Bukan Rio Santoso tapi Prio Santoso, tepatnya Muhammad Prio Santoso,” tuturnya.
Suhdi pun telihat memalingkan wajahnya menengadah ke atas seraya bersandar dibangku. Kemudian Suhdi sempat masuk ke dalam rumahnya untuk menenangkan diri. Sebab, menurut Suhdi dirinya mengikuti berita pembunuhan Deudeuh.
Percepatan pembangunan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat membutuhkan keterlibatan banyak pihak.
TODAY TAGKawasan perkotaan memiliki permintaan kuliner yang tinggi karena mobilitas dan gaya hidup penghuninya yang sibuk. Misalnya, area padat seperti Tangerang membuka peluang bagi beragam konsep makanan.
Sebanyak 16 lokasi di Banten masih dalam proses pembangunan jaringan listrik perdesaan. PLN UID Banten menargetkan seluruh jaringan tersebut dapat selesai dan mulai menyala pada akhir Desember 2026.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews