Mendidik Generasi, Bukan Sekadar Mengawasi
Senin, 19 Oktober 2026 | 20:44
Ada yang patut kita renungkan dari program 108 polisi yang ditugaskan menjadi “Bapak Asuh” bagi pelajar di Kota Tangerang. Sekilas, program ini terdengar menenangkan.
TANGERANG-Dua orang tewas di makam suci seorang ulama besar di Banten yang berlokasi di Kampung Kelapa Dua, Desa Pete, Kecamatan Tigaraksa, Kabupaten Tangerang, Senin (4/5) pagi.
Tempat peristirahatan terakhir Syeh Mubarok atau yang dikenal bernama asli Ki Indit itu, memang sudah menjadi rahasia umum sering didatangi peziarah dari berbagai daerah.
Peristiwa tersebut bermula saat lima orang santi dari Lebak mendatangi makam yang biasa disebut keremat tersebut. Kelimanya diketahui mejalani ibadah puasa, hingga akhirnya mereka melakukan semacam ritual, yakni mandi di sebuah sumur yang berdekatan dengan makam. Dari lima orang santri di wilayah Maja, Lebak, Banten itu. Dua diantaranya dinyatakan tewas karena tenggelam.
Kanit Reskrim Polsek Tigaraksa, IPDA Ngapip Rujito ketika dikonfirmasi membenarkan peristiwa tersebut. Menurutnya,pihaknya telah berhasil menemukan dua jasad korban yang tenggelam tersebut.
“Sudah, kami sudah menemukan dua korban,” ungkapnya. Saat ini , kata dia, pihaknya masih melakukan penanganan peristiwa tersebut. Adapun nama korban dan rekan yang selamat masih di dalami.
Ada yang patut kita renungkan dari program 108 polisi yang ditugaskan menjadi “Bapak Asuh” bagi pelajar di Kota Tangerang. Sekilas, program ini terdengar menenangkan.
TODAY TAGPermintaan terhadap hunian dan ruang komersial berkonsep loft di wilayah Bogor terus menunjukkan potensi pertumbuhan yang kuat.
Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (DBMSDA) Kabupaten Tangerang mencatat ada sepanjang 300 kilometer (Km) jalan di wilayahnya mengalami kerusakan berat.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews