Narkoba: Jerat Maut dan Solusi Islam
Kamis, 23 April 2026 | 14:04
Hampir setiap hari kita dihujani dengan kabar tentang kasus kejahatan termasuk pembunuhan yang sebagian besar pelakunya terindikasi menggunakan miras dan obat-obatan terlarang.
TANGERANG-Petugas Polsek Panongan di Kabupaten Tangerang berasil menangkap pelaku yang biasa melakukan pembobolan teradap barang berarga di gedung sekolah, Kamis (7/5) petang tadi.
Dari empat orang pelaku, satu diantaranya terlibat dalam kasus pembunuhan pada 24 Mei 2014 terhadap seorang
pengamen.
Kapolsek Panongan AKP Kosasih menyatakan, keempatnya diringkus tim Buser setelah ada warga yang
curiga karena seringnya mereka menjual komputer bekas. "Masing-masing berinisial MA,19 tahun, AS,21 tahun,
MA,20 tahun, dan RIZ alias Pakot,19 tahun," ujarnya.
Mereka biasa beroperasi di sekolah yang ada di wilayah Kabupaten Tangerang. Terungkapnya pelaku, berawal dari kasus pencurian di rumah warga Mekar Asri RT03/03 kelurahan Mekar Bhakti kecamatan Panongan.
Setelah dilakukan pemeriksaan terhadap empat tersangka terungkap bahwa pelaku juga sudah beberapa kali membobol gedung sekolah yang diantara barang berharganya seperti, komputer diantaranya di SMP Yupentek, SD Kadu Agung, SMP dekat Pemda.
"Hasil olah TKP pelakunya mengarah kepada tersangka. Warga juga sudah curiga dengan kelompok ini," jelas
Kapolsek.
Adapun barang bukti yang berasil disita sebanyak 20 unit komputer merk Acer hasil curian, HP BlackBerry, Linggis dan Obeng.
"Kami juga masih mengejar satu tersangka lain bernama Didin,"tegasnya. Sedangkan salah satu tersangka berinisial RIS alias Pakot diketaui belakangan adalah pelaku pembunuhan yang selama ini diburu dalam kasus terbunuhnya seorang pengamen bernama Baihaqi pada 24 Mei 2014 lalu.
Hampir setiap hari kita dihujani dengan kabar tentang kasus kejahatan termasuk pembunuhan yang sebagian besar pelakunya terindikasi menggunakan miras dan obat-obatan terlarang.
TODAY TAGPemerintah Provinsi (Pemprov) Banten segera membuka pendaftaran Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) untuk jenjang SMA, SMK, dan sekolah khusus (SKh) Negeri Tahun Ajaran 2026/2027.
Presiden Prabowo Subianto mengingatkan situasi geopolitik dunia yang memanas, terutama konflik di kawasan Timur Tengah, berpotensi menimbulkan dampak bagi berbagai sektor di Indonesia.
Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Tangerang telah menjaring sebanyak 105 orang Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial (PMKS) yang berada di wilayahnya sepanjang periode 2025.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews