Connect With Us

Komplotan Pembobol Sekolah di Tangerang Ditangkap, 1 Terlibat Pembunuhan

Maryoto | Kamis, 7 Mei 2015 | 22:56

Borgol (tangerangnews / dens)


TANGERANG-Petugas Polsek Panongan di Kabupaten Tangerang berasil menangkap pelaku yang biasa melakukan  pembobolan teradap barang berarga di gedung sekolah, Kamis (7/5) petang tadi.
  
Dari empat orang pelaku, satu diantaranya terlibat dalam kasus pembunuhan pada 24 Mei 2014 terhadap seorang
pengamen.

Kapolsek Panongan AKP Kosasih menyatakan, keempatnya diringkus tim Buser setelah ada warga yang
curiga karena seringnya mereka menjual komputer bekas.  "Masing-masing berinisial  MA,19 tahun, AS,21 tahun,
MA,20 tahun, dan RIZ alias Pakot,19 tahun," ujarnya.

Mereka biasa beroperasi di sekolah yang ada di wilayah Kabupaten Tangerang. Terungkapnya pelaku, berawal dari  kasus pencurian di rumah warga Mekar Asri RT03/03 kelurahan Mekar Bhakti kecamatan Panongan.

Setelah dilakukan pemeriksaan terhadap empat tersangka terungkap bahwa pelaku juga sudah beberapa  kali membobol gedung sekolah  yang diantara barang berharganya seperti,  komputer diantaranya di SMP Yupentek, SD  Kadu Agung, SMP dekat Pemda.

"Hasil olah TKP pelakunya mengarah kepada tersangka. Warga juga sudah curiga dengan kelompok ini," jelas
Kapolsek.

Adapun barang bukti yang berasil disita sebanyak 20 unit komputer merk Acer hasil curian, HP BlackBerry, Linggis dan Obeng.

"Kami juga masih mengejar satu tersangka lain bernama Didin,"tegasnya. Sedangkan salah satu tersangka berinisial RIS alias Pakot diketaui belakangan adalah pelaku pembunuhan yang selama ini diburu dalam kasus terbunuhnya seorang pengamen bernama Baihaqi  pada 24 Mei 2014 lalu.

MANCANEGARA
WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

Kamis, 8 Januari 2026 | 13:17

Pergantian tahun belum membawa angin segar bagi pasar tenaga kerja global. Ancaman pemutusan hubungan kerja diperkirakan masih akan membayangi hingga beberapa tahun ke depan, bahkan berpotensi berlangsung sampai 2030.

TANGSEL
Pemilik Gudang Pestisida Bantah Jadi Penyebab Pencemaran Sungai Cisadane

Pemilik Gudang Pestisida Bantah Jadi Penyebab Pencemaran Sungai Cisadane

Sabtu, 14 Februari 2026 | 18:49

Manajemen PT Biotek Saranatama membantah tudingan bahwa perusahaannya menjadi penyebab pencemaran Sungai Cisadane.

NASIONAL
Komisi XII Kawal Penegakan Hukum Pencemaran Sungai Cisadane Akibat Kebakaran Gudang Pestisida

Komisi XII Kawal Penegakan Hukum Pencemaran Sungai Cisadane Akibat Kebakaran Gudang Pestisida

Jumat, 13 Februari 2026 | 16:04

Wakil Ketua Komisi XII DPR RI Bambang Haryadi menyoroti serius kasus dugaan pencemaran Sungai Cisadane akibat kebakaran gudang pestisida di kawasan pergudangan Taman Tekno, Kota Tangerang Selatan (Tangsel).

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill