Connect With Us

Ini solusi Zaki Untuk Antisipasi Kerusakan Pintu Air 10

Rangga Agung Zuliansyah | Rabu, 19 Agustus 2015 | 19:17

Ahmed Zaki Iskandar, Bupati Tangerang saat melihat langsung kondisi perkembangan perbaikan pintu air 10. (Dira Derby / Tangerangnews)


TANGERANG-Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar meminta pemerintah pusat membangun bendungan baru di Sungai Cisadane. Hal tersebut dinilai sebagai solusi jika terjadi kerusakan yang serupa pada Pintu Air 10, Kota Tangerang.

"Perbaikan dan peremajaan Pintu air 10 itu cuma jangka pendek. Untuk jangka panjangnya ya harus buat bendungan baru," katanya, Rabu (19/8).

Menurutnya, lokasi yang paling cocok untuk membuat bendungan tersebut adalah di kawasan hilir sungai di Kabupaten Tangerang.

"Jadi kalau terjadi kerusakan lagi, bendungan yang kedua bisa tetap menahan air sehingga debit air sungai tidak menurun yang berdampak pada suplai air bersih PDAM ataupun masyarakat yang konsumsi airnya bersumber dari Cisadane," kata Zaki.

Karena itu, dia meminta agar Ditjen SDA untuk membuat kajian mengenai bendungan baru tersebut. Selain itu pihaknya juga minta diberikan kewenangan untuk mengelola sungai.

"Paling tidak kita bisa bantu normalisasi kan MOU antara Pemkab dengan pusat sudah ada, tinggal nanti dibahas kewenangan Pemkab sejauh mana," tukasnya.

KAB. TANGERANG
Epilepsi Kambuh, Pria Tenggelam saat Mancing di Danau Bekas Galian Pasir Curug

Epilepsi Kambuh, Pria Tenggelam saat Mancing di Danau Bekas Galian Pasir Curug

Senin, 20 April 2026 | 14:38

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tangerang mengevakuasi jasad seorang pria berinisial DS, 35, yang tewas tenggelam di danau bekas galian pasir, Kecamatan Legok, Kabupaten Tangerang pada Minggu 19 April 2026.

MANCANEGARA
Dampak Perang Timur Tengah, Prabowo Sebut Indonesia Harus Siap-siap

Dampak Perang Timur Tengah, Prabowo Sebut Indonesia Harus Siap-siap

Selasa, 10 Maret 2026 | 09:21

Presiden Prabowo Subianto mengingatkan situasi geopolitik dunia yang memanas, terutama konflik di kawasan Timur Tengah, berpotensi menimbulkan dampak bagi berbagai sektor di Indonesia.

BANDARA
AirNav Terapkan Sistem ATMAS, Pangkas Waktu Koordinasi Pilot-ATC hingga Kurangi Potensi Delay

AirNav Terapkan Sistem ATMAS, Pangkas Waktu Koordinasi Pilot-ATC hingga Kurangi Potensi Delay

Minggu, 19 April 2026 | 22:27

AirNav Indonesia melakukan lompatan besar dalam dunia navigasi penerbangan dengan mengimplementasikan Air Traffic Management Automation System (ATMAS).

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill