Connect With Us

Hadapi Kekeringan, Bupati Tangerang Libatkan Aetra

Rangga Agung Zuliansyah | Senin, 3 Agustus 2015 | 22:02

Ahmed Zaki Iskandar saat mengunjungi korban banjir di Pasar Kemis, Kabupaten Tangerang (Dira Derby / TangerangNews)

TANGERANG-Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar akan melibatkan perusahaan pengelola air minum yang ada di Kabupaten Tangerang seperti Aetra dan PDAM Tirta Kerta Raharja (TKR), untuk membantu mengaliri ribuan hektar areal pesawahan di Kabupaten Tangerang yang kekeringan.

Pernyataan tersebut disampaikan Zaki saat memantau langsung ribuan hektar sawah yang terkena fuso akibat musim kemarau di wilayah Kabupaten Tangerang, Senin (3/8/2015). Dalam kesempatan tersebut, Zaki menyambangi tiga kecamatan sekaligus yakni, Kecamatan Kronjo, Kecamatan Mauk, dan Kecamatan Kemiri.

"Kali ini, saya melakukan pantauan langsung khususnya di wilayah pantura karena, wilayah pantura ini memang di saluran irigasi untuk sawah atau sumber air untuk lahan persawahan sudah mengalami kekeringan," ungkap Zaki.

Saat ini, 7.022 hektar dari 35.000 hektar lahan persawahan yang ada di Kabupaten Tangerang, terancam kekeringan. Penyebabnya, sungai Cidurian yang mengaliri area persawahan tersebut mengalami penyusutan volume air, sehingga tak mampu mengaliri air ke persawahan milik warga.

NASIONAL
Sering Susah Tidur dan Sulit Fokus, Seraphim Buka Pusat Kesehatan Otak dan Tidur

Sering Susah Tidur dan Sulit Fokus, Seraphim Buka Pusat Kesehatan Otak dan Tidur

Rabu, 30 September 2026 | 16:20

Sulit tidur, bangun dalam kondisi tetap lelah, sulit berkonsentrasi hingga sering lupa menjadi keluhan yang kerap muncul di tengah gaya hidup masyarakat urban

PROPERTI
Hadapi Tantangan Backlog Perumahan, LippoLand Kembangkan Hunian Rp100 Jutaan

Hadapi Tantangan Backlog Perumahan, LippoLand Kembangkan Hunian Rp100 Jutaan

Jumat, 2 Oktober 2026 | 17:18

Memasuki usianya yang ke-39 di industri properti Tanah Air, LippoLand terus memperluas perannya dari pengembang kawasan menjadi property enabler.

BANTEN
Pemprov Banten Dorong Elektrifikasi KRL Rangkasbitung–Merak, Investasi Capai Rp1,29 Triliun

Pemprov Banten Dorong Elektrifikasi KRL Rangkasbitung–Merak, Investasi Capai Rp1,29 Triliun

Sabtu, 3 Oktober 2026 | 23:06

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten mematangkan rencana percepatan elektrifikasi dan pembangunan jalur ganda (double track) kereta api relasi Rangkasbitung–Merak.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill